BUS Santri Gontor Kecelakaan, Siswa Asal Pelalawan Riau Tewas
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lima hari di pondok, masih cerita Sugeng, Riski mengabarkan kalau dirinya tengah mengikuti pelatihan dari ustaz-ustaz senior untuk magang nanti.
Dan komunikasi Sugeng terakhir dengan anak sulungnya itu ketika Riski mengabarkan bahwa dia beserta kawan-kawannya satu rombongan anak Ponpes Gontor baru tiba di Makassar dari Jakarta naik pesawat.
Dari bandara Makassar, perjalanan dilanjutkan dengan naik Bus Rappan Marannu ke Ponpes Gontor Torokondo, Sulawesi Tengah yang mengalami kecelakaan maut terperosok ke jurang di Desa Toboli, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah.
“Sempat terbetik kekhawatiran di benak saya saat Riski mengabarkan akan magang di Ponpes Gontor di Sulteng. Saya pikir sebelummya magang di Ponpes Gontor yang ada di Jawa saja,” ungkapnya.
“Saat komunikasi terakhir saat tiba di Palu, masih di tangga dan hendak naik bus menuju lokasi magang di Ponpes Gontor, Torokonndo, arah ke Posso. Komunikasi terakhir itu, saya sempat bilang ke anak saya untuk hati-hati dan jangan lupa berdoa,” isaknya.
Sugeng pertama kali mendapat kabar Bus Rappan Marannu yang membawa rombongan anaknya mengalami kecelakaan dari sang istri. Kebetulan sang istri yang bertugas di sebagai PNS di Dinas Perikanan Pelalawan, Siti Suwartini (44) masuk grup Whatsapp orangtua Ponpes Gontor.
Informasi awal yang diterima istrinya, kecelakaan maut itu tidak ada yang meninggal, dan itu membuat Sugeng lega.











