DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Kartu Liputan di Istana Dicabut Gegara Wartawan Tanya Program MBG ke Presiden  

Presiden Prabowo menggelar jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusuma. f : ist

JAKARTA, detak24com – Polemik kebebasan pers kembali mencuat setelah seorang reporter CNN Indonesia kehilangan kartu identitas liputan Istana.

Pencabutan itu terjadi usai wartawan tersebut menanyakan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto soal program makan bergizi gratis (MBG) yang belakangan menuai kontroversi karena kasus keracunan massal.

Baca juga : Pasca Keracunan MBG, Gubernur KDM Ancam Setop Makan Gratis Siswa di Jabar 

Peristiwa ini terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/09/25), sesaat setelah Prabowo pulang dari lawatan luar negeri.

Awalnya, Presiden menjawab pertanyaan seputar pertemuannya dengan sejumlah kepala negara di Sidang Majelis Umum PBB.

Namun, ketika reporter CNN menyinggung soal MBG, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden disebut merasa keberatan.

Baca juga : Keracunan MBG Terus Bertambah, Wakil Kepala BGN Minta Maaf Sambil Nangis: Ini Masalah Nyawa!

Presiden Prabowo sempat menanggapi pertanyaan tersebut. “Saya monitor perkembangan itu. Habis ini saya akan panggil langsung Kepala BGN dan beberapa pejabat,” ucapnya.

Tak lama setelah itu, reporter CNN Indonesia dipanggil pihak Biro Pers. Mereka menilai pertanyaan yang diajukan berada di luar konteks agenda kepulangan Presiden. Kartu liputan Istana yang menjadi syarat utama akses jurnalis ke kompleks kepresidenan pun resmi dicabut.

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari belum memberikan komentar terkait insiden ini. Begitu pula Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang masih bungkam saat dimintai tanggapan.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat, Herik Kurniawan, mengonfirmasi pihaknya telah menerima laporan. “Kami sedang berkomunikasi dengan semua pihak,” ujarnya, Ahad (28/09/25).

Pencabutan kartu liputan wartawan ini menimbulkan pertanyaan publik tentang ruang kebebasan pers. Terutama ketika jurnalis mengajukan pertanyaan yang menyangkut kepentingan publik seperti keamanan makanan dalam program MBG, dikutip dari tempo.co. (red)

Editor : kar