Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Dugaan Korupsi Gas Air Mata di Tubuh Polri Capai Puluhan Miliar

Dugaan Korupsi Gas Air Mata di Tubuh Polri Capai Puluhan Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Dugaan korupsi pengadaan gas air mata oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ditaksir mencapai Rp 26,4 miliar.

Dugaan tersebut juga sudah dilaporkan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Salah satu lembaga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian yakni Indonesia Corruption Watch (ICW), melalui Koordinator Agus Sunaryanto mengatakan, dugaan tindak pidana korupsi tersebut dilakukan dalam dua proyek pengadaan gas air mata.

Dua proyek tersebut yakni Pepper Projectile Launcher Polda Metro Jaya Berikut Pengiriman APBN T.A. 2022 dengan nilai proyek sebesar Rp 49,8 miliar, dan Pepper Projectile Launcher Polda Metro Jaya Program APBN SLOG Polri TA. 2023 dengan nilai proyek sebesar Rp 49,9 miliar.

Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan sesuai informasi harga di website resmi Byrna sebagai produsen barang, maka biaya yang sepatutnya dihabiskan oleh Polri dari dua paket pengadaan tersebut hanya sebesar Rp 73,2 miliar,” ujar Agus kepada wartawan, dikutip Rabu (04/09/24).

“Artinya, terdapat selisih yang diduga dengan sengaja digelembungkan dari total nilai proyek, yakni sebesar Rp 26,4 miliar,” tambah dia.

Terkait hal tersebut, Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yusuf Warsyim mengatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan lebih mendalam lagi terkait dengan kabar dugaan mark up dalam pengadaan gas air mata oleh Polri.

“Akan dicek dulu informasinya ya. Selanjutnya, kami akan meminta klarifikasi ke pengawas internal terkait kebenaran informasi tersebut,” kata Yusuf kepada Kompas.com.

Maraknya pemberitaan mengenai dugaan mark up gas air mata ini mendorong Kompolnas untuk bergerak cepat dalam mengumpulkan informasi dan meminta klarifikasi Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

“Begitu ada pemberitaan, maka Kompolnas tentu bergerak cepat mengumpulkan informasi. Setelah itu, secepatnya kami akan meminta klarifikasi ke Itwasum Polri,” imbuh Yusuf. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • ALAMAK! Bangun Empat Ruas Jalan, Pemkab Meranti Pinjam Duit BRK hingga Ratusan Miliar

    ALAMAK! Bangun Empat Ruas Jalan, Pemkab Meranti Pinjam Duit BRK hingga Ratusan Miliar

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    MERANTI, detak24com – Pemkab Kepulauan Meranti meminjam dana ratusan miliar ke Bank Riau Kepri Syariah. Peminjaman dana untuk membangun empat ruas jalan itu dengan mengagunkan kantor pemerintahan setempat. Dari informasi yang diterima dana pinjaman tersebut untuk menutupi kekurangan APBD 2022 itu digunakan untuk membangun empat ruas jalan. Hal itu diakui Kepala Cabang BRK Selatpanjang, Ridwan, […]

  • BAHAS Warna Kuning di Sela Kegiatan UMK Riau, Bahlil Incar Ketua Umum Golkar?

    BAHAS Warna Kuning di Sela Kegiatan UMK Riau, Bahlil Incar Ketua Umum Golkar?

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyinggung warna kuning dominan di background acara penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMK perorangan di Riau, Kamis (10/08/23). Apakah itu pertanda keinginan dia merebut jabatan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar di tengah isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang bergulir akhir-akhir ini. […]

  • Nilai Tukar Petani Riau Naik 3,56 Persen

    Nilai Tukar Petani Riau Naik 3,56 Persen

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat nilai tukar petani (NTP) di Riau pada Maret 2022 adalah 159,11 atau naik sebesar 3,56apersen dibanding NTP Februari 2022 yaitu 153,64. “Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan, NTP Riau pada Maret 2022 naik 3,56 persen menjadi 159,11,” kata Kepala BPS Riau, Misfaruddin di Pekanbaru, Sabtu (2/4/2022). […]

  • Duh! Listrik 16 Jam Padam di Perum Annajim, Anak-anak Sekolah Tanpa Mandi

    Duh! Listrik 16 Jam Padam di Perum Annajim, Anak-anak Sekolah Tanpa Mandi

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Listrik di komplek perumahan Annajim Jalan Datuk Tunggul, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru akhirnya kembali menyala setelah padam selama hampir 16 jam. Diberitakan sebelumnya, listrik di komplek tersebut padam sejak Selasa (27/09/22) sekitar pukul 17.30 WIB kemarin. Dan baru kembali menyala setelah petugas PLN mengganti travo sekitar pukul 09.00 WIB, […]

  • Dua Maling Sikat Mesin Kapal Dirjen PSDKP di Dermaga TPI Pangkalan Sesai Dumai 

    Dua Maling Sikat Mesin Kapal Dirjen PSDKP di Dermaga TPI Pangkalan Sesai Dumai 

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Satuan Polisi Perairan (Polair) Polres Dumai mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah perairan dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai Barat. Dua pria berinisial UA (22) dan JW (19) ditangkap saat mencoba membawa kabur mesin kapal hasil rampasan negara yang telah dihibahkan ke Direktorat Jenderal PSDKP (Pengawasan Sumber […]

  • Gempar, Remaja Jadi Mayat dalam Gudang Barang Bekas di Bambu Kuning Pekanbaru

    Gempar, Remaja Jadi Mayat dalam Gudang Barang Bekas di Bambu Kuning Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pemuda tanggung bernama Dika (19) ditemukan jadi mayat dalam sebuah gudang tempat penyimpanan barang bekas elektronik di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (11/12/25). Salah seorang saksi yang juga rekan kerjanya, Uswandi menjelaskan, kronologi awal penemuan tersebut. Ia bersama seorang rekan lainnya, Jaliman (akrab disapa Naga), saat itu hendak membuka […]

expand_less