Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KONFLIK LAHAN, Bupati Siak Ajak Masyarakat dan PT DSI Mediasi

KONFLIK LAHAN, Bupati Siak Ajak Masyarakat dan PT DSI Mediasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24.com – Sengketa lahan berkepanjangan antara PT Duta Swakarya Indah (DSI) dengan masyarakat mengundang perhatian Bupati Siak untuk melakukan mediasi. Agar permasalahan menemui titik terang dan diselesaikan.

Bupati Siak, Alfedri secara resmi mengundang masyarakat Kampung Tengah, Kecamatan Mempura, Babinkamtibmas dan manajemen PT DSI berdasarkan surat undangan nomor: 005/Adwil-FP/XI/W2022/318 dengan agenda rapat fasilitasi sengketa lahan yang digelar di Kantor Bupati Siak, Selasa (1/11/2022). Namun sayangnya tak satu pun perwakilan dari PT DSI hadir memenuhi undangan tersebut.

Rapat fasilitasi yang dipimpin oleh Asisten I Setdakab Siak, Fauzi Asni didampingi oleh Kabag Pertanahan Amin Soimin dan Kabag Hukum Asrafli tetap dilanjutkan dengan mendengarkan keluhan yang disampaikan masyarakat Kampung Tengah terkait konflik yang terjadi di lapangan.

Sejumlah warga curhat ke pemerintah tentang apa yang terjadi antara perusahaan dengan warga. Termasuk terkait perusahaan yang melaporkan warga ke Polda Riau dengan tuduhan pencurian buah kelapa sawit.

Salah seorang tokoh masyarakat yang juga mantan Penghulu Kampung Tengah, Iskandar menceritakan dalam dua bulan belakangan ia bolak-balik dipanggil ke Polda Riau untuk memberikan keterangan dalam kasus dugaan pencurian buah sawit yang dilaporkan DSI. Padahal ia tahu buah sawit yang dipanen masyarakat di lahan mereka sendiri.

“Saya juga korban dari DSI ini, gara-gara itu saya 6 jam di-BAP di Polda Riau. Saat diminta keterangan saya sampaikan tidak ada masyarakat kami yang mencuri buah, mereka hanya memanen buah di lahan mereka sendiri,” cakapnya.

Ia juga menceritakan, masyarakat memiliki bukti alas hak jelas yakni sebagian Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dikeluarkan oleh camat dan desa setempat.

“Lahan itu kami miliki sebelum DSI hadir. Surat SKT yang kami miliki ini ada yang dari tahun 1990 ada juga 2003, sementara PT DSI masuk baru tahun 2006 mereka mendapat Izin Lokasi (Inlok), artinya mereka yang menyerobot, tapi ini malah kami yang seolah-olah penjahatnya,” tambahnya.

Terhadap perlakuan semena-mena PT DSI itu, masyarakat melalui pertemuan itu meminta kepada pemerintah Siak agar dapat bertindak tegas membantu masyarakat dan turun tangan menangani kasus yang menjerat mereka di Polda Riau atas laporan dari PT DSI.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa menengahi kasus dengan PT DSI ini. Sebab Polda Riau juga merekomendasikan kasus ini diselesaikan secara “Restorative Justice”. Kalau bisa dilakukan rekomendasi dari Pemkab Siak agar konflik masyarakat dengan DSI bisa terselesaikan,” pintanya.

Babinkamtibmas Kampung Tengah, Aipda Irham yang turut hadir dalam kesempatan itu mengaku setiap permasalahan pada warga selalu berkoordinasi dengannya. Terkait adanya laporan di Polda Riau kata dia yang dilaporkan ini lahan yang belum disaguhati dan ada surat tanah warga.

Soal rekomendasi yang diminta Polda Riau ungkapnya adalah meminta Pemkab Siak melakukan mediasi antara warga yang dilaporkan dengan PT DSI. kepolisian ingin mengedepankan “Restorative Justice” untuk membantu masyarakat.

“Apalagi di Kampung Tengah ada Rumah Restorative Justice yang diresmikan Kejati Riau. Nanti dari sana apakah laporannya bisa dicabut atau SP3. Itu yang ditunggu Polda,” ucapnya.

Setelah mendengar penyampaian masyarakat dan babinkamtibmas, Fauzi Asni mengatakan akan melaporkan ini kepada pimpinan agar ini cepat ditanggapi. Dan Pemkab Siak berencana akan menggelar rapat ulang dan meminta tegas kepada pihak PT DSI untuk dapat mendatangkan perwakilannya ke Kantor Bupati Siak.

“Semua aspirasi dan keluhan yang disampaikan ini menjadi atensi kami dan akan diteruskan agar secepatnya ditanggapi Pak Bupati. Ya kami harap masyarakat menunggu langkah apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikan konflik ini, nanti akan kita adakan rapat ulang, kita tunggu itikad baik DSI untuk dapat titik terang masalahnya. Kalau tidak hadir seperti sekarang ini kita tidak bisa ambil kebijakan kan, percuma. Intinya tunggu selanjutnya,” cakap Fauzi menenangkan masyarakat.

