DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

BERIKUT 28 Hasil Survei Terbaru Capres Anies vs Ganjar vs Prabowo

Responden diberi pertanyaan ‘Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut?’.

“Jadi sampai 3 nama perbedaan Ganjar dan Prabowo Subianto masih neck to neck meskipun Prabowo unggul tapi keunggulannya tipis. Dan Anies di peringkat ketiga 21,5% selisih kurang lebih 14% dibanding Ganjar,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya secara virtual, Minggu (23/7/2023).

Berikut ini elektabilitas simulasi tiga nama capres:

Prabowo Subianto 36,8%
Ganjar Pranowo 35,7%
Anies Baswedan 21,5%
TT/TJ 6,1%

Burhanuddin juga memaparkan tren basis capres menurut basis Pilpres 2019 yakni Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dia menunjukkan tren dukungan basis Jokowi paling banyak mendukung Ganjar.

Berikut urutan tren dukungan dari basis Jokowi-Ma’ruf:

Ganjar Pranowo 49,3%
Prabowo Subianto 28,5%
Anies Baswedan 14,0%

Sementara, di basis Prabowo-Sandiaga:

Prabowo Subianto 51,6%
Anies Baswedan 41,0%
Ganjar Pranowo 5,9%

Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI)

ARCI merilis hasil survei elektabilitas tiga nama bacapres di Pilpres 2024. Dari survei mereka, Prabowo Subianto mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Jawa Timur.

“Hasil survei ARCI dalam elektabilitas simulasi capres tiga nama, Prabowo Subianto unggul atas Ganjar dan Anies Baswedan. Tren Prabowo terus meningkat di Jatim,” kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt, Selasa (18/7/2023), seperti dikutip detik.com.

Hasil survei itu menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto di angka 33,7%. Sementara Ganjar Pranowo di angka 30,5% dan Anies Baswedan di angka 23,3%.

Tren elektabilitas Prabowo di Jatim disebut Baihaki terus meningkat. Elektabilitasnya sudah mencapai 33,7% padahal pada akhir tahun 2022 lalu elektabilitas Prabowo Subianto masih di angka 21,9%.

Calon lainnya yakni Ganjar dan Anies juga mengalami kenaikan. Namun, kenaikannya tidak setinggi Prabowo. Di mana Ganjar pada akhir 2022 lalu di angka 20,1% kini menjadi 30,5%.

“Sementara Anies Baswedan akhir 2022 lalu di angka 16,7% sekarang menjadi 23,3%,” tambahnya.

Kenaikan elektabilitas Prabowo, lanjut Baihaki, salah satunya terkait isu-isu ‘endorse Jokowi’ yang memengaruhi publik. Apalagi, Jatim saat Pilpres 2019 lalu merupakan basis suara Jokowi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *