Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Risma-Gibran Disodorkan ke DKI, Proyek Politik PDIP Menuju 2029

Risma-Gibran Disodorkan ke DKI, Proyek Politik PDIP Menuju 2029

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (DETAK24.C0M) – PDI Perjuangan mengorbitkan sejumlah kadernya yang kemungkinan diusung dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2024. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sempat menyebut nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Dua nama itu kemungkinan berpeluang ajukan partainya pada Pilkada DKI mendatang.

“Bu Risma dalam kepemimpinan selama dua periode di Kota Surabaya mampu menunjukkan perubahan yang signifikan. Mas Gibran beliau sudah terpilih sebagai Wali Kota Solo tentu saja harus juga membuktikan bagaimana kepemimpinan Mas Gibran,” kata Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Jumat (7/1).

Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai Gibran dan Risma menjadi dua nama potensial bisa diusung PDIP di Pilgub DKI. Baginya, kedua nama itu bisa dijadikan persiapan suksesi jangka panjang kader PDIP untuk maju di Pilpres 2029.

“Namanya obsesi proyeksi atau suksesi lah [bagi PDIP] ke depan, proyeksi politik ke depan ya, untuk siap kontestasi pada level nasional di Pilpres 2029. Wajar saja kalau ada niatan itu,” kata Karyono kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (8/1).

Semantara, Karyono mengatakan PDIP saat ini tengah melakukan investasi politik stok kadernya untuk maju tingkat nasional ke depan. Baginya, suksesi itu bisa dilakukan dengan menempatkan kader-kader potensial di posisi strategis. Salah satunya di jabatan Gubernur DKI Jakarta.

Baginya, posisi gubernur DKI Jakarta sangat ‘seksi’ ketimbang kepala daerah lain di Indonesia. Sebab, tokoh yang menempati posisi itu potensial menjadikan ‘batu loncatan’ untuk maju sebagai capres atau cawapres di Pilpres berkaca kasus Joko Widodo saat ini.

Sebelum menjadi Presiden, Jokowi sempat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta 2012-2014. Jauh sebelum itu, Ia sempat menjabat sebagai Wali Kota Solo.

“Nambah stok kader yang siap di usung dalam kontestasi politik nasional 2029 . Ya benar batu loncatan, kalau kita berkaca Pak Jokowi kan dari Wali Kota Solo, terus Gubernur DKI dan jadi presiden,” kata dia.

“Artinya sudah punya modal sosial untuk maju capres-cawapres, sudah punya legasi dan record. Penjabat di DKI jakarta memang sebagai modal untuk berkontestasi di level nasional,” tambah dia.

Meski demikian, Karyono mengatakan PDIP harus melihat pelbagai faktor untuk memutuskan kedua nama itu sebelum memutuskan Cagub DKI definitif. Baik dari sisi rekam jejak maupun elektabilitas tiap kadernya. Sebab, masyarakat di DKI Jakarta sendiri dinilai pemilih rasional.

“Tapi tergantung dinamika berkembang beberapa waktu ini. Apakah pertimbangan elektabilitas. Siapa dua kader itu yang punya probabilitas menang. Mana yang lebih tinggi elektabilitas Dari situ bisa dibaca dan di prediksi seberapa besar memenangkan kontestasi,” kata Karyono.

Peneliti Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati mengatakan PDIP kemungkinan sudah mempersiapkan skenario kedua tokoh itu untuk maju sebagai Capres di Pemilu 2029 mendatang.

Baginya, tokoh yang bisa menguasai Jakarta kemungkinan besar dapat menjadi pemimpin nasional.

“Karena lagi-lagi Jakarta jadi barometer politik Indonesia. Bila menguasai Jakarta bisa jadi pemimpin masa depan. Nah makanya dipersiapkan dari sekarang dengan menyiapkan dua kandidat itu,” kata Wasisto.

Wasisto mengatakan baik Gibran dan Risma masuk dalam tahapan suksesi PDIP ke depan. Suksesi itu berguna untuk mempertahankan posisi PDIP mempertahankan kekuasaan.

Khusus untuk Gibran, kata Wasis, terus didorong oleh PDIP mengisi jabatan yang lebih tinggi selagi Jokowi masih berkuasa sebagai Presiden.

