DIANTAR Malam Hari, Ini yang Dilakukan Muhammad Adil Saat Fitria Serahkan Fee Umroh

JPU kemudian menegaskan pada Fitria Nengsih agar menjawab terkait fee perjalanan umrah Pemkab saja. Kemudian JPU membacakan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) milik Fitra Nengsih yang menjelaskan kalau M Adil meminta fee dari perjalanan umrah yang dilakukan.
Disebutkan, Muhammad Adil bercerita kalau dirinya mampu memberikan harga paket di bawah harga yang diberi PT TMT. Sehingga Fitria Nengsih bisa memberi fee lebih besar kepadanya. Namun Fitra Nengsih menyampaikan kalau dirinya hanya bisa memberikan fee Rp 3 juta per paket dari tiap jemaah yang diberangkatkan.
Mendengar hal itu, Muhammad Adil bertanya kepada Fitria Nengsih kenapa fee yang didapat hanya Rp 3 juta per paket, dari jumlah jemaah umrah dari umum yang diberangkatkan. Hal itu karena sebelumnya Fitria Nengsih pernah bercerita ke M Adil kalau dirinya mendapatkan fee Rp5 juta per paket karena ada tambahan biaya operasional pemberangkatan umrah di Meranti.
Keterangan di BAP itu dibenarkan oleh Fitria Nengsih. “Saya sampaikan dari kegiatan ini dapat keuntungan maksimal Rp 3 juta. Beliau mengatakan kecil sekali dibandingkan keberangkatan reguler saya yang bukan dari Pemkab. Saya katakan tentu tidak sama karena ini program Pemkab yang sudah dianggarkan dan biaya yang saya keluarkan sudah besar,” jelas Fitria.
“Jadi benar, bupati menanyakan fee,” tanya JPU. “Benar,” jawab Fitria.
PT TMT dengan mudah mendapatkan proyek tersebut karena Fitra Nengsih memiliki hubungan kedekatan dengan M Adil. Bahkan M Adil memerintahkan agar Bagian Kesra segera melakukan pencairan 100 persen anggaran perjalanan umrah kendati syarat lelang belum seluruhnya dipenuhi oleh PT TMT.
Setelah PT TMT selesai memberangkatkan jemaah umrah Pemkab Kepulauan Meranti, M Adil menanyakan terkait fee Rp 3 juta per paket yang didapatkannya. “Saya sampaikan agar bersabar, karena lagi berproses pengeluaran. Saya sampaikan jika saya mengalami kerugian, Pak Muhammad Adil tidak mau tahu,” tutur Fitria.
Fitra Nengsih menjelaskan, dari perjalanan 250 orang jemaah umrah itu, PT TMT memberi fee kepada dirinya Rp1,4 miliar. Dari jumlah itu, diberikan kepada Muhammad Adil sebesar Rp750 juta. Uang diserahkan langsung kepada Muhaamd Adil di rumah dinas Bupati Kepulauan Meranti, di Jalan Dompak, Selatpanjang, pada 13 Januari 2023.

16 thoughts on “DIANTAR Malam Hari, Ini yang Dilakukan Muhammad Adil Saat Fitria Serahkan Fee Umroh”