Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Angkut Bawang Ilegal dari Malaysia, BC Dumai Tangkap Tiga ABK dan Nahkoda KM Alfatihah

Angkut Bawang Ilegal dari Malaysia, BC Dumai Tangkap Tiga ABK dan Nahkoda KM Alfatihah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Petugas Bea Cukai Dumai menangkap tiga ABK dan nahkoda KM Alfatihah dalam kasus penyelundupan bawang ilegal. Ketiganya langsung dijebloskan ke penjara.

Kegiatan pengawasan rutin dilakukan oleh Bea Cukai untuk menjaga wilayah NKRI. Pada hari Kamis tanggal 04 September 2025, berhasil menegah kapal penyelundup bawang ilegal.

Baca juga : Dua Tekong Terciduk, BC Dumai Amankan Belasan PMI dan Ribuan Batang Kayu Teki di Perairan Sinaboi 

Bea Cukai bekerjasama dengan tim gabungan terdiri dari, Direktorat P2, Kanwil DJBC Riau, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Pangkalan Sarana Operasi BC Tj Balai Karimun, KPPBC TMP B Dumai, dan Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC 8006.

“Speed Boat BC 1017 KPPBC Dumai
telah melakukan penindakan terhadap 1 (satu) unit sarana pengangkut KM Alfatihah yang kedapatan membawa sekitar 2.500 bags berisi bawang ilegal dari Kuala Linggi (Malaysia) menuju Dumai,” ujar Kepala BC Dumai melalui Kasi PLI, Dedi Husni, Senin (08/09/25).

Adapun kronologis penindakan dijabarkannya yaitu, berdasarkan informasi masyarakat bahwa akan ada penyelundupan bawang secara ilegal dari Kuala Linggi (Malaysia) menuju Dumai (Indonesia) oleh sarana pengangkut KM Alfatihah pada hari Kamis tanggal 04 September 2025.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring
Sriwijaya BC-8006 beroperasi menuju perairan yang diperkirakan akan dilewati oleh kapal target dan dibantu berupa pantauan kapal target oleh Puskodal.

“Sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC- 8006 menemukan KM Alfatihah di Perairan Tanjung Medang (02°04’06″ U /101°50’18″ T) untuk kemudian dilakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap kapal tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara ditemukan barang berupa bawang.
Dikarenakan kondisi cuaca dan ombak yang buruk serta KM Alfatihah mengalami kebocoran di beberapa titik, Tim Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC-8006 tidak dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga Tim Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC-8006 melakukan pengawalan terhadap KM Alfatihah beserta muatan untuk dibawa menuju dermaga Dumai.

Untuk mengatasi kebocoran pada KM Alfatihah, Tim Satuan Tugas Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya BC-8006 meminta bantuan kepada speed boat BC 1017 milik Bea Cukai Dumai untuk membawakan alkon dan membantu melakukan pengawalan.

“Sebagai langkah pengamanan, nakhoda dan 1 ABK KM Alfatihah diamankan di
BC-8006. Sedangkan 4 ABK BC-8006 serta 1 ABK KM Alfatihah mengemudikan
kapal tegahan menuju Bea Cukai Dumai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Hari Jumat tanggal 05 September 2025 sekitar pukul 03.30 WIB, kapal KM Alfatihah berhasil dibawa ke pelabuhan Pokala Dumai dan diserahterimakan kepada penyidik Bea Cukai Dumai.

Kemudian, atas serah terima tersebut dilakukan pembongkaran serta pencacahan, yang berdasarkan perhitungan dari pencacahan didapati sejumlah sekitar 2.500 bags berisikan bawang merah. Setelah itu, dilakukan penyimpanan barang hasil penindakan
dan pemeriksaan tersangka di Bea Cukai Dumai.

“Setelah dilakukan pemeriksaan ditetapkan 3 orang tersangka berinisial IZ, AI dan S. Ketiga tersangka tersebut telah dilakukan penitipan tahanan di Rutan Kelas II B Dumai,” pungkasnya.

Bea Cukai terus berkomitmen menjalankan perannya sebagai Community Protector dan Revenue Collector yaitu melindungi masyarakat dari barang-barang yang dibatasi/dilarang serta mengamankan penerimaan negara melalui penegakan hukum di bidang Kepabeanan dan Cukai.

