Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Ibu Dua Anak Dicerai Usai Suami Lulus PPPK, Kisah Fitri Viral Medsos 

Ibu Dua Anak Dicerai Usai Suami Lulus PPPK, Kisah Fitri Viral Medsos 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ACEH, detak24com – Melda Safitri (33) terpaksa tinggal di rumah orangtua usai dicerai suami. Ayah anak-anaknya itu meninggalkan mereka usai lulus PPPK.

Kisah pilu seorang wanita asal Aceh Singkil, Melda Safitri atau akrab disapa Fitri, viral di media sosial usai mengaku diceraikan suaminya dua hari sebelum pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Satpol PP.

Video kepergian Fitri bersama dua anaknya yang diantar para tetangga dengan mobil L300, diunggah akun Facebook Rita Sugiarti Ricentil Panggabean, dan telah ditonton lebih dari 2,6 juta kali tayangan.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, Fitri tampak meninggalkan rumah sewa tempat ia tinggal bersama dua anaknya di Desa Siti Ambia Dalam, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Ia pulang ke rumah orang tuanya di Aceh Selatan usai resmi diceraikan.

“Tidak ada wanita yang ingin jadi janda, apalagi yang berawal dari cinta. Aku sudah bertahan hebat untuk melawan rasa sakit dan malu, tapi sekarang aku sadar bahwa jalan terbaik adalah perpisahan,” tulis keterangan dalam video yang viral itu.

Dicerai Dua Hari Sebelum Pelantikan PPPK

Dalam wawancara terbaru dengan Serambinews.com, Fitri menuturkan bahwa perceraian terjadi pada 15 Agustus 2025, sementara suaminya dilantik sebagai PPPK Satpol PP Aceh Singkil pada 17 Agustus 2025.

“Dia karena mau jabatan, dia tinggalkan saya. Padahal kami dulu berjuang sama-sama. Saya berharap kalau dia dilantik bisa bantu perekonomian sedikit-sedikit, tapi begitu dapat rezeki malah menceraikan saya. Kalau memang mau cerai kenapa tidak dari dulu,” ujar Fitri lirih, Rabu (22/10/25).

Fitri mengaku perdebatan berawal dari masalah sepele, ketika suaminya marah karena tidak ada lauk di rumah.

Dia pulang kerja marah-marah, tanya kenapa nggak ada nasi, nggak ada lauk. Padahal memang di rumah tidak ada uang belanja sama sekali,” ujarnya.

Pertengkaran kecil itu memuncak hingga suaminya melontarkan kata talak.

“Dia bilang ‘kamu meledak, saya ceraikan satu, dua, tiga, empat, lima’, terus pergi bawa baju dan nggak pulang lagi,” cerita Fitri.

Beli Sendiri Baju Pelantikan Korpri

Sebelum peristiwa pahit itu, Fitri masih ikut membantu menyiapkan baju dan atribut pelantikan Korpri untuk suaminya. Semua itu dibeli dari hasil ia berjualan cabai dan sayuran di pasar.

“Baju pelantikan itu saya yang belikan dari hasil jualan. Saya bantu dia dari nol, dari belum kerja sampai bisa lulus PPPK. Tapi justru saya ditinggal,” keluhnya.

Kini Fitri tinggal di rumah orang tuanya di Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, bersama dua anak mereka.

Dukungan Warganet

Setelah kisahnya viral, Fitri mendapat banjir dukungan dan simpati dari warganet, termasuk dari sejumlah konten kreator Facebook profesional FB Pro yang ikut menyuarakan kisahnya.

Tak hanya itu, Gerakan Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak (Gernas PPA) juga menyatakan siap mendampingi Fitri untuk mendapatkan keadilan.

Buat Ibu Fitri, kami siap mendampingi. Nanti Korwil Aceh Gernas PPA akan menemui Anda. Kita juga siap berjuang bersama AMSA untuk memperjuangkan Ibu dan anak-anak agar suami Ibu mendapat pelajaran,” ujar Rica Parlina, Wakil Ketua Umum Gernas PPA, dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).

Dilihat Serambinews.com dari akun Facebook Fitri dengan akun Safitri Alshop Aceh, sejumlah warganet menawarkan bantuan berupa modal usaha baik berupa uang hingga barang.

Fitri pun menyambut baik dukungan tersebut. “Terima kasih teman-teman, atas bantuannya, semoga bisa membantu kami lebih baik,” ungkap Fitri.

Masih Tunggu Proses Hukum

Fitri mengatakan saat ini proses perceraiannya masih dalam tahap administrasi di kantor desa dan akan segera dilanjutkan ke Mahkamah Agung setelah masa idah selesai.

