Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » GIBRAN Tak Bisa Jadi Cawapres, Usai MK Terima Gugatan Mahasiswa Unsa

GIBRAN Tak Bisa Jadi Cawapres, Usai MK Terima Gugatan Mahasiswa Unsa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Walikota Solo Gibran Rakabuming dipastikan tak bisa jadi cawapres, pasca Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan mahasiswa Universitas Negeri Surakarta (Unsa) bernama Almas Tsaqibbirru.

Mahasiswa tersebut mengajukan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, terkait batas usia capres-cawapres. Elite PDIP Junimart Girsang yakin Walikota Solo Gibran Rakabuming tak bisa maju di pilpres pasca putusan MK.

Junimart mulanya menyampaikan putusan MK yang sudah dibacakan tidak lantas langsung berlaku. Namun, menurut Junimart, harus ditindaklanjuti DPR atau presiden terlebih dahulu.

“Keputusan MK tidak otomatis bisa diberlakukan karena harus memenuhi persyaratan yang diatur dalam UU 12/2011 vide Pasal 10 (1) huruf d dan ayat (2). Yang menyebutkan tindak lanjut atas putusan MK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d dilakukan oleh DPR atau presiden,” kata Junimart kepada wartawan, Selasa (17/10/23).

Junimart menyoroti hanya ada 3 dari 9 hakim MK yang setuju semua kepala daerah dapat mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres, termasuk jabatan walikota. Dengan demikian, menurutnya, Gibran tidak bisa dicalonkan sebagai capres atau cawapres.

“Pendapat saya lainnya sesuai makna hakiki vote untuk keputusan MK sebagai kajian. 5 hakim konstitusi setuju bahwa seorang gubernur bisa dicalonkan sebagai presiden atau wapres. Hanya 3 hakim setuju bahwa seorang walikota bisa dicalonkan,” kata Junimart.

“Dengan demikian Gibran nggak bisa dicalonkan karena pendapat bahwa seorang walikota bisa dicalonkan, hanya didukung 3 dari 9 hakim konstitusi,” sambungnya.

Junimart mengkritisi putusan MK itu bersifat ultra petita sehingga cacat hukum. Sebab, menurutnya, MK telah menambah muatan hukum yang di luar kewenangannya di dalam putusan itu.

“Justru karena itu ada 3 hal pokok yang krusial patut dikritisi. Pertama, keputusan tersebut ultra petita melebihi apa yang dimohonkan pemohon. Kedua, keputusan MK menambah muatan hukum yang bukan menjadi kewenangan MK. Ketiga, secara vote tentang kepala daerah atau wali kota hanya didukung 3 suara dari 9 hakim MK,” katanya.

“Putusan MK ultra petita, cacat hukum karenanya batal demi hukum,” lanjut dia.

Lebih lanjut Junimart menyampaikan sampai saat ini DPR masih menjalani masa reses. Dia mengatakan muatan hukum baru mengenai syarat kepala daerah dalam amar putusan MK itu wajib ditindaklanjuti dahulu di DPR atau presiden.

“Saat ini DPR masih masa reses sampai tanggal 30 Oktober 2023. Yang pasti putusan MK ini tidak bisa diberlakukan mengingat UU 12/2011 sebagaimana dipersyaratkan pasal 10 (1) huruf d dan ayat 2,” kata Junimart.

“Mengingat UU 12/2011 Pasal 10 ayat 1 huruf d dan ayat 2 disyaratkan tindak lanjut putusan MK dilakukan oleh DPR atau presiden. Artinya ketika menyangkut muatan hukum baru maka wajib masuk ke ranah kerja atau kewenangan DPR dan/atau presiden,” pungkasnya dikutip dari detikcom. ***
Editor : Kar

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alhamdulillah, Sapi yang Mati Akibat PMK Diganti Rp10 Juta Perekor

    Alhamdulillah, Sapi yang Mati Akibat PMK Diganti Rp10 Juta Perekor

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Kabar gembira bagi peternak sapi yang mengalami kerugian pasca PMK mewabah. Pemerintah akan mengganti ternak yang mati Rp10 juta perekornya. Data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, pasca penyakit mulut dan kuku (PMK) menghantui Indonesia khususnya Riau, tercatat dua ekor sapi mati. Masing-masing berada di Kampar dan Siak.  Pemprov […]

  • Narkoba dalam Paket Sepatu, Aparat Gagalkan Penyelundupan Sabu 96 Gram di Bandara SSK II Pekanbaru 

    Narkoba dalam Paket Sepatu, Aparat Gagalkan Penyelundupan Sabu 96 Gram di Bandara SSK II Pekanbaru 

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Aparat gagalkan penyelundupan sabu dalam paket sepatu di Bandara SSK II Pekanbaru. Narkoba sekitar 96 gram tersebut hendak dikirim ke Jakarta. Pengungkapan dilakukan oleh personel Roesmin Nurjadin (RSN) yang bertugas sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) Bandara SSK II Pekanbaru bersama petugas Aviation Security (Avsec), Rabu (17/09/25). Penemuan berawal dari pemeriksaan rutin yang […]

  • NASRUN Menggigil Kepergok Tuk Belang, Waspada! Harimau Berkeliaran di Temusai Siak

    NASRUN Menggigil Kepergok Tuk Belang, Waspada! Harimau Berkeliaran di Temusai Siak

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    SIAK, detak24com – Seorang buruh kebun kelapa sawit di Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya Siak, Nasrun (46) mengaku berpapasan dengan seekor harimau sumatera di jalan saat berangkat kerja. Kejadian itu terjadi pada Sabtu (08/07/23). Nasrun berangkat dari rumah seperti biasa untuk memanen di kebun sawit milik Sugeng, dengan menggunakan sepeda motornya. Dalam perjalanan, Nasrun melihat ada […]

  • Serap Aspirasi di RW 06 Balik Alam, Syaiful Ardi SH Berikan Bantuan 

    Serap Aspirasi di RW 06 Balik Alam, Syaiful Ardi SH Berikan Bantuan 

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Anggota DPRD Bengkalis, Syaiful Ardi SH dari Partai Amanat Nasional (PAN) dapil Mandau, Sabtu (18/07/26) sore melaksanakan reses di Jalan KH Ahmad Dahlan, RW 06, Kelurahan Balik Alam. Selain menyerap aspirasi warga, Syaiful Ardi juga memberikan bantuan perlengkapan dapur kepada kaum ibu RW 06. Pada kesempatan itu turut hadir Ketua RW 06 […]

  • MIRIS! 12.232 Rumah Tangga di Kampar Tak Tersentuh Listrik

    MIRIS! 12.232 Rumah Tangga di Kampar Tak Tersentuh Listrik

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    KAMPAR, detak24com – Sebanyak 5,3 persen atau 12.232 rumah tangga di Kabupaten Kampar tak menikmati aliran listrik. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi antara Pemkab dengan manajemen PT PLN (Persero) Cabang Pekanbaru. Dikutip detak24com, Rabu (14/06/23), Penjabat Bupati Kampar H Muhammad Firdaus berharap agar 5,3 persen rumah tangga yang belum tersenuh listrik dapat segera terealisasi. […]

  • Agung Nugroho

    Fraksi Demokrat Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM, Kuatir Inflasi Makin Tak Terkendali

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite ditentang Fraksi Demokrat DPRD Riau. Politisi di partai itu khawatir jika kebijakan diterapkan membuat inflasi makin tidak terkendali. Anggota Fraksi Demokrat yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho menyatakan menolak atas rencana kenaikan BBM jenis Pertalie. Kata dia, kenaikan BBM sangat […]

expand_less