Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mantan Kadiskes Meranti Dituntut 3 Tahun Enam Bulan, Korupsi Rapid Test

Mantan Kadiskes Meranti Dituntut 3 Tahun Enam Bulan, Korupsi Rapid Test

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24.com – Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Kepulauan Meranti Misri Hasanto dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 3,5 tahun penjara.

Terdakwa dinilai bersalah melakukan korupsi penggunaan alat rapid test antibodi yang merugikan negara Rp400 juta lebih. Yakni, terdakwa menjual alat tersebut kepada pihak lain.

JPU dari Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Sri Mulyani Anom, menyatakan Misri bersalah melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor: 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tuntutan dibacakan JPU di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (10/10/2022). Misri menjalani persidangan dari Rutan Kelas I Pekanbaru melalui video conference.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Misri Hasanto selama 3 tahun 6 bulan. Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” ujar Sri Mulyani Anom sekaligus Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kepulauan Meranti, Selasa (11/10/22).

Selain penjara, JPU juga menghukum Misri membayar denda Rp200 juta. Dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayarkan diganti hukuman 3 bulan kurungan.

Selain itu, Misri juga dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp481.959.250. Apabila tidak dibayarkan dalam jangka waktu 1 bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap maka harta benda terdakwa disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut,

“Namun apabila harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk membayar Jumlah uang pengganti maka Terdakwa harus menjalani pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” ungkap Sri Mulyani Anom.

Atas tuntutan itu, Misri menyatakan mengajukan pembelaan atau pledoi. Majelis hakim mengagendakan persidangan lanjutan pada pekan depan.

Kasus ini ditangani oleh Kejari Kepulauan Meranti. Misri didugaan melakukan korupsi penggunaan alat Rapid Test Antibody milik pemerintah daerah dan pemotongan jasa tenaga kesehatan untuk kegiatan rapid test berbayar pada KPU dan Bawaslu dalam Pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam pemeriksaan kesehatan berupa rapid test antibodi terhadap KPU dan Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti 2020, terdakwa mengenakan standar biaya yang didasarkan pada Surat Pernyataan Harga Satuan Pemeriksaan rapid test Covid-19.

Surat itu dikeluarkan oleh terdakwa tertanggal 03 Juli 2020 dengan harga jasa pemeriksaan rapid test Covid-19 ditetapkan harga satuannya adalah sebesar Rp250.000, dengan perincian harga satuan alat rapid test sebesar Rp 187.500 dan harga Jasa Pelayanan sebesar Rp 62.500.

Dalam perjanjian kerja sama yang dibuat antara KPU Kabupaten Kepulauan Meranti dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, KPU Kabupaten Kepulauan Meranti hanya menggunakan Jasa Pelayanan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan pemeriksaan rapid test antibodi terhadap personel KPU Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020.

Sementara untuk alat rapid test antibodi pihak KPU menyediakan alat sendiri dengan cara dibeli dari pihak lain, sehingga dalam hal ini KPU Kabupaten Kepulauan Meranti hanya membayar Jasa Pelayanan saja dalam kegiatan Pemeriksaan rapid test antibodi terhadap personil KPU Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020 yaitu sebesar Rp62.500 /orang yang diperiksa.

Berkaitan dengan pemeriksaan rapid test antibody terhadap Bawaslu dan jajaran Panwaslu diserahkan seluruhnya kepada terdakwa Misri selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti untuk pelaksanaannya. Baik dalam penyediaan alat rapid maupun Jasa Pelayanan berdasarkan Nota Kesepahaman Pengadaan melalui swakelola antara Baswalu Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam pemeriksaan rapid test antibodi tersebut terdakwa mengenakan tarif pembayaran pemeriksaan rapid test antibodi sebesar Rp250.000. Karena KPU Kabupaten Kepulauan Meranti hanya membayar Jasa Pelayanan saja dalam kegiatan Pemeriksaan rapid test antibody terhadap personel KPU Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2020.

