GEGARA Bantu Suami, Emak-emak Cantik Warga Banglas Tebingtinggi Digaruk Polisi, Begini Kasusnya

Diberitakan sebelumnya, personil Polsek Rangsang Barat, Polres Kepulauan Meranti mengamankan 12 orang PMI diduga akan berangkat ke Malaysia secara ilegal, Kamis (9/2/2023) lalu.
Kronologis pengamanan para PMI tersebut berawal saat anggota Polsek Rangsang Barat mendapatkan informasi dari masyarakat yang menemukan speed boat tenggelam di perairan Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat.
Menanggapi informasi tersebut kapolsek Rangsang Barat beserta anggota langsung menunjuk ke TKP. Sesampainya di TKP dijumpai speed boat SB Metro 2 dengan mesin 40 PK sebanyak 2 unit yang sudah ditarik ke tepi perairan Desa Lemang oleh masyarakat.
Kapolsek Rangsang Barat kemudian berkoordinasi dengan Kasat Reskrim dan Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti, yang kemudian datang ke TKP.
Di sana aparat menemukan beberapa KTP dan paspor serta tas. Temuan tersebut menjadi petunjuk untuk tim gabungan polres untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap peristiwa itu karena diduga speed boat tersebut digunakan untuk mengantarkan WNI ke negara Malaysia secara Ilegal.
Setelah dilakukan penyelidikan, pada Kamis (9/2/2023) temuan itu kemudian dinaikkan menjadi laporan polisi dengan berkoordinasi dengan BP3MI Riau. Didapati informasi adanya PMI yang tertahan di Selatpanjang sebanyak 12 orang.
Dari hasil penyelidikan, akhirnya tim gabungan mengamankan para PMI tersebut. Diketahui pula kapal yang diamankan tersebut tadinya akan digunakan para PKI tersebut untuk berangkat. Hanya saja kapal tersebut tenggelam karena mengalami kerusakan akibat menabrak kumbang jaring nelayan di sekitar Perairan Lemang.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

13 thoughts on “GEGARA Bantu Suami, Emak-emak Cantik Warga Banglas Tebingtinggi Digaruk Polisi, Begini Kasusnya”