Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Koruptor Rp8 Miliar RSUD Bangkinang Divonis 8 Tahun

Koruptor Rp8 Miliar RSUD Bangkinang Divonis 8 Tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKINANG, detak24.com –  Dua tersangka Abd Kadir Jailani Djumra dan Emrizal divonis masing-masing 8 tahun dan 7 tahun penjara. Mereka terbukti korupsi Rp8 miliar, dalam proyek pembangunan gedung IRNA tahap III di RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar. 

Abd Kadir Jailani Djumra merupakan Komisaris PT Fartir Jaya Pratama (FJP) dan Emrizal sebagai Project Manager PT Gemilang Utama Alen (GUA). PT GUA sebagai pelaksana pembangunan, dengan meminjam bendera perusahaan lain.

Vonis dibacakan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru yang dipimpin Dr Dahlan, Selasa (18/10/22) petang. Kedua terdakwa mengikuti persidangan melalui video conference dari Rutan Kelas I Pekanbaru.

Majelis hakim menyatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menyatakan terdakwa Abd Khadir Jaelani Djumra dan Emrizal telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primair,” ujar Dahlan dalam amar putusannya.

Abd Kadir Jaelani Djumra dijatuhi hukuman penjara sela 8 tahun sedangkan Emrizal penjara selama 7 tahun. Keduanya juga dihukum membayar denda masing-masing Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar dapat diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Hanya saja, majelis hakim memberikan hukuman tambahan kepada Abd Kadir Jaelani Djumra membayar uang pengganti sebesar Rp2.972.539.000. Apabila satu bukan setelah putusan inkrah, harta benda terdakwa disita dan dilelang untuk mengganti kerugiam atau diganti hukuman penjara selama 1 tahun.

“Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan terdakwa tetap dalam tahanan,” tegas Dahlan.

Majelis hakim juga menyatakan 151 item barang bukti yang terdiri dari dokumen dan lainnnya dikembalikan ke JPU untuk dipergunakan dalam perkara Surya Darmawan dan Ki Agus Toni Azwarani sebagaimana Surat Perintah Penyidikan nomor : PRINT – 01/L.4/Fd.1/01/2022 tanggal 27 Januari 2022 dan nomor : PRINT – 03/L.4/Fd.1/02/2022 tanggal 14 Februari 2022.

Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, mengatakan vonis tersebut sama seperti tuntutan JPU yang disampaikan pada sidang sebelumnya. Kendati begitu, JPU tetap menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.

“Penuntut Umum pikir-pikir. Begitu juga para terdakwa,” kata Bambang, Rabu (19/10/22).

JPU dalam dakwaannya terhadap Emrizal menyebut, dugaan korupsi dilakukan Emrizal bersama-sama dengan Abd. Kadir Jaelani Djumra dan dengan saksi Surya Darmawan dan Ki Agus Toni Azwarani.

JPU dalam dakwaannya terhadap Emrizal menyebut, dugaan korupsi dilakukan Emrizal bersama-sama dengan Abd. Kadir Jaelani Djumra dan dengan saksi Surya Darmawan dan Ki Agus Toni Azwarani.

Mereka bekerja sama meminjam dan menggunakan PT Gemilang Utama Alen untuk mengikuti lelang pekerjaan Pembangunan Gedung Rawat Inap Tahap III di RSUD Bangkinang Tahun Anggaran 2019 dengan pagu anggaran Rp48.035.821.000,00, sekaligus mempengaruhi Pokja Pemilihan V pada Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Kampar, supaya PT Gemilang Utama Alen dimenangkan dalam lelang pekerjaan itu.

Dalam kerja sama tersebut, disepakati bahwa Ki Agus Toni Azwarani selaku Kuasa Direksi sedangkan Emrizal akan ditunjuk selaku Project Manager (yang tidak memiliki kualifikasi keahlian), sehingga dalam pelaksanaan fisik di lapangan.

Personel yang bekerja di lapangan berbeda dengan yang ditawarkan dalam dokumen penawaran PT Gemilang Utama Alen. Di imana telah ditetapkan selaku Project Manager adalah Soni Hartaman.

