Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dinas PPPA Dumai Kawal Kasus Pencabulan Anak, Datangkan Pengacara dari Pekanbaru

Dinas PPPA Dumai Kawal Kasus Pencabulan Anak, Datangkan Pengacara dari Pekanbaru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Dumai, menyayangkan vonis bebas yang dijatuhkan hakim terhadap terdakwa kasus pencabulan anak inisial M. Instansi tersebut bertekad mengawal proses hukumnya ke jenjang lebih tinggi hingga tuntas, dengan mendatangkan pengacara dari Pekanbaru.

Kepala Dinas PPPA)Kota Dumai, Maini Asna mengatakan, putusan Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Dumai tertanggal 17 Februari 2022, yakni majelis hakim telah memvonis bebas terdakwa M kasus pencabulan anak di bawah umur di Kota Dumai. Putusan tersebut sangat disayangkan, karena dampak perbuatan terdakwa hingga kini para korban masih dalam konseling.

”Kami terus berusaha keras bagaimana terdakwa M mendekam di penjara. Oleh karena jelas terdakwa bertindak melakukan kejahatan seksual di bawah umur,” ujar Maini Asna di ruang kerjanya, Rabu (2/3/2022).

Maini Asna menjelaskan berbagai upaya sedang ditempuh pihaknya, seperti sudah menyurati UPT PPA Pekanbaru, menyurati dan segera mendatangi advokat di Pekanbaru dalam rangka upaya kasasi. Selanjutnya, akan mengajukan masalah tersebut ke Kementerian PPPA RI di Jakarta.

”Sejauh ini Dinas PPPA terus melakukan pendampingan terhadap korban yaitu ketiga anak dan ibunya juga kita terus tingkatkan komunikasi. Pendampingan diantaranya konseling supaya tidak terjadi trauma mendalam pada diri korban apalagi mereka anak-anak dibawah umur. Alhamdulillah, kita ada psikolog anak ya jadi akan terus memberikan motivasi serta semangat terhadap korban supaya tetap kuat dan sehat,” ujarnya.

Berkaca dari permasalahan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur ini, ia mengimbau dan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Terutama mengawasi perkembangan anak-anak dalam keseharian.

Menurut dia, jika dirasa ada kejanggalan atau sesuatu yang dianggap kurang pantas meskipun orangtua kandung atau siapa saja yang berhubungan keluarga, agar secepatnya dilakukan penindakan. Kejahatan seksual terhadap anak bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Termasuk oleh siapa saja yang ada di sekitar, karena tak menutup kemungkinan itu bisa dilakukan orangtua kandung sendiri.

“Untuk itu marilah bersama menjaga anak-anak kita demi masa depan mereka,” ingat Maini Asna.(riaulink/kar)

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegang! Polisi Tembak Mobil Jaringan Narkoba di Siak Riau hingga Terbalik

    Tegang! Polisi Tembak Mobil Jaringan Narkoba di Siak Riau hingga Terbalik

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Siak, detak24.com – Perburuan jaringan narkoba di Jalan Buton, Siak menuju Pekanbaru, Provinsi Riau sangat heroik serta menegangkan. Polisi mengeluarkan tembakan hingga mobil tersangka terbalik dan  berhasil ditangkap.  Petugas kepolisian berusaha memberhentikan pelaku yang berjumlah 2 orang berinisial NAZ dan RIS yang mengendarai mobil Agya warna putih. Polisi sempat menembak kedua ban mobil pelaku, namun […]

  • KALAHKAN Arifin-Armen, Eri Polisi-Ii Optik Juara Fun Turnamen Badminton Internal 352

    KALAHKAN Arifin-Armen, Eri Polisi-Ii Optik Juara Fun Turnamen Badminton Internal 352

    • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 18Komentar

    DURI, detak24.com – Partai final Fun Turnamen Badminton Internal 352 yang berlangsung, Ahad (12/03/23) di Hall Putra Ridho Jalan Swadaya, dimenangkan pasangan ganda putra, Eri Polisi-Ii Optik setelah mengalahkan Arifin-Armen dengan skor 2-1. Sementara itu, juara ketiga diraih oleh pasangan ganda putra lainnya Novrizal-Am Kumis yang mengandaskan perlawanan Dedet-Joni Wardi, 2 set langsung. Atas capaian […]

  • Duka ASN Siak Belum Gajian, Perhiasan Anak dan Istri Terjual, Selalu Bertengkar hingga Terjebak Pinjol 

    Duka ASN Siak Belum Gajian, Perhiasan Anak dan Istri Terjual, Selalu Bertengkar hingga Terjebak Pinjol 

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Belum masuknya gaji ASN di Kabupaten Siak hingga kini, membuat duka dan situasi semakin memburuk. Sebagian ada yang sudah menjual gelang, rantai emas anak dan istri. Paling menggores hati, ada yang ribut dengan istri, karena sudah tidak ada apa apa di rumah. Bahkan, ada yang nekat meminjam uang melalui pinjaman online (pinjol). […]

  • Truk Tangki Lindas Pejalan Kaki hingga Tewas di Desa Palas Pangkalan Kuras 

    Truk Tangki Lindas Pejalan Kaki hingga Tewas di Desa Palas Pangkalan Kuras 

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Satu unit truk tangki melindas pejalan kaki hingga tewas di Desa Palas, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Informasi dirangkum, Sabtu (09/11/24), insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur KM 93, Jumat (08/11/24) sekitar pukul 16.26 WIB petang. Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan dan dua pejalan kaki, yang mengakibatkan satu pejalan kaki […]

  • Bilang Polisi Bodoh, Pencuri Emas Terciduk Usai Live TikTok 

    Bilang Polisi Bodoh, Pencuri Emas Terciduk Usai Live TikTok 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PADANG PARIAMAN, detak24com – Pelaku pencurian emas seberat 32 gram dan ponsel di Padang Pariaman, yang buron sejak 7 November 2025 dibekuk setelah live TikTok. Pelaku berinisial FRE (27) alias Mamat diamankan di Pandeglang, Banten, pada Rabu (12/11/25) sekitar pukul 16.00 WIB. Mamat diketahui merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi pada Jumat (07/11/25) dini hari […]

  • Potret Miris Rumah Penuh Sejarah Douwes Dekker di Lebak

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    detak24.com – Temboknya sudah ditumbuhi lumut. Pintu dan ventilasi hancur. Lantainya pun telah ditumbuhi rumput liar yang tinggi. Dinding berlubang. Catnya sudah mengelupas. Bahkan bangunannya sudah tidak berdiri sempurna lagi. Ratusan tahun lalu, rumah itu merupakan tempat tinggal Eduard Douwes Dekker. Dia adalah Asisten Residen masa Kolonial Belanda yang bertugas di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi […]

expand_less