FINAL Champions Madrid vs Dortmund : Prediksi Formasi, Pemain serta Pemenang
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
UTUSAN Spanyol, Real Madrid mengejar gelar juara ke-15 kalinya saat bertemu Dortmund dalam final Champions, Ahad (02/06/24) dinihari mulai 02.00 WIB.
Kedua tim akan bertemu di partai pemungkas yang digelar di Stadion Wembley, London, Inggris. Los Blancos, julukan Real Madrid lebih difavoritkan dalam pertandingan ini. Oleh karena materi pemain yang lebih unggul, dan sejarah mereka yang sudah bergelimang gelar kejuaraan elite Eropa ini.
Klub asal Spanyol ini dijagokan karena belum pernah kalah jika bermain di partai puncak Liga Champions, nama kejuaraan ini setelah berubah dari Piala Champions. Sementara Borussia Dortmund tengah berupaya keras untuk meraih gelar juara Liga Champions untuk kedua kalinya setelah sukses pada musim 1996/97 silam. Saat itu mereka menundukkan wakil Italia, Juventus, di final.
Klub yang berbasis di negara bagian Nordrhein Westfalen ini juga pernah masuk final pada musim 2012/13 lalu. Namun, mereka kalah 1-2 oleh tim sesama Jerman Bayern Munchen.
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menegaskan timnya sangat mewaspadai Borussia Dortmund meski dalam jumlah gelar, klub Jerman itu jauh tertinggal oleh Real Madrid.
“Borussia Dortmund sangat pantas berada di final karena mereka tampil luar biasa. Dalam babak sebelumnya, mereka menundukkan tim yang sangat tangguh seperti Atletico Madrid dan Paris Saint-German,” papar Ancelotti.
Dengan pencapaian yang sangat mengesankan, ujar Ancelotti, Dortmund pantas berada di final seperti halnya Real Madrid.
“Borussia Dortmund adalah tim yang tim yang sangat solid dan memiliki materi pemain yang bagus dan kompak. Yang membuat saya terkejut adalah ketangguhan lini pertahanan mereka saat menghadapi PSG,” kata Ancelotti lagi.
Borussia Dortmund lolos ke final setelah menang dengan agregat 2-0 atas Paris Saint-Germain (PSG). Tim asuhan Edin Terzic ini menang 1-0 saat menjadi tuan rumah di Stadion Signal Iduna Park, maupun ketika tandang ke markas PSG.
“Ini gelar juara terbesar yang bisa Anda capai dalam sepak bola. Sayangnya kami baru sekali menggapainya. Ini menunjukkan betapa spesialnya gelar juara Liga Champions,” kata pelatih Dortmund, Edin Terzic.
Jika Anda melihat perkembangan sepak bola modern, kata pelatih berusia 41 tahun ini, dan jika Anda membandingkan Bundesliga dengan liga-liga di negara lain dan pasar transfer pemain dalam beberapa tahun terakhir terdapat tim yang masuk superpower dan tidak tampak pada 10 atau 20 tahun silam.
“Real Madrid adalah tim yang sudah 14 kali menjadi juara Liga Champions. Belum lama mereka meraih gelar ke-10 dan tak lama kemudian meraih gelar ke-14. Mereka berhasil menyabet lima gelar dalam 10 tahun terakhir. Secara statistik saja, sebelum kejuaraan dimulai mereka sudah 50% menjadi juara,” papar Terzic lagi.
“Namun, kami tahu kami sudah tampil bagus sehingga bisa lolos ke final. Kami tahu kami melawan tim yang sangat kuat dan sering kali tampil di final. Kami menghormati pencapaian mereka, tetapi kami tetap yakin dengan kekuatan kami,” tegas Terzic.
Real Madrid meraih tiket laga pemungkas setelah unggul dengan agregat 4-3 atas raksasa Jerman Bayern Munchen. Mereka bermain imbang 2-2 di Stadion Allianz, Munchen dan menang 2-1 ketiga menjadi tuan rumah di Santiago Bernabeu.
Terakhir kali Real Madrid menjadi juara adalah pada musim 2021/22 saat di final menundukkan Liverpool 1-0 berkat gol Vinicius Junior. Saat itu Real Madrid juga ditangani pelatih Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia ini sebelumnya juga sukses membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions musim 2013/14.
Kedua tim tentu telah menyiapkan tim terbaik untuk tampil di final. Pelatih Dortmund Edin Terzic diprediksi akan mengusung formasi 4-2-3-1.
Pelatih berkebangsaan Jerman keturunan Bosnia ini akan menempatkan Niclas Fullkrug sebagai penyerang tunggal. Pemain timnas Jerman ini akan disokong trio Jadon Sancho, Julian Brandt, serta Karim Adeyemi.
Marcel Sabitzer dan Emre Can akan berduet di lini tengah. Sementara barisan belakang dipercayakan kepada Julian Ryerson, Mats Hummels, Nico Schlotterbeck, dan Ian Maatsen. Posisi penjaga gawang akan diisi kiper asal Swiss Gregor Kobel.
Di kubu Real Madrid, pelatih Ancelotti diperkirakan akan menerapkan formasi 4-3-1-2. Duo Brasil Rodrygo dan Vinicius Junior akan berduet di barisan belakang. Mereka bakal disokong pemain yang bersinar di tahun pertama di Real Madrid Jude Bellingham.
Barisan tengah akan diisi Toni Kroos, Eduardo Camavinga, dan Federico Valverde. Sementara lini belakang diisi Dani Carvajal, Antonio Rudiger, Nacho, serta Ferland Mendy. Mereka akan mengawal penjaga gawang yang baru pulih dari cedera Thibaut Courtois.
Borussia Dortmund juga tampil di final Liga Champions di Wembley 11 tahun lalu, tetapi kalah dalam final melawan Bayern Munchen. Tim asal Jerman ini mengalahkan PSG dan Atletico Madrid untuk mencapai final, dan harus menunjukkan performa terbaik mereka di sini karena bakal bertemu tim terbaik dunia pada final kali ini.
Real Madrid memastikan tempat mereka di final Liga Champions ke-18 dengan kemenangan comeback dramatis melawan Bayern di Bernabeu. Juara La Liga ini sedang memburu Piala Eropa ke-15 akan menjadi rekor terbaru. Peluang besar mewujudkan obsesi itu Wembley, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











