Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Tangan Terikat Mulut Dilakban, Supir Truk MinyaKita Tewas dalam Mobil di Pekanbaru

Tangan Terikat Mulut Dilakban, Supir Truk MinyaKita Tewas dalam Mobil di Pekanbaru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24comNasib naas menimpa seorang supir truk bermuatan minyak goreng Minyakita. Korban diketahui bernama Heri Supriadi, ditemukan tewas dalam mobil dengan kondisi tangan terikat mulut dilakban.

Warga Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru digegerkan penemuan sosok pria yang sudah tidak bernyawa dalam sebuah truk, Ahad (03/05/26) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Heri Supriadi (54), seorang supir asal Jakarta Utara. Jasadnya ditemukan dalam truk merek Hino warna hijau dengan nomor polisi B 9080 UXQ.

Penemuan tersebut berawal dari kecurigaan seorang pengurus kendaraan bernama Willy Tikaso, yang memantau posisi truk melalui sistem pelacakan GPS.

Saat diketahui truk bermuatan minyak goreng MinyaKita berhenti di kawasan Jalan SM Amin, saksi kemudian meminta pendampingan pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa pada bagian belakang jok supir. Kondisi korban ditemukan dalam keadaan tangan terikat tali, wajah dilakban, serta tertutup koran.

Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin Lumban Gaol, menyampaikan,  bah bahwa pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan tersebut.

Sejumlah saksi, termasuk pekerja bengkel dan warga sekitar, telah dimintai keterangan. “Jenazah korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya, Senin (04/05/26).

Dari hasil analisa awal di lokasi, korban diduga meninggal dunia akibat kekurangan oksigen setelah wajahnya dilakban dan tubuhnya terikat.

Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku di balik kejadian tersebut.

Polisi saat ini terus mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa yang menewaskan supir truk tersebut. “Kami segera melakukan pengembangan untuk mengungkap tersangka,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Drilling Raih Penghargaan Siddhakarya

    Pertamina Drilling Raih Penghargaan Siddhakarya

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Pemprov DKI Jakarta melalui Disnakertrans dan Energi memberi penghargaan kepada PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), Senin (02/12/24). Penghargaan diberikan dalam acara Penganugerahan Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024 yang dilaksanakan di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat. Puncak acara Penganugerahan Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi DKI Jakarta […]

  • Gedung DPRD Bengkalis Dikepung Ratusan Mahasiswa: Copot Kadishub!

    Gedung DPRD Bengkalis Dikepung Ratusan Mahasiswa: Copot Kadishub!

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Ratusan mahasiswa berdemo di gedung DPRD Bengkalis. Massa menuntut agar Kadishub Muhammad Adi Pranoto, Rabu (03/09/25). Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha langsung menemui ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa (Geram) saat berunjuk rasa di depan Kantor DPRD, Rabu (03/09/25). Koordinator massa aksi Syahrul Nizam menyampaikan delapan tuntutan. Di […]

  • Berita Viral Pekanbaru, Netizen: Bagi RSUD Nyawa Pasien hanya Sebuah Kaleng Bekas

    Berita Viral Pekanbaru, Netizen: Bagi RSUD Nyawa Pasien hanya Sebuah Kaleng Bekas

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    KASUS keluarga pasien marah-marah kepada pihak RSUD Arifin Achmad akibat pelayanan buruk, dapat sorotan dari masyarakat. Khususnya dari netizen di Kota Pekanbaru. Kebanyakan netizen menilai bahwa hal tersebut sudah biasa terjadi di Rumah Sakit milik pemerintah. Dan menganggap pelayanan di Rumah Sakit Swasta jauh lebih baik.  Selain itu netizen juga menganggap RSUD Arifin Achmad dari […]

  • Kepergok Video Call dengan PIL, Duh! Pria di Siak Bakar Kekasih

    Kepergok Video Call dengan PIL, Duh! Pria di Siak Bakar Kekasih

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    SIAK, detak24.com – Pria di Tualang Siak ini nekat bakar sang kekasih, gegara kepergok video call dengan pria idaman lain (PIL). Akibatnya, seluruh tubuh korban melepuh. Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja, Jumat (21/10/22) mengatakan, bahwa pelaku tega membakar pacarnya karena cemburu. R nekat membakar pacarnya sendiri pada sebuah warung di Jalan Pemda, Kampung Perawang Barat, […]

  • PEJABAT Rohil Tersangka Suap Penerimaan Honorer Satpol PP

    PEJABAT Rohil Tersangka Suap Penerimaan Honorer Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    ROHIL, detak24com – Polres Rohil menetapkan tiga tersangka terkait dugaan suap penerimaan honorer Satpol PP Rohil. Salah satu tersangka menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid). Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, Selasa (11/07/23) mengatakan, pihaknya telah melakukan gelar perkara bersama Tim Polda Riau dan ahli. Berdasarkan gelar perkara yang dilakukan, ditemukan fakta-fakta perbuatan melawan hukum. Selain itu, […]

  • PAJAK CPO Nol Persen Diperpanjang hingga Akhir Tahun 2022

    PAJAK CPO Nol Persen Diperpanjang hingga Akhir Tahun 2022

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Pemerintah kembali memberlakukan penetapan pungutan ekspor (PE) menjadi US$0/MT yang berlaku sejak 15 Juli 2022 hingga akhir tahun 2022. Kebijakan ini sejatinya berakhir pada hari ini, 31 Oktober 2022. Kebijakan pembebasan PE tersebut diterapkan karena Harga Indeks Pasar (HIP) Biodiesel lebih tinggi daripada HIP solar sehingga belum ada pembayaran insentif biodiesel. Maka […]

expand_less