DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Heboh Ajaran Seks Bebas Penghapus Dosa di Meranti, Ini Faktanya!

MERANTI, detak24com – Sebuah kelompok pengajian di Rangsang Barat, Kepulauan Meranti membuat heboh karena membolehkan seks bebas untuk menghapus dosa.

MUI dan Kemenag Kepulauan Meranti pun turun tangan untuk mengusut penyimpangan dari kelompok pengajian tersebut.

Kapolsek Rangsang Barat, Iptu Rolly saat membenarkan adanya kelompok pengajian yang diduga menyimpang di wilayah hukumnya.

“Benar, sudah ditangani Kemenag sama MUI Meranti,” kata Kapolsek kepada detikSumut dirilis, Kamis (25/07/24).

Dikatakannya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kepulauan Meranti sudah turun tangan untuk mengusut dugaan penyimpangan kelompok pengajian tersebut.

“Terkait dugaan itu kita telah berkomunikasi dan sudah didalami sama teman-teman MUI,” kata Kapolsek.

Adapun sosok pemimpin pengajian yang disebut memperbolehkan hubungan badan tanpa adanya ikatan suami istri secara sah atau seks bebas, berinisial HA. Bahkan, HA pun sudah dimintai klarifikasi oleh MUI dan Kemenag atas penyimpangan tersebut.
“Kemenag dan MUI sudah mengklarifikasi kepada inisial HA tersebut (soal dugaan ada ajaran perbolehkan seks bebas untuk menghapus dosa). Kalau dari informasi di desa HA ini masyarakat yang sering pimpin pengajian,” sebut Rolly.

Kendati memastikan adanya penyimpangan agama, situasi di wilayah hukumnya hingga kini masih aman. Pasca menyebarkan ajaran sesat yang dilakukan AH saat pengajian di musala setempat, situasi keamanan di sana tetap terjaga.

“Informasi dari Bhabinkamtibmas, pengajian kelompok ini di musala. Namun ini kita pastikan situasi kamtibmas pasca kabar tersebut tidak ada gangguan,” imbuh  Kapolsek. (*)
Editor : Kar

 

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com