Saya sudah minta biar langsung dinaikkan ke pengadilan, jangan digantung-gantung. Katanya nanti setelah masa idah habis baru bisa dinaikkan berkasnya,” jelasnya.

Meski mengaku kecewa, Fitri tetap berharap ke depan bisa fokus membesarkan anak-anaknya dan melanjutkan hidup.

“Saya cuma minta keadilan. Saya tidak mau dendam, tapi biar ini jadi pelajaran. Harta, pangkat, jabatan tidak dibawa mati. Hargailah perempuan yang menemani dari nol,” pungkasnya dikutip dari Tribunnews. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAMPU Mati Berjam-jam, Warga Pekanbaru Padati Mall untuk Ngadem dan Cas Hp

    LAMPU Mati Berjam-jam, Warga Pekanbaru Padati Mall untuk Ngadem dan Cas Hp

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Gangguan listrik di daerah Sumatera Selatan berdampak terhadap pemadaman sejumlah wilayah Pekanbaru. Pemadaman yang terjadi berjam-jam tersebut menimbulkan keresahan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Akibatnya, sejumlah warga Pekanbaru memilih untuk pergi ke mall untuk ngadem dan mendapatkan kenyamanan. Seperti disampaikan Rini, salah seorang pengunjung Mal Ska Pekanbaru. Ia mengaku pergi ke Mall Ska […]

  • Jaringan Sulthan Malaysia, Oknum Polisi Sumsel Diduga Beking Narkoba di Riau 

    Jaringan Sulthan Malaysia, Oknum Polisi Sumsel Diduga Beking Narkoba di Riau 

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Briptu Apriadi Wahyudi (AW), oknum polisi Polres Musi Rawas Utara, yang ditangkap dalam kasus narkoba di Riau jaringan Sulthan Malaysia, dijemput Propam Polda Sumsel. Dia dijemput setelah tak masuk kerja selama 6 bulan, serta positif narkoba. Penjemputan dilakukan langsung Propam Polda Sumsel  ke Polda Riau. Wahyudi dijemput untuk menjalani proses hukum terkait […]

  • LAKAKERJA di PHR Minas Akibat Pompa Minyak Meledak, Begini Kronologinya Versi PT Elnusa

    LAKAKERJA di PHR Minas Akibat Pompa Minyak Meledak, Begini Kronologinya Versi PT Elnusa

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    MINAS, detak24com – Lakakerja di PT PHR yang menyebabkan empat karyawan PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK) kritis ternyata disebabkan pompa minyak meledak. Diberitakan, lakakerja terjadi di area Blok Rokan, tepatnya di Pit Optimazation Area Gathering Station (GS 1) Minas CAPS PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada Kamis (8/6/2023). Menyebabkan, tiga karyawan PT Elnusa kritis dan […]

  • Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite dan Solar per 1 April 2026, Ini Rinciannya!

    Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite dan Solar per 1 April 2026, Ini Rinciannya!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menerbitkan kebijakan pembatasan kuota dan konsumen terkait pembelian Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite dan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar. Hal ini tercantum dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026, yang diberlakukan mulai 1 April 2026. Dalam beleid tersebut, kebijakan ini mempertimbangkan hasil […]

  • Pengungsi Rohingya Kabur dari Penampungan Pekanbaru, Wewenang Kesbangpol

    Pengungsi Rohingya Kabur dari Penampungan Pekanbaru, Wewenang Kesbangpol

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24. com – Sebanyak 26 orang pengungsi Rohingya kabur dari rumah penampungan D’COP 2, di Jalan Cipta Sari, Kota Pekanbaru, Riau. Padahal, pengungsi Rohingya itu baru saja dipindahkan dari Aceh. Namun, baru beberapa hari saja, mereka menghilang dari penampungan. Belum diketahui kemana arah kaburnya para pencari suaka itu. PLH Kadiv Imigrasi Kemenkumham Riau, Darmunansyah […]

  • CALEG PKS DPR-RI Elidanetti SH MH Dapat Dukungan IKEDA Duri 

    CALEG PKS DPR-RI Elidanetti SH MH Dapat Dukungan IKEDA Duri 

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 2Komentar

    DURI, detak24.com – Dukungan untuk Elidanetti SH MH, caleg PKS untuk DPR-RI dapil Riau 1 nomor urut 7 terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat.  Yang terbaru, IKEDA (Ikatan Keluarga Daerah Agam) Duri turut memberikan dukungan untuk memenangkan Elidanetti duduk di Senayan.  Dukungan pemenangan ini disampaikan langsung Amril BS bersama sejumlah pengurus IKEDA Duri seperti Muharnis […]

expand_less