Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Harga Kebutuhan Pokok di Riau Melonjak Tajam, Optimalkan Pertanian

Harga Kebutuhan Pokok di Riau Melonjak Tajam, Optimalkan Pertanian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekanbaru, detak24.com – Harga kebutuhan pokok di Provinsi Riau melonjak tajam sejak beberapa hari terakhir. Legislatif meminta Pemprov untuk mengendalikannya dengan optimalisai program pertanian.

Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho mengatakan, kenaikan harga bahan pokok terjadi di beberapa daerah di Provinsi Riau. Komoditas yang mengalami kenaikan salah satunya adalah cabai.

Kenaikan harga dipicu karena tidak masuknya stok dari wilayah Jawa ke Provinsi Riau. Sebenarnya, menurut Agung, Riau berpotensi untuk lahan pertanian jenis Cabai dan sayur mayur.

“Terutama komoditas yang berkaitan dengan pertanian. Riau sangat berpotensi untuk menambah lahan baru pertanian. Seperti pertanian cabai, sayur mayur. Di Kampar bisa, di Kuantan Singingi juga bisa. Potensinya ada. Tinggal bagaimana pemda membuat program sebanyak-banyaknya,” kata Agung, Senin (13/6/2022).

Saat ini program untuk pengembangan pertanian belum terlalu banyak. Sebab, memang bila dilihat dari peta ekonomi, hasil pertanian masih banyak didatangkan dari daerah tetangga.

Kondisi itu sering menimbulkan persoalan. Seperti yang terjadi saat ini, ketika stok dari daerah pemasok terganggu, Provinsi Riau kekurangan stok dan menyebabkan harga melambung tinggi.

“Contohnya seperti kondisi saat ini. Stok dari Jawa tidak masuk, kita kekurangan stok. Nah ini harus menjadi catatan. Sampai kapan terus-terusan. Menurut saya setidaknya kita mampu mencukupi kebutuhan lokal,” kata Agung.

Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau mengaku saat ini harga sembako, khususnya cabai di Provinsi Riau cukup tinggi. Berdasarkan pantauan instansi itu di pasar tradisional di Pekanbaru, harga cabai dari Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mencapai Rp75 ribu hingga Rp80 ribu perkilogram.

Kepala Dinas Disperindagkop UKM Provinsi Riau M Taufiq OH melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Lisda Erni mengatakan, tingginya harga cabai di Riau disebabkan pasokan cabai dari Jawa tidak ada masuk.

“Cabai kita sekarang yang masuk hanya dari Bukittinggi, cabai Bukittinggi di hari-hari biasa saja harganya lebih tinggi dari cabai asal manapun. Harga cabai Bukitinggi saat ini Rp75.0000 sampai Rp80.000 per kilogram. Sedangkan cabai Jawa tidak ada di pasar,” kata Lisda.

Lisda menyampaikan alasan tidak masuknya cabai Jawa di Riau, karena dipengaruhi panen cabai akibat iklim saat ini. “Jadi cabai Jawa tidak masuk ke Sumatera itu, karena ketersediaan cabai di sana saja tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di Jawa. Itu karena adanya gagal panen akibat iklim saat ini,” terangnya.

Sementara itu, kata Lisda, cabai dari Bukittinggi yang biasanya harga tinggi dari cabai lainnya, saat ini harganya semakin tinggi karena permintaan tinggi.

