Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aih! Pengedar Sabu ini Ngumpet di Pondok Sawah, TKP Kampar Riau

Aih! Pengedar Sabu ini Ngumpet di Pondok Sawah, TKP Kampar Riau

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24.com – Satnarkoba Polres Kampar berhasil menangkap dua pelaku di pondok, dimana mereka menyimpan narkoba jenis sabu seberat 32,56 gram.

Kedua tersangka yakni YE (43) warga Desa Merangin, Kecamatan Kuok dan AF (40) warga Kelurahan Kuok, Kecamatan Kuok. Keduanya ditangkap di Dusun Pulau Terap I Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Jumat (04/11/22) sekira pukul 12.00 WIB.

Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kasat Narkoba Polres Kampar AKP Aprinaldi SH, MH membenarkan penangkapan kedua pelaku. “Pelaku saat itu lagi santai di pondok kosong, kemudian langsung kita ringkus,” jelas Kasat.

Dari tangan mereka berhasil diamankan barang bukti berupa empat paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip putih bening 32.56 gram handphone merek Oppo warna hitam, handphone merek Realme warna hitam, handphone merek Nokia warna hitam, timbangan digital, sebal plastik klip putih bening, plastik klip putih bening dan uang hasil penjualan sebesar Rp3 juta

Penangkapan ini berawal saat Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Kampar melakukan penyelidikan terhadap maraknya transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang berada di Dusun Pulau Terap I Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok. Kemudian Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres kampar mengamankan dua pelaku

Selanjutnya dilakukan penggeledahan dengan disaksikan langsung oleh perangkat desa setempat dan ditemukan empat paket diduga Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip putih bening yang diletakkan di lantai pondok kosong dimana tempat mereka sedang duduk bersama.

 

Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk penyidikan lebih lanjut. Keduanya di akukan test urine, dan hasilnya postif mengandung methapetamin.  Keduanya di jerat pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun.

” Katakan tidak kepada narkoba, karena selain berbahaya juga merusak diri sendiri. Jauhilah dan diharapkan orangtua untuk mengontrol anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba ini,” imbauannya.

Sumber : basminews

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Motif Briptu Rizka Bunuh Brigadir Esco, Utang Lunas Kalau Suami Meninggal!

    Terungkap Motif Briptu Rizka Bunuh Brigadir Esco, Utang Lunas Kalau Suami Meninggal!

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Ternyata Briptu Rizka Sintiyani pernah tanya ke bank soal utang Brigadir Esco Faska Rely. Hal itu dilakukannya seminggu sebelum sang suami ditemukan meninggal. Menurut kakek Brigadir Esco yang bernama Acim, Briptu Rizka menanyakan perihal utang tersebut melalui telepon. Baca juga : Sadis Cara Briptu Rizka Habisi Suami, Diduga Pakai Barang Anak! Menurut Acim, […]

  • PENYIDIK Limpahkan Berkas Mantan Kadiskes Kampar dan Kapus Sibiruang ke Jaksa

    PENYIDIK Limpahkan Berkas Mantan Kadiskes Kampar dan Kapus Sibiruang ke Jaksa

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Penyidik Subdit III Reskrimsus Polda Riau melimpahkan berkas perkara Pungli Kadiskes Kampar ZD dan Kapus Sibiruang MR ke kejaksaan, Selasa (21/06/23). Kedua tersangka terjaring operasi tangkap tangan (OTT)  Tim Subdit III Reskrimsus pada Jumat, 12 Mei 2023. Bersama tersangka diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya uang tunai Rp85 juta, iPhone 12 Pro Max […]

  • Gonjong Limo Mandau Gelar Berbagi Paket Ramadan 1447 H, 158 Kaum Duafa Terima Sembako 

    Gonjong Limo Mandau Gelar Berbagi Paket Ramadan 1447 H, 158 Kaum Duafa Terima Sembako 

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Gonjong Limo Mandau kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk ‘Berbagi Paket Ramadan’. Kali ini bertempat di Jalan Bakti Nusantara, Kelurahan Babussalam, Selasa (10/03/26). Sebanyak 158 warga Gonjong Limo Mandau, kategori kaum duafa mendapatkan bantuan sembako berisi beras, minyak, gula, telur dan teh. “Bagi-bagi sembako untuk kaum duafa warga Gonjong Limo Mandau ini sudah […]

  • Tersangka penghina Ibu Negara. F. :. IST

    Emak-emak Hina Ibu Negara Nangis di Depan Polisi, Jadi Viral Medsos!

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    SEORANG emak-emak di akun TikTok Elsanita628, melakukan penghinaan terhadap Ibu Negara Iriana Jokowi. Sebanyak empat video diunggah terkait penghinaan itu hingga viral di media sosial. Viralnya video tersebut, polisi kemudian bergerak mencari pelaku. Wanita itu kemudian berhasil ditangkap dan tidak berkutik di tangan tim Reskrim Polres Muna, Sulawesi Tenggara. Saat diperiksa, wanita diketahui bernama Elsanita, […]

  • Utang Tak Dibayar, Anak Bunuh Ayah Kandung di Teluk Meranti 

    Utang Tak Dibayar, Anak Bunuh Ayah Kandung di Teluk Meranti 

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang pria inisial S (42) mendatangi Polsek Teluk Meranti, Pelalawan, Riau. Dia mengaku telah membunuh ayah kandungnya, Legiman (69) dan menganiaya adiknya, Andika (36). Kapolsek Teluk Meranti Ipda Vicki Rizky, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis (15/10/2026). Pelaku datang menyerahkan diri ke Polsek […]

  • Potret Miris Rumah Penuh Sejarah Douwes Dekker di Lebak

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    detak24.com – Temboknya sudah ditumbuhi lumut. Pintu dan ventilasi hancur. Lantainya pun telah ditumbuhi rumput liar yang tinggi. Dinding berlubang. Catnya sudah mengelupas. Bahkan bangunannya sudah tidak berdiri sempurna lagi. Ratusan tahun lalu, rumah itu merupakan tempat tinggal Eduard Douwes Dekker. Dia adalah Asisten Residen masa Kolonial Belanda yang bertugas di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi […]

expand_less