Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » EMAK-EMAK Tewas Tertimbun Longsor di Agam, Korban Saat Kerja di Sawah

EMAK-EMAK Tewas Tertimbun Longsor di Agam, Korban Saat Kerja di Sawah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AGAM, detak24com – Seorang perempuan paruhbaya tewas tertimbun longsor saat kerja di sawah Kabupaten Agam. BPBD setempat mencatat tiga kecamatan terdampak longsor dan banjir bandang, Kamis  (07/12/23) petang.

“Satu warga meninggal dunia akibat tertimbun longsor atas nama Asmayeti (50 tahun). Kerusakan material sedang didata,” kata Sekretaris BPBD Agam Olkawendi, dikutip Jumat (08/12/23).

Ia mengatakan, tanah longsor terjadi di Simpang Koto Tabang, Jorong Muaro, Nagari atau Desa Koto Rantang, Kecamatan Palupuh. Material tanah longsor menimbun warga saat berada di sawahnya, Kamis sekitar pukul 17.00 WIB petang.

Sedangkan, banjir bandang terjadi di Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis sekitar pukul 16.15 WIB. Material banjir bandang berupa kayu dan batu menutupi akses jalan dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter dan panjang 80 meter, sehingga akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan.

“Material banjir bandang masih turun dan berdampak ke perumahan warga. Kita masih melakukan pendataan di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan, tanah longsor juga terjadi di Jorong Buayan, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kamis sekitar pukul 17.30 WIB. Material longsor berupa tanah dan bebatuan dengan panjang sekitar 20 meter, tinggi sekitar 1-2 meter menutupi ruas jalan Lawang menuju Data Munti.

“Jalan tidak dapat di akses oleh kendaraan roda dua dan empat,” katanya.

Ia mengatakan telah melakukan koordinasi dengan pemerintah nagari dan kecamatan terkait langkah yang bakal dilakukan. Untuk pembersihan material, akan dilakukan pada Jumat (08/12/23), mengingat material masih turun dan ditambah hujan cukup tinggi.

Ia mengimbau warga tetap meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi. Dengan cara menghindari perbukitan, mengungsi apabila ada tanda-tanda banjir dan longsor, seperti yang dilansir detak24com dari republika. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PULUHAN Emak Emak di Batu Ampar Inhil Hadang Ekskavator Batu Bara, Ini Sebabnya!

    PULUHAN Emak Emak di Batu Ampar Inhil Hadang Ekskavator Batu Bara, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    INHIL, detak24com – Puluhan emak emak Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning, Inhil hadang 3 ekskavator dan hentikan aktifitas tambang batu bara milik PT Bara Prima Pratama, Kamis (01/02/24). Aksi tersebut tidak semata dilakukan tanpa sebab, aktifitas perusahan diduga merugikan masyarakat setempat. Pasalnya metode blasting atau pengeboman batu bara yang dilakukan berulang-ulang menjalarkan getaran sampai ke […]

  • RAPAT Komisi III DPR, Mahfud MD: Jangan Coba-coba Gertak Saya!

    RAPAT Komisi III DPR, Mahfud MD: Jangan Coba-coba Gertak Saya!

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan kepada anggota Komisi III DPR agar tidak menggertak dirinya. Hal itu terungkap dalam rapat Komisi III DPR dengan Mahfud MD dengan agenda pembahasan polemik transaksi janggal Rp349 triliun di Kementerian Keuangan. Ia mengatakan hal itu untuk menjawab pandangan anggota F-PDIP Arteria Dahlan yang menyebut laporan […]

  • Pria Pekanbaru Rekam Aksi Bokep Main dengan Anak Pejabat, Ortu Cewek Sempat Nonton!

    Pria Pekanbaru Rekam Aksi Bokep Main dengan Anak Pejabat, Ortu Cewek Sempat Nonton!

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pria di Pekanbaru nekat merekam aksinya berhubungan intim dengan anak pejabat. Rekaman video bokep berdurasi 19 detik itu tersebut sempat ditonton orangtua si cewek. Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru menetapkan pria FAS alias Farhan (24) sebagai tersangka dugaan pornografi dan ITE. Tersangka telah ditahan sejak Ahad […]

  • GEMPA Terkini 3.3 SR Guncang Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami

    GEMPA Terkini 3.3 SR Guncang Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    Padang, detak24com – Gempa berkekuatan 3,3 SR mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (05/08/23) petang. BMKG mencatat, gempa terjadi pukul 16:48 WIB, pada koordinat 0.77 Lintang Selatan, 99.36 Bujur Timur sekitar 69 km Timur Laut Pulau Siberut, dengan kedalaman 39 kilometer. “Gempa tidak berpotensi tsunami,” tegas Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi […]

  • Sekeluarga Keracunan AC Mobil di Tol Permai, Dibawa ke Klinik Terdekat

    Sekeluarga Keracunan AC Mobil di Tol Permai, Dibawa ke Klinik Terdekat

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Satu keluarga terdiri dari supir dan tiga penumpang keracunan pendingin udara atau Air Conditioner (AC) di dalam mobil. Dikutip Senin (04/07/22), kejadian itu saat melewati Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Sabtu (2/7/22/2022) pukul 17.45 WIB. Tepatnya di kilometer 40 dari arah Pekanbaru menuju Dumai. Beruntung oleh supir, mobil masih bisa dikendalikan, sebelum menepi di […]

  • DUH! Pak Kades di Kampar Pecat Perangkat Desa Gegara Tak Bisa Komputer

    DUH! Pak Kades di Kampar Pecat Perangkat Desa Gegara Tak Bisa Komputer

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Perangkat Desa Ranah, Kecamatan Kampar mengaku diintimidasi serta diancam pecat oleh Pak Kades, gegara tak bisa komputer. Kepala Dusun I Desa Ranah atas nama Darmadi ini mengungkapkan di hadapan Komisi I DPRD Kampar saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ranah, Kadis PMD Kampar, pihak Inspektorat Kampar, […]

expand_less