Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Polisi Sapu Bersih Aktifitas PETI di Desa Pantai Kuantan Mudik

Polisi Sapu Bersih Aktifitas PETI di Desa Pantai Kuantan Mudik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Tanalo, Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, seolah tak ada habisnya.

Meski aparat kepolisian berkali-kali melakukan penindakan dan bahkan telah menjebloskan tersangka ke jeruji besi, para pelaku tetap nekat mengadu nasib di jalur ilegal.

Lokasi tambang yang berada jauh di pelosok hutan dan terpisah dari pemukiman warga disinyalir menjadi “benteng alam” bagi para penambang.

Medan yang sulit terpantau disalahgunakan oleh para oknum untuk merusak ekosistem demi mencari butiran emas secara instan.

Merespons laporan masyarakat dan hasil pantauan rutin, jajaran Polsek Kuantan Mudik kembali bergerak melakukan penertiban pada Jumat (08/05/26) petang.

Operasi kali ini menyasar dua titik krusial, yakni aliran Sungai Tanalo dan Sungai Ukam, yang masuk dalam wilayah HGU PT KTBM.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Riduan Butar Butar mengungkapkan, operasi tersebut merupakan langkah tegas untuk memutus rantai aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.

“Dalam kegiatan penertiban itu, kami memusnahkan empat unit dompeng darat di Sungai Tanalo dan empat unit rakit lanting di aliran Sungai Ukam,” tegas AKP Riduan, Ahad (10/05/26).

Sayangnya, saat petugas tiba di lokasi setelah menempuh perjalanan yang cukup menantang, aktivitas tambang sudah dalam keadaan berhenti.

Diduga, kedatangan petugas telah bocor atau para pelaku memanfaatkan keunggulan medan untuk melarikan diri ke dalam hutan.

Meski tidak ada penangkapan di tempat, polisi mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan alat produksi mereka.

Selain memusnahkan rakit, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa 4 unit mesin merek Tianli, 2 unit keong 4 dan 4 unit rakit operasional.

AKP Riduan menekankan, PETI adalah ancaman serius bagi keberlangsungan hidup masyarakat banyak, terutama terkait kualitas air sungai yang menjadi sumber kehidupan.

“Aktivitas PETI sendiri selama ini menjadi perhatian serius karena selain merusak ekosistem sungai, penggunaan alat tambang ilegal juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat sekitar,” pungkasnya dikutip dari tribunpekanbaru. (*)

Editor : kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PJ Wako Pekanbaru sidak pasar, Kamis (09/8/09/22). F : CAKAPLAH

    PEMDA Diminta Aktif Lapor Harga Sembako, Jelang Ramadan serta Idul Fitri

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Jelang masuk Ramadan 1444 Hijriyah serta menyambut Idul Fitri,, Kadisperindag M Taufiq OH meminta Pemda aktif membuat laporan fluktuasi harga sembako. Laporan yang dimaksud dalam rangka menjaga stabilitas harga sembako selama Ramadan dan Idul Fitri. “Laporan tersebut berkaitan tentang mereka melakukan pengawasan di lapangan, jika ada yang kurang, terkendala atau terjadi gangguan, […]

  • Imbas Dukungan Cakada, AMPG Demo Pecahkan Kaca Pintu Kantor Golkar Kampar

    Imbas Dukungan Cakada, AMPG Demo Pecahkan Kaca Pintu Kantor Golkar Kampar

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Aksi anarkis demonstran pecah kaca pintu kantor terjadi di DPD II Golkar Kabupaten Kampar, Senin (26/08/24) petang. Sekelompok oknum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kampar melakukan demo di kantor partai berlambang Pohon Beringin tersebut. Aksi tersebut diduga imbas pencalonan cakada yang tak sesuai keinginan massa. Dari informasi yang dihimpun, aksi demo ini […]

  • Bencana Sumbar dan Sumut Picu Kenaikan Harga Cabai di Pekanbaru 

    Bencana Sumbar dan Sumut Picu Kenaikan Harga Cabai di Pekanbaru 

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Bencana alam yang belanda beberapa Provinsi salah satunya Sumatera Barat (Sumbar) mulai berdampak pada pasokan kebutuhan pokok di Riau. Sejumlah harga komoditas bahan pangan, khususnya cabai mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari belakangan. Zulkifli ,salah satu pedagang cabai di Pasar Kodim mengatakan kenaikan harga yang dipicu karena bencana alam yang melanda sebagian […]

  • Nasib Gibran Tak Lagi Dikawal Jaksa, Sendiri Hadapi Gugatan Rp 125 Triliun 

    Nasib Gibran Tak Lagi Dikawal Jaksa, Sendiri Hadapi Gugatan Rp 125 Triliun 

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Kejagung dengan tegas menyatakan tak dampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam sidang gugatan Rp 125 triliun. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna mengungkap alasan Jaksa Pengacara Negara (JPN) tidak lagi mendampingi Gibran yang digugat di PN Jakarta Pusat. Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen? […]

  • Syukuran HUT ke-44 Tahun, PDC Berkomitmen Melakukan Upaya Terbaik Menjaga Keberlanjutan Perusahaan

    Syukuran HUT ke-44 Tahun, PDC Berkomitmen Melakukan Upaya Terbaik Menjaga Keberlanjutan Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24.com — PT Patra Drilling Contractor (PDC) menggelar syukuran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 di PDC Tower, Jakarta Kamis, 11 September 2025. Di peringatan yang sederhana dan sarat makna itu, sesuai tema Collaborate to Elevate, seluruh elemen perusahaan diajak menjadikan momentum HUT untuk memperkuat semangat sinergi dan kolaborasi di lingkungan perusahaan. Komisaris Utama […]

  • Mak Jang! Harga Minyakita di Pekanbaru Tembus Rp 18 Ribu per Liter, Pedagang Siap-siap Kena Sanksi 

    Mak Jang! Harga Minyakita di Pekanbaru Tembus Rp 18 Ribu per Liter, Pedagang Siap-siap Kena Sanksi 

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di sejumlah titik wilayah Pekanbaru terpantau dijual Rp 18.000 per liter. Angka ini melampaui HET ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter. Kenaikan hampir Rp 3.000 per liter tersebut memicu pengawasan ketat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru bersama Tim Saber Pelanggaran Harga. Kadisperindag Kota […]

expand_less