Saksi Marisa Natalia Natra selaku Pejabat Pembuat Komitmen KPU Kabupaten Kepulauan Meranti pada tanggal 09 Juli 2020 telah menyerahkan alat rapid test covid-19 sebanyak 1.169 pcs kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti yang diterima langsung oleh terdakwa selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Setelah menerima alat rapid test antibodi tersebut, terdakwa tidak menggunakan alat rapid test antibodi tersebut dalam pemeriksaan personil KPU Kabupaten Kepulauan Meranti dan Bawaslu. Namun terdakwa meminta Kepala UPT Instalasi Farmasi menyediakan alat rapid test antibodi tersebut.

Alat rapid test antibodi yang diterima terdakwa dari saksi Marisa Natalia Natra disimpan oleh terdakwa di ruang kerjanya. Kemudian alat itu diperjualbelikan.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Ditangkap, Polisi Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Bangko

    Seorang Ditangkap, Polisi Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Bangko

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap perdagangan sisik trenggiling di wilayah Rohil. Dalam operasi yang digelar pada Selasa (28/10/25) sekitar pukul 21.30 WIB, petugas mengamankan seorang pelaku berinisial Zulfikar (49) beserta barang bukti sekarung sisik trenggiling seberat sekitar 30 kilogram. Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan menjelaskan, […]

  • WNI yang disekap di Kamboja. F. :. IST

    Kasihan! 62 WNI Disekap di Kamboja, Modus Dijanjikan Pekerjaan

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Jakarta, detak24.com — Kemenlu berhasil menyelamatkan 62 WNI yang disekap di Kamboja. Keseluruhannya merupakan korban penipuan modus penempatan kerja.       Dalam keterangan tertulis, Kemenlu mengatakan kepolisian Kamboja bersama KBRI Phnom Penh menyelamatkan tujuh orang WNI dari penyekapan Perusahaan Online Scammer di Sihanoukville, Kamboja, Minggu (31/07). Sebelumnya, 55 orang juga sudah diselamatkan. “Tambahan jumlah […]

  • Anak Bacok Leher Ayah Kandung Sampai Putus di Tasikserai Bengkalis, Korban Sedang Tidur 

    Anak Bacok Leher Ayah Kandung Sampai Putus di Tasikserai Bengkalis, Korban Sedang Tidur 

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Seorang remaja berinisial RMMP (19) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya RP (48) dengan sebilah parang, di Desa Tasikserai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis. Korban digorok lehernya hingga putus saat sedang tidur lelap. Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (07/04/26). Mulanya, tersangka mendengar ayah dan ibunya, JL (43) […]

  • PRIA Celaka Perkosa Mantan Pacar di Semak Desa Banglas, Korban Diancam Bunuh

    PRIA Celaka Perkosa Mantan Pacar di Semak Desa Banglas, Korban Diancam Bunuh

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Polisi membekuk tersangka pemerkosaan di Desa Banglas Selatpanjang. Bajingan itu tega perkosa mantan pacar di semak-semak, dengan ancaman akan membunuh korban. Kejadian bajingan perkosa mantan pacar itu, berawal dari korban LS (19) memutuskan jalinan kasih dengan tersangka HS (20). Mereka sebelumnya sudah berpacaran selama 3 bulan. Sepertinya, korban sudah mengetahui kelakuan buruk […]

  • Pedangdut Bella didampingi pengacaranya. F : CAKAPLAH.COM

    Polisi Periksa Panitia Turnamen Golf Piala Gubri, Terkait Joget Erotis

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Kasus biduan joget erotis di atas meja saat Turnamen Golf Piala Gubernur Riau dalam rangka HUT ke-64 Riau hingga kini proses hukumnya masih berjalan. Sebelumnya, Rismayulis resmi membuat laporan polisi ke Polda Riau dengan nomor LP/B/382/VIII/2022/SPKT/Riau tanggal 22 Agustus 2022 tentang tindak pidana pornografi atau porno aksi. Kuasa Hukum pelapor, Mirwansyah mengatakan, […]

  • HASIL Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan Kamis 23 Maret

    HASIL Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan Kamis 23 Maret

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Jakarta, detak24com – Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1444 Hijriah jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023. Ketetapan itu disampaikan setelah Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat. Sidang isbat digelar secara langsung di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/03/23). Sejumlah pihak ikut serta dalam sidang isbat. “Secara mufakat bahwa 1 Ramadan 1444 Hijriah jatuh […]

expand_less