Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Jatuh ke Laut, Tim Pemadaman Karhutla Tewas di Kepulauan Meranti

Jatuh ke Laut, Tim Pemadaman Karhutla Tewas di Kepulauan Meranti

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Seorang personel pemadam kebakaran Karhutla di Desa Tanjung Padang, Kepulauan Meranti tewas usai jatuh ke laut.

Informasi dirangkum, Jumat (02/08/24), korban berinisial A merupakan anggota Fire Fighter dari Fire Emergency Response Team (FERT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Tragis, korban berinisial A meninggal dunia usai jatuh ke  laut saat melakukan penyedotan air yang digunakan untuk pemadaman karhutla.

Kebakaran lahan di daerah ini sudah menjalar hingga ke bibir pantai sudah memasuki hari ke enam. Tim mengalami k.esulitan pasokan sumber air. Satu-satunya sumber air yang tersedia adalah air laut yang terpengaruh oleh pasang surut.

Korban A sebelum insiden sedang menyedot air laut menggunakan peralatan Damkar dari sebuah tempat yang disebut pos mesin. Pos ini sengaja dibuat di atas pantai guna menyuplai air ke tim pemadam menggunakan selang dengan jarak 50 meter.

Tiba-tiba saja korban A terjatuh ke laut. Ia langsung terseret arus dan tidak dapat diselamatkan. 

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan melalui Kapolsek Merbau, Iptu Jimmy Andre, membenarkan peristiwa tragis yang menimpa salah satu personel Fire Fighter FERT PT RAPP tersebut. Bahkan, kata Jimmy, peristiwa itu terjadi di depan matanya sendiri. 

Menurut Kapolsek, kejadian naas terjadi pada Kamis, 25 Juli 2024 lalu. Korban yang jatuh ke laut diketahui bisa berenang. Namun, usaha kerasnya untuk bertahan sia-sia saat arus air pasang sangat kencang hingga menenggelamkannya.

“Kejadian itu terjadi saat kami melakukan pendinginan terhadap lahan terbakar yang sudah memasuki hari ke enam. Dimana seperti biasa setiap paginya, korban menghidupkan mesin dan menyedot air laut untuk disuplai ke tim pemadam karena memang sumber air tawar tidak ada di tempat itu. Tiba-tiba saja korban terjatuh dan terseret arus air pasang laut yang kencang dan tenggelam,” kata Iptu Jimmy.

Upaya pemadaman api karhutla segera beralih ke pencarian korban. Pencarian dilakukan secara maksimal dan intensif dengan mengerahkan kapal dan helikopter.

Setelah lima jam pencarian yang melelahkan, jasad korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada jarak 100 meter dari tempat ia tenggelam. 

“Terhadap kejadian itu, kami memfokuskan untuk melakukan pencarian terhadap korban, dengan mengerahkan armada laut seperti speedboat dan memantau lewat jalur udara menggunakan helikopter. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah lima jam pencarian,” tuturnya.

Kesedihan meliputi seluruh tim saat jasad korban dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti di Selatpanjang untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diantarkan ke keluarganya di Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan.

Ingatkan Petugas Hati-hati

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kepulauan Meranti, Muhlisin mengatakan pihaknya atas nama pemerintah daerah mengucapkan bela sungkawa terhadap personel FERT PT RAPP yang tewas saat menjalankan tugas memadamkan api. 

Kami yang mewakili pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti turut berdukacita terhadap terjadinya insiden ini. Kami juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dari PT yang ikut berkontribusi memadamkan api dan menanggulangi Karhutla,” kata Muhlisin.

Disebutkan, upaya pemadaman karhutla tetap dilanjutkan dengan penuh kehati-hatian dan dukungan yang lebih kuat untuk memastikan keselamatan semua petugas di lapangan.

“Kami imbau kepada seluruh personel dan petugas gabungan lainnya untuk memperhatikan dan mengutamakan keselamatan saat bertugas di lapangan,” tuturnya. 

Selain itu dia berharap kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan karhutla dengan tidak membakar lahan secara membabi buta dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwenang. 

 

Dia menyampaikan beberapa kendala yang kerap dihadapi dalam upaya pemadaman karhutla di wilayah Kepulauan Meranti, yakni membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai di TKP.
Hal ini dikarenakan karakteristik wilayah yang berpulau dan pemadamannya juga butuh waktu karena kondisi lahan yang bergambut.

 

“Kami harapkan kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena jika sudah terjadi, sangat sulit untuk dipadamkan dan membutuhkan waktu yang lama,” pungkasnya. 