Seharusnya pergantian personel tersebut harus mendapat persetujuan tertulis Mayusri selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan Rif Helvi Arselan selaku Tim Leader Konsultan Manajemen Konstruksi pengganti PT. Fajar Nusa Konsultan.

Laporan kemajuan pekerjaan dibuat tidak benar. Seolah-olah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi dan volume kontrak dimaksud yang kemudian meminta pembayaran pekerjaan padahal pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi dan volume kontrak.

Pekerjaan yang tidak benar itu disetujui oleh Mayusri dengan Rif Helvi Arselan. Atas proyek itu juga telah dilakukan pembayaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemajuan hasil pekerjaan yang telah dicapai. Perbuatan terdakwa tersebut merugikan negara Rp 8.045.031.044,14.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza Teridentifikasi Warga Pekanbaru

    Satu Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza Teridentifikasi Warga Pekanbaru

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – RS Polri menyerahkan jenazah korban kebakaran Glodok Plaza atas nama Zukhi Fitria Rahdja (42) kepada pihak keluarga. Jenazahnya dibawa ke Pekanbaru untuk dimakamkan. “Jenazah kami serahkan ke penyidik dan nanti dari penyidik menyerahkan kepada keluarga. InsyaAllah, jenazah akan dibawa ke Pekanbaru,” ujar Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono di RS […]

  • Ferdy Sambo Cs Disidang Besok, Digelar Terbuka-Disiarkan Langsung

    Ferdy Sambo Cs Disidang Besok, Digelar Terbuka-Disiarkan Langsung

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J digelar di PN Jaksel, Senin (17/10/22) besok. Dilaksanakan secara terbuka serta disiarkan langsung melalui media massa. Seperti apa persiapan jelang sidang perdana Ferdy Sambo Cs? Berikut penjelasannya. Jadwal Sidang Perdana Ferdy Sambo dkk Jadwal sidang perdana Ferdy Sambo dkk dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J akan […]

  • Biadab! Pria Bejat di Bengkulu Perkosa Anak Kandung, Saat Istri Pergi Arisan

    Biadab! Pria Bejat di Bengkulu Perkosa Anak Kandung, Saat Istri Pergi Arisan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Bengkulu, detak24.com – Seorang pria di Bengkulu ditangkap polisi karena memperkosa anak kandungnya yang masih di bawah umur. Pria bejat bernisial HH (36) itu mencabuli korban saat istrinya pergi arisan. “Pelaku perkosaan adalah ayah kandung korban,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau, Sabtu (06/08/22). HH sendiri merupakan pembuat batu bata. Dia memperkosa anaknya […]

  • Rasain! Maling Hp di Pekanbaru Bonyok dan Pingsan Diamuk Massa

    Rasain! Maling Hp di Pekanbaru Bonyok dan Pingsan Diamuk Massa

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Seorang pria di Pekanbaru  berinisial R (26) babak belur dan pingsan diamuk massa usai mencuri handphone milik Ilham (22) di Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Selasa (28/6) sekitar pukul 12.00 WIB.  Kapolsek Limapuluh Kompol Danny Andika, Rabu (29/06/22) menjelaskan pencurian ini diketahui setelah korban menyadari handphonenya yang tengah diisi daya di dalam […]

  • Jarang Terekspos, Pelindo Dumai Diam-diam Kucurkan Bansos dan TJSL Rp 500 Juta

    Jarang Terekspos, Pelindo Dumai Diam-diam Kucurkan Bansos dan TJSL Rp 500 Juta

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pelindo Regional 1 Dumai telah kucurkan dana TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) serta Bansos sebesar Rp 500 juta di tahun 2025. Bantuan yang dikucurkan ini bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar pelabuhan. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN adalah kegiatan wujud komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan […]

  • DUH! Tentara Perkosa Tentara, Perwira Paspampres Terancam Pecat

    DUH! Tentara Perkosa Tentara, Perwira Paspampres Terancam Pecat

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Perwira Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) berpangkat mayor diduga memperkosa prajurit Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) berpangkat Letda. Korban dari Kostrad,  kasus kini ditangani Mabes TNI. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi, kasus pemerkosaan itu disebut terjadi di Bali. “Sudah, sudah proses hukum, langsung,” kata Andika di Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis […]

expand_less