Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kejari Pringsewu Lampung Bidik Mafia Pupuk Gading Rejo, Kecamatan Lain Menyusul

Kejari Pringsewu Lampung Bidik Mafia Pupuk Gading Rejo, Kecamatan Lain Menyusul

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Bandarlampung, detak24.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu, Lampung menunjukkan komitmen dalam pemberantasan mafia pupuk. Dugaan kasus yang terjadi di Kecamatan Gading Rejo ditingkatkan ke proses penyidikan. Sementara, untuk daerah lain menyusul, satu persatu akan diberantas.

“Kasus mafia pupuk yang di Kecamatan Gunung Rejo sudah ditingkatkan ke penyidikan. Setelah sebelumnya kami melakukan ekspose perkara oleh Bidan Intelijen Kejari Pringsewu, ” ujar Kepala Kejari Pringsewu, Ade Indrawan SH, Rabu (25/05/22) dalam siaran pers.
 
Dikatakan Kajari kelahiran Dumai, Riau itu, pihaknya tidak akan mentolerir setiap tindakan pelanggaran hukum. Dari pengalaman yang ia dapat selama bertugas pada beberapa daerah di Indonseia, yakni Dumai, Bengkalis, Pelelawan, Padang, Lahat, Jakarta, NTT bahwa kasus mafia pupuk mengancam ekonomi petani kecil.

Tentang ekspose operasi intelijen terkait adanya dugaan praktik mafia pupuk di Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu Lampung tahun 2021 dihadiri oleh Kasi Intel, Kasi Pidsus, Kasi Pidum, Kasi P3BR, Kasubag Pembinaan, para Kasubsi, dan jaksa pada Kejari Pringsewu,.

Kajari dua periode dan mantan jaksa Dumai ini melanjutkan, berdasarkan fakta yang ditemukan, terdapat beberapa indikasi yang menyebabkan penyaluran dan pendistribusian pupuk bersubsidi tidak tersalurkan sebagaimana mestinya.

Indikasi dalam kasus ini, pupuk bersubsidi disalurkan pada yang tidak berhak menerima. Petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi  ini yang tergabung di dalam kelompok tani. Memberikan data diri sesuai dengan KTP dengan luas lahan tidak lebih dari 2 hektar. Selanjutnya, nama anggota kelompok tani terdaftar di dalam E-RDKK, yang dikeluarkan Kementerian Pertanian.

“Namun, dengan adanya petani yang tidak terdaftar namanya dalam RDKK justru melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Ini telah melanggar ketentuan Pasal 19 Ayat 1, 2  Permendag No.15/M-Dag/Per/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian. Serta Pasal 3 Ayat 1 Permendag No.49 tahun 2020 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi (HET)),” beber mantan Koordinator Pidum Kejagung dan Kejati Sumbar ini.Ia menambahkan dengan diterapkannya harga penebusan pupuk bersubsid,i para petani telah menebus pupuk jenis Urea sebesar Rp125 ribu dan pupuk NPK Rp150 ribu. Namun lanjutnya, penebusan tersebut telah diatur berdasarkan HET. Untuk pupuk Urea sendiri sebesar Rp112.500 dan pupuk NPK Rp115.000.

“Ini melanggar ketentuan Pasal 12 Ayat (2) peraturan Menteri Pertanian No.49 Tahun 2020 tentang alokasi dan HET. Dari penemuan kami juga, dalam penyaluran dan pendistribusiannya telah dilanggar. Mengakibatkan proses penyaluran tiidak tepat sasaran. Sehingga menimbulkan adanya kelangkaan pupuk bersubsidi. Selain itu, ditemukan juga berbagai indikasi perbuatan melawan hukum dan menyebabkan tidak optimalnya distribusi pupuk subsidi yang berpotensi merugikan keuangan negara,” kata dia lagi.

Dengan adanya indikasi tersebut, pihaknya telah meminta keterangan sebanyak 35 orang pihak terkait. Serta mengumpulkan beberapa peraturan terkait penyaluran dan pendistribusian pupuk bersubsidi.

