Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DUH! Belum Sempat Digunakan, Oprit Jembatan di Indragiri Hilir Ambruk

DUH! Belum Sempat Digunakan, Oprit Jembatan di Indragiri Hilir Ambruk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INHIL, detak24.com – Kadis PUPR) Riau, Arief Setiawan akhirnya buka suara terkait oprit jembatan di Inhil ambruk, padahal belum digunakan. Proyek tersebut bersumber dari APBD Riau .

Dikonfirmasi, Arief hanya menjawab singkat dan mengatakan akan memperbaikinya sesegera mungkin. “Iya, kita akan perbaiki,” singkat Arief, Senin (16/01/23).

Sebelumnya, aalah satu oprit jembatan di ruas jalan lintas provinsi pada ruas Jalan Selensen – Kota Baru – Bagan Jaya di Inhil ambruk, padahal belum dipergunakan.

Untuk diketahui, Oprit jembatan adalah timbunan tanah atau urukan di belakang abutment yang dibuat sepadat mungkin untuk menghindari penurunan. Oprit bisa terdiri atas timbunan pilihan atau timbunan biasa dan membuat orprit berdiri kokoh.

Hal ini dikatakan mantan Anggota DPRD Riau periode 2014 – 2019 Dapil Indragiri Hilir (Inhil) Musyaffak Asikin.

Melalui sambungan telepon, Musyafak kepada CAKAPLAH.com mengatakan, dirinya mendapatkan kiriman foto-foto dari salah seorang tokoh masyarakat Desa Kuala Keritang tentang kondisi oprit jembatan yang ambruk sebelum jembatan tersebut dipergunakan atau dilalui kendaraan.

“Menurut cerita Muhammad Dong, tokoh masyarakat Desa Kuala Keritang dari lokasi jembatan melalui telepon kepada saya, mengatakan bahwa proses pengerjaan jembatan tersebut sudah memasuki proses tahap-tahap akhir pekerjaan tetapi sangat disayangkan tiba-tiba bagian oprit jembatan yang tidak pakai turap tersebut ambruk,” kata Musyafak, Senin (16/1/2023).

Musyafak menduga, dalam tahapan pekerjaan ini diduga merupakan kesalahan fatal, sistem pengerjaan yang tidak memahami atau mengerti kondisi struktur tanah di sekitar pembangunan jembatan tersebut.

“Mestinya sebelum pelaksanaan pembangunan jembatan itu, konsultan perencana atau kontraktor harus mempertimbangkan struktur tanahnya apakah oprit jembatan tersebut harus menggunakan turap atau tidak sehingga kejadian oprit ambruk seperti ini tidak terjadi,” kata Musyafak.

Ia berharap pihak Dinas PUPRKPP Provinsi Riau harus memberi peringatan tegas dan bila perlu sanksi berat kepada pihak kontraktor sebagai Perusahaan Pelaksana Pembangunan Jembatan tersebut melalui lonsultan pengawasnya dan ini juga merupakan pelajaran bagi Dinas PUPRKPP agar lebih selektif dalam mencari consultan perencana.

“Carilah konsultan perencana yang benar-benar paham dan mengerti kondisi struktur tanah di wilayah Inhil yang memang sebahagian tanahnya terdiri dari tanah rawa dan gambut,” pungkasnya.(CAKAPLAH.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (12)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • DEBT Collector Gadungan Rampas Motor Mahasiswi di Pekanbaru

      DEBT Collector Gadungan Rampas Motor Mahasiswi di Pekanbaru

      • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 19Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Seorang debt collector gadungan berhasil merampas motor mahasiswi di jalan di Pekanbaru. Berkat kesigapan polisi, tersangka berhasil dibekuk usai kejadian. Tersangka Yan Paruhuman merampas sepeda motor milik mahasiswi bernama Meltania Sawitri (20) saat melintas di Jalan Tengku Zainal Abidin. Saat merampas, pelaku mengaku sebagai debt collector. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu […]

    • Angkut Sembako dari Kepri, ABK dan Nahkoda KM Nur Sakila Diringkus di Perairan Mandah 

      Angkut Sembako dari Kepri, ABK dan Nahkoda KM Nur Sakila Diringkus di Perairan Mandah 

      • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHIL, detak24com – Polisi gagalkan penyelundupan barang sembako yang dibawa KM Nur Sakila di perairan Inhil. Sementara, nahkoda dan ABK ditahan. Pengungkapan kasus barang tanpa dokumen lengkap ini, dilakukan pada Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 08.00 WIB di laut perairan Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Inhil dan 1 orang nahkoda inisial RB (31) dan 1 orang […]

    • Walikota Dumai Sebut Banjir Rob Jadi Langganan Daerahnya

      Walikota Dumai Sebut Banjir Rob Jadi Langganan Daerahnya

      • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      DUMAI, detak24.com – Wako Dumai H Paisal angkat bicara terkait banjir rob yang terjadi di kawasan pesisir tersebut.. Menurutnya, peristiwa itu telah menjadi langganan daerah yang ia pimpin. Sebagaimana diketahui, banjir rob adalah banjir yang terjadi karena pasang air laut atau gelombang yang tergenang pada kawasan yang tingginya lebih rendah daripada permukaan air laut. Dikonfirmasi,Jumat […]

    • Warga Jalan Almubin Teluk Binjai Dumai Terciduk dengan BB Sabu 1,6 Kg

      Warga Jalan Almubin Teluk Binjai Dumai Terciduk dengan BB Sabu 1,6 Kg

      • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Seorang warga Jalan Almubin, Kelurahan Teluk Binjai, Dumai berinisial NA (42) ditangkap polisi atas kepemilikan sabu 1,6 kg. Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu dengan jumlah barang bukti mencapai sekitar 1.632 gram atau 1,6 kilogram. Satu tersangka berinisial NA (42), warga Jalan Almubin, Kelurahan Teluk Binjai, Dumai berhasil ditangkap dalam […]

    • INFO Haji : Dua JCH Riau Asal Inhil dan Pekanbaru Dirawat di Batam

      INFO Haji : Dua JCH Riau Asal Inhil dan Pekanbaru Dirawat di Batam

      • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Hari kedua pemberangkatan, sebanyak 899 JCH Riau asal Inhil dan Pekanbaru diterbangkan ke Madinah. Dari ratusan jemaah yang sudah berangkat, ada dua jemaah yang tertunda keberangkatannya. Hal itu dikarenakan JCH dalam kondisi sakit dan tengah dirawat di rumah sakit. Dua jemaah itu yakni Atun, asal  Pekanbaru yang kini dirawat karena sesak nafas. […]

    • Jangan Kesusu, Ini Rilis Terbaru Pinjol Resmi Terdaftar di OJK

      Jangan Kesusu, Ini Rilis Terbaru Pinjol Resmi Terdaftar di OJK

      • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DETAK24COM – OJK bersama Satgas  PASTI (Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal) memblokir 508 pinjaman online (pinjol) ilegal sepanjang Januari hingga Februari 2025. Dirilis, Selasa (01/04/25), OJK juga menemukan 28 konten penawaran pinjaman pribadi (pinpri), karena berpotensi merugikan masyarakat dan melanggar aturan perlindungan data pribadi. Menindaklanjuti temuan ini, Satgas PASTI berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk langkah […]

    expand_less