Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Buntut Ijazah Karyawan Ditahan, Satpol PP Pekanbaru Segel Kantor PT Sanel Tour 

Buntut Ijazah Karyawan Ditahan, Satpol PP Pekanbaru Segel Kantor PT Sanel Tour 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Satpol PP Pekanbaru resmi menyegel Kantor PT Sanel Tour and Travel yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Rabu siang (14/05/25).

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas perintah langsung dari Wamenaker Immanuel Ebenezer, usai melakukan sidak ke perusahaan tersebut.

Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian menyatakan bahwa penyegelan ini dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran ketenagakerjaan. Terutama, terkait penahanan ijazah milik karyawan oleh pihak perusahaan.

Selain itu penyegelan dilakukan lantaran pihak perusahaan  dinilai tidak kooperatif pasca sidak yang dilakukan oleh Wamenaker dan Gubernur Riau.

“Penyegelan ini akan berlangsung sampai pihak manajemen atau pimpinan PT Sanel bersedia bertemu dengan Pemko Pekanbaru dan memberikan penjelasan terkait penahanan dokumen milik karyawan,” ujar Zulfahmi.

Selain penyegelan, Satpol PP juga memerintahkan penghentian seluruh aktivitas operasional PT Sanel. Para karyawan diminta segera meninggalkan kantor dan mengemas perlengkapan kerja mereka.

“Karena tidak ada dokumen perizinan yang jelas, maka ruangan ini akan kami kosongkan dan segel. Aktivitas perusahaan dihentikan sementara sampai semua persoalan diselesaikan,” tegasnya.

Zulfahmi juga menyampaikan bahwa jika PT Sanel tidak dapat menunjukkan legalitas usaha dan menyelesaikan persoalan yang ada, maka pihaknya tak segan untuk menutup kantor tersebut secara permanen.

“Sampai siang ini, pihak perusahaan belum bisa menunjukkan dokumen legalitasnya. Maka operasionalnya kita hentikan. Jika tidak ada itikad baik, kita tutup permanen,” katanya.

Saat proses penyegelan berlangsung, Zulfahmi juga mengonfirmasi langsung kepada seorang karyawan baru asal Kepulauan Riau, yang membenarkan bahwa ijazahnya memang ditahan perusahaan sebagai syarat bekerja.

“Benar, tadi salah satu karyawan mengakui bahwa ijazahnya ditahan sebagai jaminan. Ini yang jadi sorotan utama kita,” pungkasnya dikutip dari halloriau. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sial! Pemilik Swalayan 999 Pekanbaru Dibacok Orang Gila, Sekarat di RS

    Sial! Pemilik Swalayan 999 Pekanbaru Dibacok Orang Gila, Sekarat di RS

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Tersangka penusukan pemilik Toko Swalayan 999 Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, berinisial HP berhasil ditangkap pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan kalau pelaku penusukan diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Hal ini dibuktikan kalau pelaku memiliki kartu kuning dari Rumah Sakit Jiwa Tampan. Selain itu, ia juga memiliki surat dari Kelurahan […]

  • Nasib Pilu Pegawai THL Pemko Pekanbaru, Sudah Dipecat Gaji Sebelumnya Tak Dibayarkan

    Nasib Pilu Pegawai THL Pemko Pekanbaru, Sudah Dipecat Gaji Sebelumnya Tak Dibayarkan

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pegawai THL Pemko Pekanbaru inisial M (32), terpaksa mengurut dada. Ia diberhentikan sepihak, sementara gaji bulan sebelumnya tak dibayar. Setelah bekerja lima tahun bagian Cleaning Service (CS) di Biro Umum Pemko Pekanbaru, MI yang berstatus tenaga harian lepas (THL) diberhentikan sepihak tanpa ada kejelasan. “Saya kerja di sini (Biro Umum) sudah […]

  • Empat Pengeroyok Wartawan Menyerahkan Diri ke Polda, Setelah Diultimatum

    Empat Pengeroyok Wartawan Menyerahkan Diri ke Polda, Setelah Diultimatum

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com — Empat orang tersangka pengeroyokan salah seorang wartawan di Jalan Rajawali Sukajadi, Pekanbaru menjalani proses hukum di Reskrimum Polda Riau. Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto saat memberikan keterangan pers mengatakan Korban Miftahul Syamsir (33) warga jalan Tangkuban Perahu GG. Jaya No. 05 RT 002 RW 002 Kel. Kota Tinggi Kec. Pekanbaru […]

  • Sempena HBA ke-64, BEM Unri Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi PHR

    Sempena HBA ke-64, BEM Unri Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi PHR

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sempena peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64, BEM Unri menyoroti maraknya dugaan kasus korupsi di Bumi Lancang Kuning. Pihaknya menilai bahwa kejaksaan sebagai salah satu unsur penegak hukum memegang peranan besar dalam mempertahankan eksistensi keadilan hukum di negara ini. Meskipun begitu, BEM Unri menilai bahwa kejaksaan tidak terlepas dari segudang problematika yang […]

  • Aktifitas PETI di Supayang Solok Marak, Diduga Dibekingi Oknum Aparat dan Wartawan 

    Aktifitas PETI di Supayang Solok Marak, Diduga Dibekingi Oknum Aparat dan Wartawan 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SOLOK, detak24com – Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) marak di Kenagarian Supayang, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat diduga dibekingi oknum aparat serta wartawan. Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (DPP-LSM-KPK), Amiruddin kepada media ini, Sabtu (15/11/25). “Dalam waktu dekat, kami bakal melaporkan kasus ini ke pimpinan aparat penegak hukum di Jakarta, karena tambang […]

  • Gubri Harap Mentan Turunkan Harga Pupuk, Kirim Surat Tertulis

    Gubri Harap Mentan Turunkan Harga Pupuk, Kirim Surat Tertulis

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Gubernur Riau Syamsuar menyurati Kementerian Pertanian RI. Hal ini dilakukan setelah peninjauan harga pupuk untuk perkebunan kelapa sawit. Dalam surat dengan Nomor: 526/015BUN/3636 Syamsuar menyampaikan terkait kondisi masih rendahnya harga TBS pekebun kelapa sawit beberapa bulan terakhir sejak adanya larangan ekspor CPO di Indonesia pada umumnya dan di Provinsi Riau khususnya. Di […]

expand_less