Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Ngeri, Daftar THL Bayar 50 Juta di RSD Madani Pekanbaru 

Ngeri, Daftar THL Bayar 50 Juta di RSD Madani Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Ratusan THL non-database mengadu ke Wako Pekanbaru usai diberhentikan. Mereka mengaku setor puluhan juta untuk bisa bekerja di RSD Madani.

Dalam penuturannya, para THL banyak menyebut nama, bahkan dari menyetor ke sesama THL yang duluan bekerja di RSD Madani sampai menyetor ke beberapa pejabat aktif di RSD Madani.

Bahkan, kebanyakan dari para THL menyetor ke sesama THL kemudian menemui pejabatnya.

Salah satu nama yang paling banyak disebut adalah berinisial R.

“Saya setor ke Pak R, Rp 35 juta,” kata salah seorang THL di hadapan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho kemarin.

Penelusuran CAKAPLAH.com, diduga yang dimaksudkan oleh para THL adalah RM yang saat ini menjabat sebagai Kabid Sumber Daya Informasi, RSD Madani Dinkes Pekanbaru.

Selain nama R, para THL ada juga menyebut beberapa nama pejabat lainnya, hingga nama THL di lingkungan RSD Madani untuk menyetorkan sejumlah uang mulai dari Rp 15 juta sampai tertinggi Rp 50 juta untuk bisa bekerja.

Para THL tersebut mengaku bahwa di antara mereka yang diberhentikan, sudah bekerja 1 tahun dan ada juga yang 3 tahun atau lebih.

Diberitakan sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan akan menindak tegas praktik dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani.

Sebelumnya, ia menerima langsung laporan dari para ratusan THL non-database yang menyampaikan keluhan dan pengakuan bahwa mereka pernah diminta membayar uang antara Rp 15 juta hingga Rp 50 juta oleh oknum agar bisa bekerja di RS tersebut.

“Saya terkejut dan prihatin. Praktik seperti ini tidak bisa dibiarkan. Saya pastikan, Pemko akan menelusuri nama-nama yang dilaporkan. Jika terbukti, akan kami serahkan ke aparat penegak hukum,” tegas Agung, Selasa (22/7/2025).

Agung juga mengungkap dugaan praktik percaloan yang melibatkan pejabat aktif dan mantan pejabat di RS Madani. Bahkan, disebut-sebut nama mantan Direktur RS, Arnaldo. Ia menegaskan akan membenahi sistem rekrutmen agar lebih bersih dan transparan.

“Pemerintah harus hadir, dan hari ini saya hadir untuk mendengar langsung suara masyarakat. Saya tidak ingin sistem kepegawaian tercemar praktik curang. Pekanbaru harus jadi rumah yang adil dan bermartabat,” ucap Agung.

Diberitakan sebelumnya, ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) Rumah Sakit Daerah (RS) Madani Pekanbaru menyampaikan aspirasi dan laporan kepada Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen pegawai.

Mereka mengaku telah membayar sejumlah uang untuk bisa bekerja, namun tetap diberhentikan sejak 1 Juli 2025 karena tidak tercatat dalam database resmi Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Para THL ini bukan keberatan karena kontraknya tidak diperpanjang atau dipindahkan ke tempat lain, tapi karena mereka sudah membayar sejumlah uang kepada oknum. Mereka datang untuk mengadu dan mempertanyakan kenapa tetap diberhentikan,” ujar Walikota Agung usai pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Walikota, Tenayan Raya, Senin (21/7/2025).

Berdasarkan laporan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, sekitar 300 THL RS Madani tidak tercatat dalam database kepegawaian resmi.

Karena itu, kontrak kerja mereka tidak diperpanjang. Sementara itu, ada 300 pegawai non-PNS lainnya yang sudah masuk database dan tetap dipertahankan bekerja di RS Madani, terdiri dari 104 tenaga kesehatan dan 196 tenaga non-kesehatan.

Meski tidak diperpanjang di RS Madani, Agung memastikan bahwa para pegawai non-database tersebut tidak akan dibiarkan menganggur. Mereka akan dialihkan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, kelurahan, atau unit pelayanan publik lainnya.

