KAKEK Malang Ditemukan Jadi Mayat, di Pinggir Sungai Batang Lubuh Rohul
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 3 Des 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ROHUL, detak24com – Jenazah kakek malang bernama Saripuddin (63), ditemukan di aliran Sungai Batang Lubuh, Desa Rambah Hilir, Kecamatan Rambah, Rohul.
Jenazah kakek malang itu pertama kali ditemukan oleh Joni, yang saat itu sedang memanen buah sawit di pinggiran Sungai Batang Lubuh, pada Sabtu (2/12/23), sekitar pukul 12.00 WIB siang.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono, melalui Kapolsek Rambah Iptu Hendra Sitorus membenarkan adanya penemuan jenazah kakek malang tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan, Saripuddin merupakan warga Dusun Pasir Putih, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Rohul,” jelas Iptu Hendra, Ahad (02/12/23).
Iptu Hendra menjelaskan, sebelumnya pada Kamis, 30 November 2023, sekitar pukul 10.00 WIB, anak korban yang bernama Muklis pulang ke rumah dan tidak melihat ayahnya.
Muklis pun berusaha mencari dan menanyakan kepada tetangga tentang keberadaan ayahnya tersebut. Namun karena hari sudah mulai gelap, pencarian pun dihentikan dan dilanjutkan pada Jumat (01/12/ 23).
Dalam pencarian selanjutnya, pihak keluarga, Polsek Rambah, BPBD dan TNI bersama masyarakat setempat ikut melakukan pencarian terhadap Saripuddin. Karena sudah larut malam pencarian pun dihentikan. Selanjutnya pada Sabtu (02/12/23), sekitar pukul 12.08, jenazah Saripuddin akhirnya ditemukan.
Berdasarkan informasi penemuan jenazah itu, personel Polsek Rambah, BPBD dan TNI datang ke lokasi dan langsung mengevakuasi jenazah.
“Jenazah ditemukan di pinggir sungai dalam keadaan telungkup, dengan menggunakan baju kaos abu-abu dan celana traning hitam. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Rokan Hulu untuk dilakukan visum,” terangnya.
“Berdasarkan keterangan dari dr Azizah selaku dokter RSUD Rokan Hulu, bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” sambungnya.
Korban Menderita Sakit
Sementara, berdasarkan keterangan dari Mukhlis selaku anak korban kepada polisi, bahwa ayahnya tersebut mengalami sakit dan depresi semenjak bercerai dengan istrinya.
Selanjutnya keluarga korban pun sudah sepakat dan menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban, dan tidak akan menuntut ke pihak manapun serta menandatangani surat penolakan dilakukan otopsi.
“Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Sabtu (02/12/23), di pemakaman umum, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Rohul,” jelas Iptu Hendra, dikutip detak24com dari riauterkini. (*/berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












Saat ini belum ada komentar