Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Gempar Mayat Bayi Digigit Hewan dalam Kantong Plastik di Tambang Kampar 

Gempar Mayat Bayi Digigit Hewan dalam Kantong Plastik di Tambang Kampar 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Gempar mayat bayi laki-laki, dan di tubuhnya ada bekas gigitan anjing. Korban ditemukan dalam kantong plastik diduga sengaja dibuang.

Penemuan mayat bayi laki-laki ini menghebohkan masyarakat di
Jalan Perwira Dusun I Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Senin (27/10/25) pagi sekira pukul 07.00 WIB.

Baca juga : Begal Bersajam Mengganas di Desa Sungai Putih Kampar, Warga Intensifkan Ronda Malam 

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tambang, AKP Aulia Rahman, “Ditemukan mayat bayi yang sengaja dibuang oleh orangtuanya. Bayi malang ini masih baru dilahirkan,” jelas Kapolsek.

Mayat bayi malang ini ditemukan pertama kali oleh Yeni warga sekitar. Saat dalam perjalanan melihat seekor anjing yang sedang mengigit kantong plastik warna merah.

“Melihat itu, Yeni melihat dalam kantong plastik ada bayi laki-laki, dan kondisi bayi laki-laki tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Juga terdapat luka bekas gigitan anjing,” terang dia

Yeni langsung melaporkan kepada RT Desa Sungai Pinang Rustam dan Pak RT Desa Sungai Pinang melaporkan kepada piket Polsek Tambang. “Usai kita terima laporan itu, anggota langsung ke TKP,” ujarnya.

Selanjutnya dilakukan olah TKP dan pengamanan TKP dengan pemasangan Police Line. “Sekira pukul 08.00 Wib bayi malang itu dibawa menggunakan mobil Ambulance Desa Sungai Pinang untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan visum,” tutur Kapolsek.

Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan dan akan mengusut tuntas atas kejadian ini dan mencari keberadaan orangtua bayi.

“Kami juga berharap kerjasamanya kepada masyarakat untuk memberikan informasi jika ada warga yang dicurigai membuang bayi tersebut,” harap Kapolsek, dikutip dari riauberantas. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLSEK Kuantan Tertibkan PETI di Desa Titian Modang Kopah Kuansing

    POLSEK Kuantan Tertibkan PETI di Desa Titian Modang Kopah Kuansing

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    KUANSING, detak24com – Pihak Kepolisian dari Polsek Kuantan menertibkan PETI di aliran Sungai Geringging Dusun Batang Barigi Desa Titian Modang Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing. Namun, sayangnya saat petugas turun ke lokasi, tidak ditemukan lagi aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di lokasi tersebut. Kapolsek Kuantan Tengah, Kompol Syafri Joni SE menyebutkan saat di lokasi […]

  • Korupsi Paket Ramadan, Wakil Baznas Inhil Diganjar 2 Tahun Penjara 

    Korupsi Paket Ramadan, Wakil Baznas Inhil Diganjar 2 Tahun Penjara 

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Wakil Ketua IV Bidang Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Umum Baznas Inhil, Arsalim, divonis penjara selama 2 tahun. Menurut Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru yang dipimpin Aziz Muslim, terdakwa Arsalim terbukti bersalah melakukan korupsi dana kegiatan Paket Premium Ramadan Tahun 2024. Hal tersebut sesuai dakwaan Pasal 3 juncto Pasal […]

  • Gempar Konten TikTok Penistaan Agama, Warga Sekodi Bengkalis Diuber Massa

    Gempar Konten TikTok Penistaan Agama, Warga Sekodi Bengkalis Diuber Massa

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Seorang tiktoker asal Sekodi, Bengkalis diuber massa gegara konten penistaan agama. Menghindari hal tak diinginkan, polisi langsung mengamankan pria tersebut, Senin (26/05/25) malam. Sebuah akun tiktok membuat heboh sejagat maya dan nyata di Bengkalis, Senin (27/05/25) malam. Pemilik akun dengan lantang mengucapkan dugaan ujaran kebencian terhadap simbol-simbol keagamaan, serta menghina seorang ustadz […]

  • JEMAAH Haji Jadi Korban Pungli, Bayar 200 Riyal untuk Pakai Kursi Roda

    JEMAAH Haji Jadi Korban Pungli, Bayar 200 Riyal untuk Pakai Kursi Roda

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    MADINAH, detak24com – Seorang jemaah calon haji dari kloter 26 embarkasi Solo, dikabarkan menjadi korban pungutan liar saat tiba di bandara Prince Muhammad Bin Abdul Aziz (MBAA), Madinah. Jemaah dimintai uang 200 riyal oleh diduga petugas yang mendorongnya dengan kursi roda. Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Kerja Bandara, Maskat mengaku sudah mendengar kabar itu. “Cuma […]

  • Anggota Manggala Agni Tewas Usai Padamkan Karhutla di Pulau Bengkalis

    Anggota Manggala Agni Tewas Usai Padamkan Karhutla di Pulau Bengkalis

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Kabar duka datang dari korps Manggala Agni. Seorang anggotanya bernama Muharmizan meninggal usai memadamkan karhutla di Pulau Bengkalis. “Kami kehilangan seorang rekan Manggala Agni Daops Siak atas nama Muharmizan,” ujar Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VI/Siak Ihsan Abdillah, Selasa (31/04/26). Ia mengungkapkan, Muharmizan telah bekerja seharian penuh memadamkan kebakaran sebelum menghembuskan napas […]

  • Imbas Lakalantas Maut Marisa Putri, Polisi Sisir Room Karaokean di Pekanbaru 

    Imbas Lakalantas Maut Marisa Putri, Polisi Sisir Room Karaokean di Pekanbaru 

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tim Satres Narkoba Polresta Pekanbaru razia sejumlah tempat hiburan malam (THM), Senin (05/08/24). Hal ini dilakukan usai viralnya lakalantas maut Marisa Putri. “Tempat hiburan malam yang dirazia yakni MP Club, Paragon Pub & KTV,  Brother dan Sago KTV yang berlokasi di Hotel Furaya Pekanbaru,” kata Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Bagus Faria, […]

expand_less