DAMPAK Elnino Stok Gabah Menipis, Usaha Penggiling Padi Banyak Tutup
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, detak24com – Indonesia tengah mengalami musim panas berkepanjangan. Musim panas tahun ini bahkan lebih gersang dibandingkan tahun sebelumnya, karena adanya fenomena elnino.
Fenomena ini nyatanya mengganggu produksi padi dalam negeri. Produksi padi menyusut yang menyebabkan beberapa penggilingan padi harus tutup karena tidak ada stok gabah.
“Ya itu (penggilingan tutup) yang sedang ditangani oleh Kementerian Pertanian. Banyaknya industri beras saat Ini menyedot produksi petani yang tinggi pula. Di sisi lain, itu menguntungkan buat petani,” ungkap Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat ditemui di Gedung MPR/DPR Jakarta, dikutip Kamis (17/08/23).
Selain sulit dapat pasokan gabah, penggilingan juga harus membeli dengan harga jual cukup mahal ke petani. Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, saat ini rerata harga gabah kering panen (GKP) sudah Rp 6.200 sampai Rp 6.700 per kg atau di atas HPP.
“Karena harganya tinggi. Kalau penggilingan tradisional itu kan terbatas terus karena peralatannya kalah canggih, maka hasil dari produksinya pasti tidak kualitas premium. Tapi bukan berarti kita mengabaikan yang tradisional. Karena keterbatasan produksi tadi, sehingga yang penggilingan kecil itu tidak dapat suplainya,” tutur Buwas.
Tingginya harga gabah tentu menjadi kabar yang baik bagi petani, karena bisa mendapatkan keuntungan lebih. Untuk Bulog, sebuttnya produksi beras lokal saat ini tidak terlalu dikuatirkan karena masih memiliki cadangan beras impor.
“(Bagi Bulog) gak ada masalah, Bulog itu kan hanya buffer stock dan penugasan dari negara. Jadi kalau kita berlebihan dan harganya jatuh kita ngambil dengan harga standar, jadi petani masih diuntungkan. Tapi jika memang tidak ada produksinya untuk kebutuhan cadangan kita harus impor, itu saja,” pungkas Buwas.(cnbc)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