“Tentu ini perlu dilakukan pengawasan oleh Satgas Pangan agar jangan ada permainan harga cabai,” jelasnya.(Riaulink)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (11)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Siswi Tewas di Dumai Ternyata Pelajar SMP Hayati

      Siswi Tewas di Dumai Ternyata Pelajar SMP Hayati

      • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      DUMAI, detak24.com – Siswi Dumai yang tewas digilas truk saat pulang sekolah, ternyata pelajar SMP Hayati Mekarsari, Dumai Selatan. Korban yang bernama Dwi itu tercatat sebagai siswi kelas III di SMP swasta tersebut. Rafie Chandra, tetangga korban kepada detak24.com, Rabu (13/04/22) malama tadi mengatakan bahwa korban masih kelas III di SMP Hayati Mekarsari. “Korban yang […]

    • Dari Riau untuk Nasional, LBHI Batas Indragiri Menang Lelang Posbakum PA Badung Bali 

      Dari Riau untuk Nasional, LBHI Batas Indragiri Menang Lelang Posbakum PA Badung Bali 

      • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHU, detak24com – Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI) Batas Indragiri menang lelang Posbakum 2025 di Pengadilan Agama (PA) Bali. Perihal menangnya LBHI Batas Indragiri di lelang Posbakum PA Badung disampaikan Direktur LBHI Batas Indragiri, Rachman Ardian Maulana SH MH, Rabu (01/01/24).  “Iya, kita telah menerima pemberitahuan dari panitia lelang Posbakum PA Badung. Kami dipercaya memegang […]

    • Batas Usia Jamaah Haji 65 Tahun, Kewenangan Saudi

      Batas Usia Jamaah Haji 65 Tahun, Kewenangan Saudi

      • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      JAKARTA, detak24.com — Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag, Ahmad Abdullah Yunus, menjelaskan, terkait syarat haji tahun 2022 yang usia jamaahnya di atas 65 tahun tidak bisa berangkat haji, itu domainnya sudah bukan pemerintah Indonesia. “Artinya, memang yang memutuskan usia di atas 65 tahun untuk tidak dilibatkan haji itu menjadi kewenangan […]

    • Opini : Tindakan Pemerintah RI Terhadap Larangan Impor Pakaian Bekas dalam Permendag No 40 Tahun 2022 

      Opini : Tindakan Pemerintah RI Terhadap Larangan Impor Pakaian Bekas dalam Permendag No 40 Tahun 2022 

      • calendar_month Senin, 27 Mar 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 17Komentar

      MULAI Maret 2023, Pemerintah Republik Indonesia secara tegas melarang jual beli pakaian bekas impor (luar negeri). Hal ini tak terlepas dari Indonesia sebagai salah satu negara yang banyak mengkonsumsi pakaian bekas.  Maraknya aktivitas ilegal penyeludupan pakaian bekas, disebabkan terdapatnya pelabuhan- pelabuhan tikus di sepanjang pinggiran pantai Provinsi Riau, Aceh, Lampung, termasuk pulau Kalimantan.  Selain itu, barang […]

    • Kasus Korupsi BUMD  PT SPN Siak Naik ke Tingkat Penyidikan

      Kasus Korupsi BUMD  PT SPN Siak Naik ke Tingkat Penyidikan

      • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 12Komentar

      Siak, detak24.com – Penyelidikan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan penyertaan modal PT Siak Prima Nusalima (SPN) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak naik menjadi penyidikan. Tahap penyidikan tersebut tertuang dalam surat perintah penyidikan kepala kejaksaan negeri Siak Nomor : Print- 02/L.4.17/Fd.2/08/2022, tanggal 18 Agustus 2022. “Kasusnya naik ke penyidikan,” cakap Kepala Kejari Siak, Dharmabella Tymbaz, Senin (22/08/22). […]

    • Innalilahi! Satu Lagi Jemaah Haji Riau Wafat di Tanah Suci

      Innalilahi! Satu Lagi Jemaah Haji Riau Wafat di Tanah Suci

      • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 7Komentar

      MAKKAH, detak24.com – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci.  Seorang jamaah haji Riau asal Kabupaten Kampar meninggal dunia di Rumah sakit King Faishal Syisyah Arab Saudi, Selasa (05/07/22). Jamaah tersebut atas nama Nursiah Darwis Cimpin yang tergabung pada Kloter 5 BTH. Ketua Kloter 5 BTH Syamsuatir mengatakan, jamaah haji atas nama Nursiah Darwis Cimpin […]

    expand_less