Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KISRUH BUPATI MERANTI, Ini Kata Pemerhati Ekonomi Dosen Unri

KISRUH BUPATI MERANTI, Ini Kata Pemerhati Ekonomi Dosen Unri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24.com – Perseteruan antara Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Meranti ternyata tidak berpengaruh terhadap perekonomian kedua belah pihak. 

“Iya, mana ada pengaruhnya. Karena anggaran Provinsi itukan dibagi berdasarkan proporsi dan kewenangan Provinsi. Misalnya lebih kecil di Meranti, bisa saja lebih kecil karena jalan provinsi di Meranti kan tidak ada, kalau tempat lain banyak, bisa jadi seperti itu,” ujar Pengamat Ekonomi Dahlan Tampubolon, dikutip Rabu (16/11/22).

Namun jika anggaran kesejahteraan itu berdasarkan jumlah penduduk miskin, tetap juga bisa banyak ke Meranti. Jadi memang tidak mengganggu sama sekali.

“Selain itu kalau urusan ekonomi itukan pelaku bisnis yang bergerak. Apalagi dalam komposisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kita, belanja pemerintah daerah terhadap pembentukan PDRB kan tidak terlalu besar. Yang utama di Riau inikan ekspor, konsumsi masyarakat, sedangkan untuk belanja daerah atau belanja pemerintah tidak besar,” jelasnya.

Disampaikan Dosen Universitas Riau ini, dari kisruh antara kedua belah pihak ini yang menjadi masalah adalah proses-proses pembangunan menjadi tidak terkoordinir dengan baik.

“Jadi kalau bicara soal dampak ekonominya tidak masalah, mungkin dalam hal belanja daerahnya saja yang agak dikhawatirkan terjadi ketidaksinkronan,” ungkapnya.

Disinggung terkait pengaruhnya terhadap investasi, Dahlan juga mengatakan tidak ada pengaruhnya. Karena terkait perizinan itu berdasarkan kewenangan masing-masing, ada yang izin di Provinsi maupun di Kabupaten.

“Kalau kayak di Meranti itu contohnya sumberdaya mineral itukan sudah jalan, tak ada yang baru. Jadi tak ada masalah saya rasa,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hubungan antara Gubernur Riau Syamsuar dengan Bupati Kepulauan Meranti M Adil kembali memanas. Hal ini setelah Adil menolak hadir pada acara Rakor Kepala Daerah bersama camat dan kepala desa yang dihadiri Menteri Dalam Negeri baru-baru ini di Pekanbaru. Adil bahkan tidak mengirim utusannya ke acara tersebut, dengan alasan itu merupakan acara Gubernur Riau.***

Sumber : CAKAPLAH com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (11)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Supir Calya Tewaskan Satu Keluarga di Pekanbaru Positif Narkoba, Begini Kronologisnya

      Supir Calya Tewaskan Satu Keluarga di Pekanbaru Positif Narkoba, Begini Kronologisnya

      • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Supir Calya yang tewaskan satu keluarga di Jalan Hangtuah Ujung, Pekanbaru positif narkoba. Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin mengungkapkan, mobil yang dikemudikan Antoni Romansyah bersama dua penumpangnya melaju dari arah timur menuju barat. “Sesampainya di depan Klinik Siaga Medika 2, mobil tersebut melebar ke kanan jalan, menabrak motor Honda Beat yang […]

    • Miliki Sabu, Polisi Amankan Pemuda Warga Desa Petani 

      Miliki Sabu, Polisi Amankan Pemuda Warga Desa Petani 

      • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      DURI, detak24.com – Seorang pemuda warga Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, berinisial MRR (25) diamankan pihak kepolisian, Selasa (09/06/26) sekira pukul 15.30, Wib, di Lapangan Heli, Jalan CPI. Dari tangan pelaku, Tim Opsnal Polsek Mandau, menemukan 2 paket besar diduga sabu berikut sejumlah barang bukti lainnya serta uang tunai. “Pelaku melakukan tindak pidana menawarkan untuk […]

    • Emak Emak Koruptor di Meranti Diseret ke Meja Hijau

      Emak Emak Koruptor di Meranti Diseret ke Meja Hijau

      • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com -Hakim Pengadilan Tipikor menyidangkan emak emak koruptor asal Kepulauan Meranti. Terdakwa yakni Sihazah, Plt Kadis Perkimtan-LH kabupaten setempat. Plt Kepala Dinas Permukiman Rakyat, Perumahan, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sihazah diadili terkait dugaan korupsi pengadaan bibit kopi Liberika, Senin (15/07/24). Sidang perdana emak emak koruptor tersebut mengagendakan pembacaan dakwaan JPU […]

    • NAHAS! Bocah 3,6 Tahun Ditemukan Mengapung di Sungai Rokan

      NAHAS! Bocah 3,6 Tahun Ditemukan Mengapung di Sungai Rokan

      • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 22Komentar

      ROHUL, detak24.com –  Personil Polsek Kepenuhan Rohul bersama tim menemukan  bocah perempuan berusia 3,6 tahun mengapung di Sungai Rokan. Korban dilaporkan hanyut sejak Jumat (18/11/22) sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah dua hari melakukan pencarian bocah perempuan yang hanyut dan tenggelam di Sungai Rokan Desa Kepenuhan Timur itu ditemukan dengan kondisi tak bernyawa. Atas informasi gerak […]

    • Amankan 35 Butir Ineks, Polisi Cokok Dua Pemain Narkoba Kampung Dalam Dumai 

      Amankan 35 Butir Ineks, Polisi Cokok Dua Pemain Narkoba Kampung Dalam Dumai 

      • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Dua pemain narkoba Kampung Dalam Dumai terciduk dalam sebuah operasi. Bersama tersangka, polisi mengamankan 35 butir ineks. Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus Penyalahgunaan Narkotika jenis pil ekstasi pada hari Minggu (08/02/2026), sebanyak 35 butir pil ekstasi dengan berat kotor sekitar 17,79 gram berhasil disita dari dua orang tersangka […]

    • Ferdy Sambo menjalani sidang kode etik. F :. DETIKCOM

      Mantan Kadiv Propam Tembak Kepala Brigadir J hingga Tewas, Sidang Ferdy Sambo

      • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      Jakarta, detak24.com – Brigadir J terkapar setelah ditembak Bharada E. Selanjutnya, Ferdy Sambo menembak kepala Yoshua hingga korban tewas seketika. Hal itu terungkap saat jaksa penuntut umum (JPU) membacakan dakwaan. Sidang perdana ini menghadirkan Ferdy Sambo sebagai terdakwa di PN Jaksel, Senin (17/10/2022), Jaksa awalnya menceritakan peristiwa di rumah dinas Duren Tiga. Di sana ada […]

    expand_less