Sementara itu, Kabag Hukum Setdakab Siak, Asrafli menyarankan agar masyarakat yang dilaporkan oleh PT DSI membuat surat yang ditujukan ke Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Siak. Sebab leading sektor Balai Kerapatan Rumah Restorative Justice Kampung Tengah ini merupakan Kejaksaan.

“Jadi, surat itu nantinya dibikinkan dari semua pihak, mulai dari masyarakat, pemangku adat dan pemerintah daerah. Surat dimasukkan ke Rumah Restorative Justice yang leading sektornya Kejaksaan dengan tuduhan mencuri sawit di kebun sendiri,” katanya.

Asrafli tidak menampik bahwa masyarakat belum mengetahui semuanya tentang Rumah Restorative Justice ini. Padahal Rumah Restorative Justice merupakan salah satu program yang dicanangkan oleh Kejagung RI.

“Lebih kurang, arti Restorative Justice ini, penyelesaian hukum dilakukan secara mediasi atau damai. Memang dalam satu sisi, pihak aparat juga menunggu adanya perdamaian dari kedua belah pihak. Jadi bikinkan saja surat Restorative Justice tersebut,” pungkasnya.(cakaplah)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Honda HRV Tabrak Pohon di Jalan Sudirman Pekanbaru, Begini Kondisi Supirnya!

    Honda HRV Tabrak Pohon di Jalan Sudirman Pekanbaru, Begini Kondisi Supirnya!

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com Lakalantas tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Jalur Barat, tepatnya depan Showroom Mobil BYD Arista, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Kamis (01/01/26) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Honda HR-V dengan nomor polisi BM 1880 OY yang dikemudikan oleh Hafidh Siswono (34), seorang Pegawai Negeri Sipil yang berdomisili di […]

  • Polisi Obok-obok Ruang Setwan DPRD Kuansing, Pegawai Kocar Kacir 

    Polisi Obok-obok Ruang Setwan DPRD Kuansing, Pegawai Kocar Kacir 

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Tim Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menggeledah Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan) Kuansing. Informasi didapat, penggeledahan dilakukan pada Selasa (03/05/25). Tim diduga mencari dokumen terkait dugaan korupsi anggaran makan minum dan surat perintah perjalanan dinas (SPPD). Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro […]

  • Kajari Pringsewu Beri Hp dan Voucher Rp1 Juta untuk Tersangka, Dukung Restorative Justice

    Kajari Pringsewu Beri Hp dan Voucher Rp1 Juta untuk Tersangka, Dukung Restorative Justice

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    LAMPUNG, detak24.com – Alih-alih bakal dihukum berat, tersangka malah peroleh kebebasan. Bukan hanya itu saja, ia dapat handphone Android baru, voucher kuota internet senilai Rp1 juta serta alat tulis keperluan sekolah. Hal tersebut dalam rangka mendukung restorative justice di Kejari Pringsewu, Lampung. Sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2022, Kepala Kejari Pringsewu Lampung, Ade Indrawan SH […]

  • DIGIGIT ANJING GILA, Bocah 3 Tahun di Kuansing Luka Sekujur Tubuh

    DIGIGIT ANJING GILA, Bocah 3 Tahun di Kuansing Luka Sekujur Tubuh

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    KUANSING, detak24.com – Seorang bocah di Kuansing bernama Marcel (3) mengalami luka-luka di sekujur tubuh dan bagian kepala akibat digigit anjing gila. Anak kedua pasangan Sentot (43) dan Weli (30) warga Desa Pulau Ronge, Kecamatan Pangean ini digigit anjing gila saat bermain di halaman rumahnya, Kamis (5/1/2023) sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Sentot, ayah bocah […]

  • SEORANG Bayi, Kebakaran Ruko di Batsol Renggut Empat Nyawa

    SEORANG Bayi, Kebakaran Ruko di Batsol Renggut Empat Nyawa

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BATSOL, detak24com – Peristiwa kebakaran ruko di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan (Batsol), Bengkalis renggut empat nyawa. Informasi dirangkum, Ahad (02/06/24), kebakaran ruko terjadi pada Sabtu (01/06/24) sekitar pukul 09.10 WIB. Kedua ruko tersebut adalah Toko New Amazone dan Toko Glory diketahui milik Ahuiu. Belum diketahui pasti penyebab musibah ini, […]

  • KETAHUAN Menjambret, Tukang Bangunan di Pekanbaru Bonyok Dipelasah Massa

    KETAHUAN Menjambret, Tukang Bangunan di Pekanbaru Bonyok Dipelasah Massa

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang laki-laki berinisial OAS (21) harus mendekam di balik jeruji besi lantaran menjambret di Jalan Serayu, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nursyafniati mengatakan, pelaku yang bermukim di Jalan Karya Sari, Pekanbaru itu sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan. Namun pada tanggal 6 Mei 2023 lalu pelaku […]

expand_less