DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Kapolres Dumai Tiba-tiba Dimutasi, Ini Sosok Polisi Penggantinya!

AKBP Hardi Dinata H (kiri) dan AKBP Angga F Herlambang (kanan). f : ist

DUMAI, detak24com – Belum genap enam bulan menjabat, Kapolres Dumai AKBP Hardi Dinata H dimutasi. Penggantinya adalah AKBP Angga F Herlambang yang selama ini bertugas di Kuansing.

Kabar cukup mengejutkan beredar sejak Rabu (20/05/26) pagi tadi. AKBP Hardi Dinata yang baru hitungan bulan menjabat Kapolres Dumai bakal ditarik ke Mabes Polri. Penggantinya yakni, AKBP Angga F Herlambang sebelumnya menjabat Kapolres Kuantan Singingi. Penggantian tiba-tiba, apalagi masa tugasnya belum lama di Dumai, tak ayal menjadi topik pembahasan hangat di tengah masyarakat.

Dikutip dari kupasberita, mutasi AKBP Hardi Dinata H ini ada yang mengaitkan dengan terbitnya SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) kasus tewasnya anggota Polres Dumai di tempat hiburan Dream Box Karaoke, tiba-tiba terdengar kabar pencopotan AKBP Hardi Dinata dari jabatannya sebagai Kapolres Dumai.

AKBP Hardi Dinata yang awal tahun 2025 masuk ke Dumai berdasarkan Surat Telegram(ST) Kapolri pada akhir Desember 2024 lalu menggantikan AKBP Dhovan Oktavianton, hingga saat ini baru hitungan bulan bertugas di Dumai. Dari sekian banyak Kapolres Dumai yang pernah menjabat, bisa dikatakan ini termasuk masa jabatan tercepat.

AKBP Hardi Dinata sendiri berdasarkan informasi yang diperoleh bakal menjabat sebagai Kasubbagrenfaskon Bagrenlog Rojianstra Slog Polri.

Kasubbagrenfaskon Bagrenlog Rojianstra Slog Polri adalah singkatan dari Kepala Subbagian Perencanaan dan Fasilitas Konstruksi pada Bagian Perencanaan dan Logistik, Biro Perencanaan dan Organisasi, Staf Logistik Kapolri. Jabatan ini merupakan bagian dari struktur organisasi Staf Logistik Polri (Slog Polri) di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri.

Sementara, sebagai penggantinya yakni AKBP Angga Febrian Herlambang, SIK, MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kuantan Singingi sejak awal tahun 2025 lalu.

Sebelum bertugas di Kuantan Singingi, posisinya adalah Pamen Baintelkam Mabes Polri yang bertugas di Kemenko Polkam RI. AKBP Angga Febrian Herlambang sendiri bukanlah perwira yang baru bertugas di Bumi Lancang Kuning.

Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat tahun 1982 itu lulus Akpol 2004. Dirinya pernah dinas di Kalimantan Selatan. Setelah itu masuk PTIK, dan baru masuk ke Riau.

Selain pernah menjadi Kapolsek Limapuluh Kota dan Kabag Ops Polresta Pekanbaru, AKBP Angga Febrian Herlambang juga pernah menjadi Wakapolres Bengkalis.

Jabatan lainnya yakni, Kasat Polair Bengkalis, Kapolsek Senapelan Pekanbaru, Koorspri Kapolda Riau dan Kanit di Subdit 1 Krimsus Polda Riau. Dirinya kemudian meninggalkan Riau untuk mengikuti Sespim (Sekolah Staf dan Pimpinan Polri).

Kapolres Dumai, AKBP Hardi Dinata saat dikonfirmasi siang tadi terkait kabar mutasi tersebut tidak menjawab panggilan masuk di telpon selulernya.

Mutasi Besar-besaran 

Sementara, dikutip dari detikcom, Mabes Polri melakukan mutasi besar-besaran terhadap perwira tinggi dan menengah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi ratusan personel menjelang Hari Bhayangkara ke-79. Total ada 702 perwira tinggi (pati) hingga perwira menengah (pamen) Polri yang dimutasi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan mutasi dilakukan dalam rangka penguatan kelembagaan untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri.

“Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi. Ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan responsivitas dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Rabu (25/06/25).

Kapolres Dijabat Polwan 

Dalam mutasi ini, Kapolri tak hanya terpusat pada polisi laki-laki. Tapi juga Polisi Wanita (Polwan) yang ditempatkan pada jabatan kapolres. Dia mengapresiasi peningkatan peran Polwan dalam posisi strategis tersebut.

“Penempatan Polwan dalam jabatan kapolres menunjukkan bahwa Polri terus mendorong kesetaraan dan profesionalisme berbasis kompetensi tanpa membedakan gender,” ujarnya.

Ada 23 Polwan yang ditempatkan dalam jabatan strategis. Tiga di antaranya sebagai kapolres.

Ketiganya adalah AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjadi Kapolres Sragen, AKBP Marieta Dwi Ardhini menjadi Kapolres Sumbawa, dan AKBP Devi Ariantari, menjadi Kapolres Landak.

Trunoyudo menyebut, dari total 702 personel yang dimutasi, sebanyak 534 personel menjalani promosi jabatan atau perpindahan setara (flat). Rinciannya, jabatan tingkat irjen pol (IB) lima personel, jabatan brigjen pol (IIA) tujuh personel.

Kemudian, jabatan kombes pol (IIB): 321 personel. Termasuk Nivelering IIB1 57 personel, IIB2: 109 personel, IIB3: 154 personel, analis kebijakan satu personel, jabatan kapolrestabes/ta/metro 15 personel, jabatan AKBP Mantap (IIIA1) 89 personel, jabatan kapolres (IIIA2) 74 personel.

Selain promosi, mutasi juga mencakup penugasan khusus 83 personel, selesai penugasan khusus enam personel, pengukuhan jabatan 12 personel, dan 61 personel pensiun.

Trunoyudo memastikan Korps Bhayangkara terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM dan struktur organisasi guna menjawab tantangan dan harapan masyarakat secara adaptif dan humanis. (Red)

Editor : Kar