HIKMAH : Rindu Suara Adzan, Mualaf Dusun Keridi Kepulauan Meranti Tak Tersentuh Syiar Islam
Selanjutnya pada 9 April lalu atau tepatnya 18 Ramadan, BWA kembali menyambangi dusun tersebut. Kali ini tim membawa 35 paket sembako dan pakaian bekas layak pakai.
Diungkapkan, perjalanan kali ini menggunakan kapal pompong milik Suardi kepala sekolah SDN 10 yang sering digunakannya untuk membawa para guru untuk mengajar di dusun tersebut.
“Selain membawakan Sembako untuk dihadiahkan ke saudara mualaf di sana, kami juga melakukan pembinaan agama,” tutur Fefen.
Tidak adanya pembinaan agama Islam di dusun tersebut membuat warga muslim di sana tidak bisa melaksanakan tuntunan agama sesuai syariat.
“Menurut penuturan Pak Amir salah seorang RW di sana, dia mengatakan para mualaf tidak ada pembinaan dan beliau sangat mendukung langkah dakwah kami dia pun berharap ini bukan pertemuan terakhir dengan kami,” ungkap Fefen.
Pada malam harinya, tim BWA menggelar sholat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan sholat tarawih bersama. Ternyata malam itu merupakan sholat tarawih perdana, padahal bulan Ramadan sudah memasuki dua pekan.
“Malam itu kami salat tarawih berjamaah di Musalala Nurul Hidayah Dusun Keridi, dimana semenjak Ramadan, baru pertama kali dilaksanakan salat tarawih berjamaah, karena memang tidak ada warga yang datang. Ternyata, mereka tidak tahu bacaan salat dan tidak tahu mengaji, kembali saya meneteskan air mata,” ucap Fefen.
Setelah melaksanakan sholat tarawih berjamaah, tim BWA memberikan pengarahan terkait agenda kedepannya yang akan dilaksanakan setelah lebaran.
“Usai melaksanakan tarawih dan pembagian Sembako, kami memberi pengarahan terkait agenda dakwah di Dusun Keridi. InsyaAllah setelah lebaran kami akan rutin melakukan pembinaan di sana, mulai dari mengajar mengaji, sholat menyelenggarakan jenazah dan memahamkan merekat terkait syariat Islam secara kaffah supaya iman mereka kokoh,” imbuhnya.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

14 thoughts on “HIKMAH : Rindu Suara Adzan, Mualaf Dusun Keridi Kepulauan Meranti Tak Tersentuh Syiar Islam”