DUMAI dan Meranti Tak Kebagian, Gubri Salurkan Ribuan Ekor Sapi untuk Peternak
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24.com – Tahun 2023, Gubri Syamsuar kembali mengalokasikan ribuan ekor sapi untuk peternak. Hanya saja, dua daerah tak kebagian yakni Dumai dan Meranti.
Pemprov melalui Dinas Peternakan akan menyalurkan ribuan ekor sapi untuk masyarakat. Pengadaan sapi ini akan disalurkan untuk 10 kabupaten/kota,.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau Zulfi Mursal mengatakan, sejak tahun 2022 dan 2023 Pemprov Riau telah menganggarkan anggaran untuk pengadaan sapi. Pemenang tender atau kontraktornya perusahaan dari Jawa Timur.
“Pengadaan sapi ini akan disalurkan kepada masyarakat melalui kelompok peternak di 10 kabupaten/kota. Pengadaannya hanya untuk daerah yang mengusulkan saja,, Dumai dan Meranti tak dapat,” kata Mursal, Rabu (18/01/23).
Lanjut Mursal, pengadaan sapi untuk 39 kelompok di 10 kabupaten/kotan ini harus selesai sampai akhir tahun.
“Kita harapkan, peternak bisa memanfaatkan bantuan ini. Jngan sampai dihilangkan supaya tidak terjerat proses hukum,” papar Mursal.
Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan hasil rapat ada permasalahan yang terjadi dalam pengadaan sapi untuk tahun 2022. Pemerintah tidak bisa menyalurkan semua, karena permasalahan kesehatan sapi yang terjangkit wabah PMK, LSD, dan lain-lain.
Meski begitu, pengadaan sapi tersebut tetap dilanjutkan sampai 20 Februari tahun 2023. Sementara anggaran pengadaan akan dibayarkan pada APBD Perubahan 2023. Karena anggaran 2022 telah menjadi Selisih Lebih Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Anggaran (Silpa).
Jika dirinci, tahun 2022 ada pengadaan 1.883 ekor sapi untuk 269 kelompok peternak. Total anggaran ada sekitar Rp20.9 miliar lebih. Sementara yang tersalurkan baru 490 ekor sapi untuk 70 kelompok.
Sisanya sekitar 1.393 untuk 199 kelompok akan disalurkan pada awal tahun 2023. “Sebelumnya tahun 2020 dan 2021, kita tidak ada menyalurkan sapi, karena wabah sangat tinggi. Namun kini wabah sudah menurun.,” pungkasnya.(CAKAPLAH.com)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











