DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Harimau Pemangsa Manusia di Teluk Meranti Pelalawan Masuk Perangkap BBKSDA 

Harimau pemangsa manusia masuk perangkap di Teluk Meranti, Pelalawan. f : ist

PELALAWAN, detak24com – Upaya mitigasi yang dilakukan BBKSDA) Riau terhadap konflik harimau dan pekerja akasia di Teluk Meranti, Pelalawan membuahkan hasil. Seekor harimau remaja masuk perangkap (box trap), pada Senin (110//08/23) lalu.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono menjelaskan, harimau ini sebelumnya sempat terekam camera trap yang dipasang tim lapangan pasca laporan serangan terhadap pekerja.  Menindaklanjuti tangkapan kamera tersebut, tim patroli kemudian lanjut memasang box trap yang diisi umpan kambing.

“Setelah kamera memotret seekor harimau remaja, kami segera memasang box trap. Pada 11 Agustus sekitar pukul 16.00 WIB, satwa tersebut berhasil masuk ke perangkap,” ujarnya dirilis, Kamis (14/08/25).

Harimau yang tertangkap tersebut diperkirakan berusia lima tahun dan langsung menjalani pemeriksaan awal di lokasi dengan mengambil sampel darah, feses, dan ludah untuk diuji di laboratorium di Dharmasraya, Sumatera Barat.

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat DNA manusia pada tubuh atau kotoran harimau, yang bisa menguatkan dugaan keterkaitan dengan kasus serangan terhadap pekerja,” jelasnya.

Dia mengatakan, korban merupakan pekerja perusahaan dan mengalami luka serius akibat serangan harimau seperti luka garukan di kepala dan patah tulang pada lengan kiri, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Sambil menunggu hasil uji laboratorium, saat ini harimau tersebut dititipkan sementara pada pusat penyelamatan satwa di Sumatera Barat.

BBKSDA Riau juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pusat rehabilitasi harimau sumatera, untuk menentukan langkah selanjutnya. “Jika hasilnya sudah keluar, kami akan mencari lokasi tempat harimau untuk kembali dilepasliarkan,” pungkasnya. (Red)

Editor : Kar