HANYA di Zaman Gubernur Syamsuar Masjid Annur Pekanbaru Tak Gelar Salat Id
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Maka mudah-mudahan Pj Gubernur yang akan datang bisa menghimpun ini semua, yang tercerai berai dan tercabik bisa dihimpun balik, sehingga bisa solid lagi ke depan,” tukasnya.
Sebelumnya Ustaz Abdul Somad (UAS) mengunggah video yang menyindir proyek payung elektrik Masjid Raya Annur Pekanbaru di akun Instagramnya. Video tersebut menunjukkan kondisi payung elektrik yang rusak parah dan terbengkalai.
UAS, yang dikenal sebagai sosok ulama yang kritis dan karismatik, memberikan caption yang penuh sarkasme di video tersebut. “Yang rindu Masjid Nabawi, silakan datang ke Masjid Raya An-Nur Pekanbaru,” tulis UAS di akun Instagramnya yang memiliki followers 7,5 juta itu.
Unggahan UAS yang bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau ini sontak menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menganggap bahwa sindiran UAS ini merupakan bentuk protes terhadap proyek payung elektrik yang gagal dan diduga bermasalah.
Proyek yang dibangun di masa kepemimpinan Gubernur Riau Syamsuar ini seharusnya menjadi salah satu daya tarik Masjid Raya Annur yang megah dan mewah. Namun sampai saat ini masih terbengkalai.
Untuk diketahui, proyek payung elektrik Masjid Raya Annur Riau yang dikerjakan PT Bersinar Jestive Mandiri itu senilai Rp 42 miliar. Anggaran itu dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2022.
Selain 6 payung elektrik, anggaran proyek tersebut juga meliputi pekerjaan landscape, walkway, pembangunan gerbang masuk 2 buah, pekerjaan tempat wudhu 4 unit, pekerjaan pos jaga, dan pekerjaan mekanikal elektrikal.(CAKAPLAH)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com