“Makanya kalau Jokowi gak berkuasa bisa saja citra Gibran memudar. Selagi Jokowi berkuasa dan Gibran masih ada kans ke depan didorong terus,” kata Wasis.

Sementara Risma, PDIP menilai potensi Risma sebagai Menteri Sosial kurang maksimal saat ini. Sehingga, kursi sebagai Cagub DKI Jakarta dipercaya bisa memaksimalkan potensi Risma sebagai pemimpin. “Sehingga wajar itu didorong jadi gubernur,” kata Wasis.(net)

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (20)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Ribuan Warga TNTN Pelalawan Geruduk Kejati Riau

      Ribuan Warga TNTN Pelalawan Geruduk Kejati Riau

      • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Aksi demonstrasi besar terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru tepat di depan Kejati Riau, Kamis (20/11/25). Ribuan massa dari berbagai organisasi masyarakat menuntut kejelasan status lahan sawit milik warga yang disebut berada di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Diperkirakan lebih dari 3.000 orang ikut turun ke jalan. Mereka membawa spanduk, bendera […]

    • ATUK-ATUK Warga Jayamukti Berani Gasak Besi Tua Pertamina Dumai, Terpaksa Diangkut ke Kantor Polisi

      ATUK-ATUK Warga Jayamukti Berani Gasak Besi Tua Pertamina Dumai, Terpaksa Diangkut ke Kantor Polisi

      • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      DUMAI, detak24com – Seorang lelaki paruhbaya ditangkap polisi atas tuduhan mencuri besi tua milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Dumai. Warga Jayamukti berinisial RL (57) dituding mengambil besi tua milik perusahaan pelat merah itu sekitar 500 Kg. Sehingga, Pertamina mengalami kerugian Rp 9 juta.  Selain menangkap atuk-atuk tersebut, aparat juga mengamankan barang bukti […]

    • Urus KTP, SIM-STNK hingga Naik Haji di Riau Wajib Terdaftar BPJS

      Urus KTP, SIM-STNK hingga Naik Haji di Riau Wajib Terdaftar BPJS

      • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      Pekanbaru, detak24.com – Pemerintah Provinsi Riau menargetkan awal tahun depan seluruh masyarakat Riau mendapat layanan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Zainal Arifin kepada media Selasa (5/7/2022) di Pekanbaru. Karena itu, Zainal meminta masyarakat segera mendaftarkan sebagai peserta agar terlayani jaminan kesehatannya. Pihaknya juga akan terus […]

    • Rapat Kapolri dengan Komisi III DPR. F : ANTARA

      Indeks Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri Turun Drastis, Survei IPI

      • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
      • account_circle Redaksi
      • 11Komentar

      Jakarta, detak24.com – Indikator Politik Indonesia mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri sebesar 54,2 persen. Hasil tersebut berdasarkan survei yang dilakukan dari tanggal 11-17 Agustus 2022. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, kepercayaan publik itu sangat dinamis dan dipengaruhi oleh persepsi atas kinerja dan isu yang terkait. “Kepolisian yang tahun lalu peringkat pertama itu […]

    • SPESIALIS Maling Rokok Bongkar Lima Kedai di Bengkalis

      SPESIALIS Maling Rokok Bongkar Lima Kedai di Bengkalis

      • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BENGKALIS, detak24com – Satreskrim Polres Bengkalis membeku seorang maling rokok di sejumlah kedai wilayah Bengkalis, serta dua orang penadahnya. Kapolres Bengkalis melalui Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma kepada awak media, dirilis, Sabtu (06/04/24) mengatakan, penangkapan ketiga tersangka pada Rabu 3 April 2024. “Pelaku berinisial SS (21) yang diduga telah melakukan aksi pencurian di 5 TKP, […]

    • Nganggur Dua Tahun, Lahan Bersertifikat Terancam Diambil Negara

      Nganggur Dua Tahun, Lahan Bersertifikat Terancam Diambil Negara

      • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Pihak istana buka suara soal rencana pengambilalihan tanah bersertifikat yang tidak dimanfaatkan selama dua tahun. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong keadilan agraria dan mencegah konflik akibat lahan terlantar. “Lahan terlantar ini bisa menimbulkan konflik agraria karena dibiarkan sekian lama. Saat ada orang lain yang menduduki, kemudian terjadi konflik agraria,” ujar Kepala Komunikasi […]

    expand_less