“Hasil temuan terkait adanya dugaan mafia pupuk ini diimpahkan ke bidang Tindan Pidana Khusus untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya menambahkan untuk mafia pupuk di kecamatan lain prosesnya menyusul.(rls)

 
Editor  : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KELULUSAN PPPK Nakes Riau Diumumkan, Begini Cara Cek di www.bkd.riau.go.id

    KELULUSAN PPPK Nakes Riau Diumumkan, Begini Cara Cek di www.bkd.riau.go.id

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Pemprov. Riau resmi mengumumkan hasil seleksi PPPK Nakes Riau (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian -Tenaga Kesehatan). Bisa dicek di situs bkd.riau.go.id. Dilaman resmi BKD Riau tersebut sudah ditampilkan pengumuman kelulusan. Berikut lampiran daftar nama-nama peserta ujian yang dinyatakan Peserta Lulus (PL) dan teserta Tidak Lulus (TL).  Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan […]

  • GELAR RAT, Agoes Budianto Pimpin Koperasi TKBM Dumai 2024-2029

    GELAR RAT, Agoes Budianto Pimpin Koperasi TKBM Dumai 2024-2029

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Agoes Budianto terpilih secara aklamasi nahkodai Koperasi TKBM Pelabuhan Dumai periode 2024-2029. Penunjukan kembali Agoes Budianto sebagai ketua koperasi periode 2024-2029, sesuai hasil rapat anggota tahunan (RAT) Koperasi TKBM Pelabuhan Dunai periode 2020-2022 di ballroom Hotel Comfort Dumai, Selasa  (07/11/23). RAT TKBM Pelabuhan Dumai kali ini mengambil tema ‘Menuju Profesionalisme Koperasi TKBM […]

  • Pengedar Sabu Diringkus di Muara Jalai Kampar Utara 

    Pengedar Sabu Diringkus di Muara Jalai Kampar Utara 

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Polisi meringkus pengedar sabu berinisial IT (48) di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara. Bersamanya disita 12 paket sabu seberat 5,83 gram. Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, melalui Kasat Narkoba AKP Era Maifo, dirilis Ahad (22/09/24) membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, tersangka sudah lama menjadi target operasi karena sering melakukan transaksi narkoba di […]

  • Tim Opsnal Polsek Mandau Tangkap DPO Kasus Narkotika Sabu

    Tim Opsnal Polsek Mandau Tangkap DPO Kasus Narkotika Sabu

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

        DURI, detak24.com – Tim Opsnal Polsek Mandau menangkap seorang pria berinisial DPT (31), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait perkara tindak pidana narkotika jenis sabu. Penangkapan berlangsung di Jalan Duri-Dumai Km 12, Gang Rojo Sari, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 17.50 WIB. Kapolsek Mandau, AKP […]

  • SATRESNARKOBA Polres Kampar Tangkap Pemasok Narkoba di Pekanbaru

    SATRESNARKOBA Polres Kampar Tangkap Pemasok Narkoba di Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 59Komentar

    KAMPAR, detak24.com – Hasil pengembangan penangkapan di Kecamatan Kampa dengan dua pelaku AL dan EL, Satresnarkoba Polres Kampar menciduk pemasoknya di Pekanbaru. Kapolres Kampar, AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Aprinaldi SH, Kamis (12/01/23)  membenarkan penangkapan pelaku tersebut. “Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk penyidikan lebih lanjut,’ tegas Kasat […]

  • Dua Ditahan, Puluhan Kades dan Camat Kena OTT di Lahat Sumsel 

    Dua Ditahan, Puluhan Kades dan Camat Kena OTT di Lahat Sumsel 

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PALEMBANG, detak24com – Kejaksaan Tinggi Sumsel menetapkan dua orang tersangka terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) puluhan kades dan camat pada Kamis, 24 Juli 2025 lalu. Keduanya adalah N, selaku Ketua Forum Kades Kecamatan Pagar Gunung, dan JS yang merupakan bendahara. Keduanya kini ditahan selama 20 hari ke depan. Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati […]

expand_less