Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Dana Hibah Sarat Korupsi, Pemprov Riau Tunggu Surat Resmi KPK 

Dana Hibah Sarat Korupsi, Pemprov Riau Tunggu Surat Resmi KPK 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau siap mendukung imbauan dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait penghentian pemberian hibah ke instansi vertikal di daerah.

Imbauan ini didasarkan pada temuan sejumlah kasus korupsi yang terungkap dengan modus hibah kepada instansi vertikal di berbagai daerah di Indonesia.

Terkait adanya imbauan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto mengatakan, jika perintah tersebut sifatnya hanya imbauan. Pemprov Riau siap menjalankan imbauan tersebut, setelah adanya surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak KPK.

“Itu imbauan, tapi mudah-mudahan nanti ada surat resmi dari KPK. Kalau mengimbau saja kan susah juga kita,” kata Plt Gubri SF Hariyanto.

Plt Gubri menyebut, bahwa Pemprov Riau tidak menampik adanya pemberian hibah ke instansi vertikal di Riau, yakni untuk pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau dan Rumah Sakit Tentara. Di mana dua rumah sakit tersebut sudah dikerjakan sejak tahun lalu.

Namun pemberian hibah anggaran itu bukan tanpa alasan, sebab hingga saat ini Provinsi Riau masih sering kekurangan ruangan tempat tidur untuk pasien.

Dengan adanya pembangunan dua rumah sakit tersebut, diharapkan akan menambah kapasitas ruang perawatan yang ada. Sehingga nantinya mengurangi kekurangan tempat tidur bagi pasien yang akan berobat.

“Kalau pembangunan rumah sakit itu tidak kita lanjutkan pekerjaannya, malah lebih banyak ruginya kita. Rumah sakit itu dibangun juga untuk masyarakat Riau juga. Kalau rumah sakit umum kita penuh, bisa ke rumah sakit tentara dan Polda. Kan jadinya yang menikmati masyarakat kita juga,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK kembali mengingatkan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk tidak memberikan THR maupun dana hibah kepada instansi vertikal di daerah.

Ketua KPK Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa praktik pemberian THR oleh pemerintah daerah kepada aparat penegak hukum atau instansi vertikal berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, bahkan mengarah pada tindakan korupsi.

Dalam sejumlah kasus yang ditangani lembaganya, pemberian tersebut kerap dikaitkan dengan upaya mempengaruhi proses hukum.

“Beberapa kasus yang kami tangani menyebutkan adanya pemberian THR. Ini harus menjadi pembelajaran agar tidak terulang kembali,” imbuh dia dalam sebuah acara resmi di Jakarta, beberapa hari lalu, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Making a Dig at Corruptors, Prabowo: There’s a Little King Who Dares to Fight Me!

    Making a Dig at Corruptors, Prabowo: There’s a Little King Who Dares to Fight Me!

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – President Prabowo revealed that there is a “little king” in the government bureaucracy who is fighting his instructions regarding budget savings. This figure feels immune to the law. Prabowo said that the government is currently cutting unnecessary and wasteful expenses. Even expenses that are cut for reasons of “stealing” by bureaucrats. I […]

  • POLDA Riau Ringkus Empat Penambang Emas di Kuantan Tengah

    POLDA Riau Ringkus Empat Penambang Emas di Kuantan Tengah

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Empat penambang emas Ilegal atau PETI masing-masing berinisial JM, RE, AR dan KE ditangkap Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Senin (6/5/2024). Penambang emas itu diamankan di Jalan Perintis Kemerdekaan Lingkungan 2 Jao, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing. Tim Subdit IV juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk […]

  • Direkam Supir Truk, Harimau Berkeliaran di Kampung Olak Siak 

    Direkam Supir Truk, Harimau Berkeliaran di Kampung Olak Siak 

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Video harimau Sumatera di pinggir jalan lintas Sungaimandau Siak hebohkan media sosial. Cuplikan itu direkam supir truk sawit. Dalam video berdurasi 1 menit itu, terlihat jelas sosok harimau dewasa yang muncul di tengah semak-semak pinggir jalan. Disinyalir harimau itu tak jadi melintas dan kembali mundur ke hutan akasia di belakangnya, karena melihat […]

  • Diduga Pemberian Muflihun, Ini Daftar Barang serta Harga Aksesoris Mewah Honorer Cantik Pekanbaru

    Diduga Pemberian Muflihun, Ini Daftar Barang serta Harga Aksesoris Mewah Honorer Cantik Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Honorer cantik inisial MS datangi Polda Riau menyerahkan sejumlah sepatu dan tas mewah. Diduga barang itu terkait kasus SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau. Belakangan wanita 33 tahun itu berstatus Tenaga Harian Lepas di Sekretariat DPRD Riau. Anehnya ia justru memiliki berbagai tas dan sepatu mewah (branded). Diduga barang-barang itu dibeli MS […]

  • Nenek 73 Tahun Laporkan Sengketa Lahan Tol Pekanbaru-Rengat ke Polda Riau 

    Nenek 73 Tahun Laporkan Sengketa Lahan Tol Pekanbaru-Rengat ke Polda Riau 

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang nenek bernama Hasni (73) akhirnya melaporkan sengketa lahan tol Pekanbaru-Rengat ke Polda Riau. Ia mengaku selama dua dekade mengalami ketidakadilan dalam sengketa lahan yang diduga melibatkan praktik mafia tanah. Dengan suara bergetar menahan tangis, warga Muara Fajar itu meminta perlindungan hukum atas tanah yang diklaim telah ia kelola selama kurang lebih 30 […]

  • GUNUNG Marapi Kembali Meletus, Evakuasi Pendaki Dihentikan

    GUNUNG Marapi Kembali Meletus, Evakuasi Pendaki Dihentikan

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PADANG, detak24com – Gunung Marapi meletus lagi pada Senin (04/12/23) siang. Sehingga, proses pencarian dan evakuasi pendaki dihentikan sementara. “Ada erupsi susulan, jam 10.00 WIB,” kata Humas Kantor SAR Kota Padang, Jody Herryawan saat dihubungi. “Dapat info sampai jam 12.00 WIB masih ada erupsi susulan, cuma kekuatan lebih kecil,” sambungnya. Disampaikan Jody, setelah kondisi dirasa […]

expand_less