BC Dumai juga bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya akan selalu berkomitmen untuk menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, demi menjadikan
Dumai Kota Idaman, serta menuju Indonesia Emas 2045. (Rls)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penangkapan Narkoba Terbaru : Pemilik Sabu dan Ineks Dibekuk di Jalan Swadaya Tuah Madani Pekanbaru 

    Penangkapan Narkoba Terbaru : Pemilik Sabu dan Ineks Dibekuk di Jalan Swadaya Tuah Madani Pekanbaru 

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pengedar terciduk dengan barang bukti sabu dan ineks, di Jalan Swadaya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru. Polsek Payung Sekaki Pekanbaru menangkap pria berinisial RY alias Rulli (32) yang menjadi pengedar narkoba di wilayah tersebut. Sebanyak 36 paket kecil sabu siap edar dan 4 butir pil ekstasi turut diamankan dari […]

  • LIMA Ruko dan Satu Rumah Terbakar di Seijering Talukkuantan 

    LIMA Ruko dan Satu Rumah Terbakar di Seijering Talukkuantan 

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Lima unit ruko dan satu buah rumah terbakar dilalap si jago merah di Kelurahan Sei Jering Talukkuantan, Kejadian ini menelan kerugian ditaksir Rp 1 miliiar rupiah. Data dirangkum di Mapolres Kuansing, Rabu (03/04/24), kejadian Ruko dsn rumah terbakar tersebut terjadi Selasa (02/04/24). Beruntungnya kebakaran hebat ini tidak ada menelan korban jiwa. Api […]

  • Viral Seleksi Sekda Dumai, Ada Calon Mundur hingga Isu Pemenang Sudah Dikantongi Wako!

    Viral Seleksi Sekda Dumai, Ada Calon Mundur hingga Isu Pemenang Sudah Dikantongi Wako!

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Assesmen jabatan Sekda Kota Dumai menuai sorotan publik. Sejumlah kalangan menilai seleksi hanya sebatas formalitas, lantaran nama pemenang disebut-sebut sudah dikantongi Wako. Informasi dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, sejumlah peserta seleksi bahkan sudah pesimis dengan hasil akhir. Mereka menilai Panitia Seleksi (Pansel) Sekda tidak sepenuhnya independen, sehingga proses yang semestinya berbasis meritokrasi […]

  • Saraf Kejepit Kambuh, Warga Pekanbaru Terkapar di Jalan

    Saraf Kejepit Kambuh, Warga Pekanbaru Terkapar di Jalan

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Seorang warga Pekanbaru tumbang di jalan gegara saraf kejepit kambuh. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit. Warga Jalan Uka, Perumahan BSD bernama Rinaldi (52) terkapar di pinggir Jalan Naga Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Senin (24/10/22) pagi. Saat itu ia sedang membonceng istrinya dengan sepeda motor. Tiba-tiba saja penyakit saraf terjepitnya kambuh. Ia […]

  • Gegara Judol dan Pinjol, Rampok Sadis Tikam Kasir PT MPT Pelalawan 27 Kali, Korban Sempat Kirim Foto ke WAG 

    Gegara Judol dan Pinjol, Rampok Sadis Tikam Kasir PT MPT Pelalawan 27 Kali, Korban Sempat Kirim Foto ke WAG 

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Polisi membekuk seorang rampok ganas berinisial JA (27), di Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Pelalawan. Dalam aksinya, pelaku menikam korban hingga 27 kali hingga kritis. Aksi perampokan sadis di Kantor PT MPT (Malika Putri Tunggal), Jalan Lintas Timur Km 43, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan pada Rabu (17/06/26) petang, […]

  • PENAMBANG Emas Liar di Kuansing Ditemukan Tewas, Tertimbun Longsor 15 Meter

    PENAMBANG Emas Liar di Kuansing Ditemukan Tewas, Tertimbun Longsor 15 Meter

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KUANSING, detak24com – Deni Murdani (30), penambang emas tanpa izin (PETI) di Benai Kuantan Singingi, yang tertimbun akhirnya ditemukan meninggal, Kamis (14/9/2023). Korban sebelum ditemukan sempat terkubur selama 15 jam di area pertambangan. Doni, diketahui warga asal Desa Jaya Kopah. Sebelum mengalami nasib naas, korban bersama rekan-rekannya melakukan penambangan emas ilegal di Desa Munsalo Kopah, […]

expand_less