Mayat Emak emak Dalam Mobil di Kelurahan Maharani Pekanbaru Gempar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
- print Cetak

Mayat emak emak dalam mobil di Pekanbaru. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Warga Jalan Tengku Maharatu, Kelurahan Maharani, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru geger dengan penemuan mayat emak emak dalam mobil.
Informasi dirangkum Rabu (21/05/25), mobil tersebut terparkir selama berjam-jam pada Selasa (20/05/25). Curiga, warga sekitar mendatangi mobil memanggil penumpangnya sekitar pukul 19.00 WIB malam.
Korban diketahui bernama Tengku Zakyah (49), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kompleks Panorama, Blok Micelia Nomor 21, Jalan Pramuka, Rumbai Timur.
Penemuan mayat bermula dari kecurigaan warga sekitar terhadap sebuah mobil Honda Jazz berwarna hitam yang terparkir sejak pukul 09.00 WIB pagi di samping Musala Annahri.
Ketua RT setempat, Masrianto (52) menerima laporan dari warga dan segera menuju lokasi bersama dua saksi lainnya, Redo Hermanto (35) dan Wendi Prianto (30).
“Saksi mencoba memanggil penghuni mobil, tapi tidak ada respons,” Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP I Made Juni Artawan, Rabu (21/05/25).
Saat pintu mobil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi pengemudi. Tubuh sudah kaku dan pucat. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Tim medis dan kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan visum luar.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ucapnya.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani berita acara penolakan. Jenazah kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
“Kami telah melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk mengamankan lokasi dan memasang garis polisi. Karena tidak ditemukan unsur pidana dan keluarga menolak autopsi, kasus ini tidak dilanjutkan,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (Red)
Editor : kar











