DIANTAR Malam Hari, Ini yang Dilakukan Muhammad Adil Saat Fitria Serahkan Fee Umroh
MERANTI, detak24com – Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil meminta fee dari program perjalanan umrah gratis yang dikelola PT Tanur Muthmainah Tour (TMT). Setiap paket perjalanan, Adil meminta fee sebesar Rp 3 juta.
Perjalanan umrah gratis merupakan Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti yang digagas oleh Muhammad Adil. Kegiatan tahun 2022, dilaksanakan di Bagian Kesra Setdakab Kepulauan Meranti untuk guru mengaji, imam masjid dan guru berprestasi.
Permintaan fee itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti, Fitria Nengsih ketika diperiksa sebagai terdakwa kasus suap Rp750 juta kepada M Adil di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Kamis (27/07/23).
Selain sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Fitria Nengsih menjabat sebagai Kepala Cabang PT TMT di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dirinya telah beberapa kali melakukan perjalanan umrah untuk jemaah reguler.
Kepada Muhammad Adil, terdakwa menyampaikan kalau dirinya ingin mengikuti lelang e-Katalog paket program perjalanan umrah di Bagian Kesra. Mendengar itu, M Adil mempersilahkan agar terdakwa mengikuti setiap tahapan yang ditentukan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budiman Abdul Karib dan kawan-kawan bertanya kepada Fitria Nengsih tentang fee yang didapatkan dari perjalanan umrah Pemkab Kepulauan Meranti.
“Pak Bupati pernah tanya ke saya saat keberangkatan jemaah umum saya. Dia tanya keuntungan saya berapa. Saya bilang berdasarkan paket,” kata Fitria.

16 thoughts on “DIANTAR Malam Hari, Ini yang Dilakukan Muhammad Adil Saat Fitria Serahkan Fee Umroh”