 

Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Tanjung Kelemin, Desa Tanjung Padang, titik api terdeteksi melalui pemantauan CCTV milik PT RAPP. Kebakaran tersebut terjadi di luar areal konsesi PT RAPP Estate Pulau Padang.
Perusahaan mengerahkan 47 personel  Fire Emergency Response Team (FERT) lengkap dengan peralatan pemadaman yang siaga selama 24 jam.

 

Stakeholder Relation Manager PT RAPP untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, Susilo Sudarman mengatakan, bahwa kebakaran yang terjadi di luar areal konsesi PT RAPP Estate Pulau Padang tetap menjadi prioritas bagi tim pemadam perusahaan, dikutip detak24com dari SabangMerauke news. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengedar Sabu dan Ganja Terciduk di Telukbinjai Dumai

    Pengedar Sabu dan Ganja Terciduk di Telukbinjai Dumai

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pengedar inisial ZH alias JY (40) warga Kelurahan Telukbinjai Dumai Timur terciduk dengan barang bukti sabu dan ganja. Polisi menyita BB berupa 4 paket sabu dengan berat kotor 7,69 gram, 1 paket yang ganja berat kotor 3,80 gram,1 blok kertas rokok, 1 buah kotak permen karet, 1 unit handphone Android merk […]

  • Dikira Main Dekat Rumah, Bocah 3,5 Tahun Hilang di Hutan Rao Utara

    Dikira Main Dekat Rumah, Bocah 3,5 Tahun Hilang di Hutan Rao Utara

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PASAMAN, detak24.com. Tim SAR gabungan belum menemukan Haikal (3,5), balita yang dilaporkan hilang di Kampung Aek Kayu Ara Jorong VII Gunung Manahan, Kenagarian Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman. Tim menyusuri hutan dan anak sungai untuk mencari keberadaan korban. Namun, hingga memasuki hari keempat, operasi penyisiran kembali berakhir tanpa hasil, Rabu (08/07/26). Kepala Kantor […]

  • Kedua tersangka di Mapolres Dumai. (f : ist)

    Operasi Malam Minggu, Dua Warga Ratu Sima Dumai Terciduk Miliki 49,46 Gram Sabu 

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sat Resnarkoba Polres Dumai ringkus dua pengedar sabu seberat 49,46 gram di Jalan Jenderal Sudirman. Informasi dirangkum, Senin (25/11/24), kedua pelaku berinisial WR (43) dan HM (44) warga Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan. Mereka terciduk saat hendak mengambil sebuah bungkusan, yang ternyata berisi sabu. Kasatres Narkoba Polres Dumai, AKP M Sodikin […]

  • RUMAH Makan Lubuk Idai Terbakar Ludes Jadi Abu di Pekanbaru

    RUMAH Makan Lubuk Idai Terbakar Ludes Jadi Abu di Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Rumah Makan Lubuk Idai terbakar di jalan lingkaran Komplek Purna MTQ terbakar, Ahad (12/05/24) pagi. Rumah makan Lubuk Idai terbakar tersebut diketahui sudah lama kosong. Tak beroperasi lagi. “Saya lewat dan melihat ada kobaran api yang langsung membesar,” ujar Bambang seorang warga. Api cepat membesar karena bahan bangunan rumah makan tersebut terbuat […]

  • Polisi Kepung Kebun Sawit di Bonai Darussalam, Dua Pelaku Kejahatan Diringkus!

    Polisi Kepung Kebun Sawit di Bonai Darussalam, Dua Pelaku Kejahatan Diringkus!

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Dalam serangkaian operasi di sebuah kebun sawit daerah Bonai Darussalam, polisi menangkap dua pelaku kejahatan. Keduanya langsung digelandang ke mapolsek setempat. Polsek Bonai Darussalam menangkap 2 pria berinisial S (34) & SJ (22) saat transaksi sabu di sebuah kebun sawit Desa Teluk Sono. Bersama tersangka, polisi mengamankan barang bukti sabu 2 paket […]

  • MERANTI OPTIMIS Swasembada Telur, Bupati Adil Sambangi Peternak

    MERANTI OPTIMIS Swasembada Telur, Bupati Adil Sambangi Peternak

    • calendar_month Minggu, 18 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    MERANTI, detak24.com – Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil  meninjau peternakan ayam petelur di Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (17/12/22). Dalam tinjauannya, Bupati Adil terlihat antusias melihat potensi peternakan. Khususnya ayam petelur yang dinilainya telah berkembang sangat signifikan. “Dengan melihat perkembangan ini, saya optimis kita akan segera swasembada telur”, ujar Adil. Hal […]

expand_less