“Kita sedang mendata seluruh OPD yang bisa menampung mereka. Intinya, saya tidak memecat. Kita alihkan supaya mereka tetap bekerja dan bisa terus melayani masyarakat,” imbuh Wako, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • NGERI! Ada Sayur Lodeh Berisi Potongan Jari Orang, Masih Misterius

    NGERI! Ada Sayur Lodeh Berisi Potongan Jari Orang, Masih Misterius

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PENEMUAN  jari manusia di dalam sayur lodeh di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah terkonfirmasi berdasar pemeriksaan dokter. Jari manusia dalam sayur lodeh di NTT itu merupakan potongan ibu jari yang masih ada kukunya. “Kita sudah tanya langsung ke dokter juga, dan sudah ada konfirmasi dari dokter bahwa itu benar potongan jari manusia,” kata Kepala Polres Belu, AKBP […]

  • Adel Posting Kedekatan Bersama Mendiang Eril

    Adel Posting Kedekatan Bersama Mendiang Eril

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    Bandung, detak24.com – Sahabat Emmeril Kahn Mumtadz, Adela Amandari atau yang akrab disapa Adel saat ini kerap menjadi sorotan, Rabu (29/06/22). Sejumlah postingan Adel di Instagram kerap dinantikan para netizen. Apalagi jika postingan tersebut berkaitan dengan Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril anak Ridwan Kamil. Sudah pasti postingan Adel tentang Eril menjadi perbincangan. Seolah tak mau […]

  • Imigrasi Dumai Tahan Warga Jerman, Over Stay-Hendak ke Malaka

    Imigrasi Dumai Tahan Warga Jerman, Over Stay-Hendak ke Malaka

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    DUMAI, detak24.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai menahan serta menunda keberangkatan warga Jerman inisial MH dari Indonesia. Ia terbukti melewati izin tinggal (overstay) selama 28 hari pada Sabtu (10/09/22). Pemeriksaan tersebut dibuktikan saat MH akan melakukan perjalanan ke Malaka dengan menggunakan kapal Indomal Kingdom pukul 09.00 WIB dari tempat pemeriksaan Imigrasi Dumai. Kepala […]

  • ASTAGA! Ibu Hamil dan Suami Dagang Sabu di Batsol Bengkalis

    ASTAGA! Ibu Hamil dan Suami Dagang Sabu di Batsol Bengkalis

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Seorang ibu hamil inisial DS (23) dan suaminya AZ (32) diringkus Ditresnarkoba Polda Riau lantaran kedapatan mengedarkan sabu. Keduanya ditangkap di rumahnya Jalan Sukajadi, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis. Ibu hamil 5 bulan itu terpaksa akan melahirkan anak kelimanya di balik jeruji besi. Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, petugas mengamankan […]

  • PEDAGANG Pasar Bundaran Tolak Relokasi, Bentuk Organisasi PPPB

    PEDAGANG Pasar Bundaran Tolak Relokasi, Bentuk Organisasi PPPB

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DUMAI,  detak24.com – Terkait isu pemindahan pedagang Pasar Bundaran ke Pasar Kelakaptujuh, menuai penolakan. Guna mengambil sikap tegas, para ‘panggaleh’ itu membentuk kepengurusan. Bertempat di Cafe Kajai Jalan Sudirman Dumai, Rabu (08/02/23), sebanyak 26 pedagang Pasar Bundaran menyamakan suara serta mempererat kekompakan dengan membentuk Persatuan Pedagang Pasar Bundaran (PPPB). Dihadiri langsung oleh pemilik Pasar Bundaran, […]

  • TERJEBAK Tiga Jam, Supir Truk Tewas dalam Lumpur di Jalan Riau

    TERJEBAK Tiga Jam, Supir Truk Tewas dalam Lumpur di Jalan Riau

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 3Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang supir truk bernama Rafini tewas setelah terjebak tiga jam dalam lumpur Jalan Riau ujung Pekanbaru. Informasi dirangkum, Ahad (21/01/24) kecelakaan yang terjadi di Jalan Riau ujung, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru membuat sebuah truk terperosok dalam lumpur hingga memakan korban jiwa. Dimana dari informasi yang didapatkan, truk nomor polisi BM 8457 QU […]

expand_less