BERIKUT 28 Hasil Survei Terbaru Capres Anies vs Ganjar vs Prabowo

Abdul juga menyebut faktor PKB menjadi variabel penentu keunggulan Prabowo atas Ganjar di Jatim. PKB diketahui punya kedekatan dengan warga NU Jatim, meski tidak semua orang NU memilih PKB.
“Dalam dua Pilpres sebelumnya, Prabowo selalu berada di jalan yang berlawanan dengan PKB, dan hasilnya Prabowo selalu kalah di Jatim karena kurang mendapatkan dukungan dari kaum Nahdliyin. Setelah Prabowo menggandeng PKB, dukungan warga NU mulai mengalir,” tandasnya.
Lembaga LSI Denny JA
Lembaga LSI Denny JA merilis survei nasional terbaru yang menunjukkan tren elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjukkan kecenderungan menanjak sejak Januari-Juli 2023.
Peneliti LSI Ardian Sopa merinci pada bulan Januari 2023 lalu, elektabilitas Prabowo berada di angka 25,4 persen. Kemudian, pada Mei 2023 menanjak ke angka 33,9 persen, lalu pada Juni 2023 di angka 34,3 persen.
“Di Juli 2023 elektabilitas Prabowo 38,2 persen. Prabowo terlihat elektabilitas menanjak,” kata Ardian dalam konferensi persnya, Senin (14/8).
Berbeda dengan dua pesaingnya, Ardian menilai Ganjar fluktuatif dan Anies cenderung menurun.
Elektabilitas Ganjar, lanjutnya, pada Januari 2023 berada di angka 37,8 persen. Kemudian pada Mei menurun jadi 31,9 persen, bulan Juni 32,7 persen dan Juli berhasil naik lagi di angka 35,3 persen.
Ardian mengatakan elektabilitas Anies cenderung stagnan bahkan menurun. Pada Januari 2023, elektabilitas Anies berada di angka 22,1 persen, Mei (20,8 persen), Juni (22,1 persen) dan Juli (18,4 persen).
“Anies cenderung stagnan, bahkan kalau dilihat dari Januari 2023 cenderung turun ya,” kata dia.
Ardian menjelaskan hasil survei LSI Denny JA pada Juli 2023 dalam simulasi 3 nama menunjukkan Prabowo berada di peringkat pertama elektabilitas tertinggi dengan 38,2 persen. Kemudian disusul Ganjar di tempat kedua dengan 35,3 persen dan anies di angka 18,4 persen.
“Ini menunjukkan 5 sampai 6 bulan dari masa pencoblosan Prabowo paling unggul,” kata Ardian.
Indikator Politik Indonesia
Survei IPI mengungkap elektabilitas Prabowo Subianto bersaing ketat dengan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di Sumatera Barat.
Dalam simulasi 3 nama periode Juni-Juli, Prabowo memiliki elektabilitas sebesar 48 persen. Dibuntuti oleh Anies dengan elektabilitas 39,5 persen.
Sementara itu, bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo hanya 6,2 persen. Tertinggal jauh dibanding Prabowo dan Anies di Sumatera Barat.
