Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GEGER! Gurun di Arab Menghijau, Apakah Pertanda Kiamat Sudah Dekat?

GEGER! Gurun di Arab Menghijau, Apakah Pertanda Kiamat Sudah Dekat?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24.COM – Akhir-akhir ini jagat maya diramaikan oleh penampakan daratan Mekkah dan sejumlah wilayah  Arab Saudi lainnya yang menjadi hijau setelah diguyur hujan beberapa waktu lalu. Apakah pertanda akhir zaman sudah dekat?

Sejumlah foto dan video beredar di Twitter dengan menampilkan sejumlah lanskap wilayah Makkah yang hijau, tak seperti wilayah gurun pasir.

“Pegunungan berubah menjadi hijau setelah hujan baru-baru ini di Makkah-Jeddah,” kicau akun @theholymosques sambil melampirkan 4 foto lanskap hijau wilayah Mekkah, Sabtu (7/1/2023).

Cuitan yang sudah dilihat oleh 7 juta orang tersebut mendapat banyak komentar. Salah satunya adalah @orevasamib yang mengunggah meme Homer Simpson dari serial televisi The Simpsons yang sedang membawa papan bertuliskan “The end is near (akhir sudah dekat).”

Senada, akun @fiqah_yasin menyebut fenomena ini sebagai pertanda baik untuk alam, tetapi pertanda buruk untuk umat muslim.

“Mekkah menjadi hijau indahnya MasyaAllah saya tidak bohong, tapi juga bukan pertanda baik. Bagus untuk alam, tidak begitu bagus untuk Muslim yang beriman. Lakukanlah ibadah yang terbaik. Semoga Allah melindungi kita,” ujarnya.

Akun @jonedion56 bahkan menyinggung soal kiamat.

“Lembah pegunungan sekitar Mekkah tampak subur dan menghijau. “Tidak akan tiba hari Kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai.” (HR Muslim),” kata @jonedion56.

Bukan Mustahil

Menurut Arabia Weather, Minggu (7/1), citra satelit Terra yang dikeluarkan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menangkap pemandangan hijau di beberapa wilayah di Arab Saudi. Vegetasi hijau tersebut muncul di daerah kering yang didominasi gurun, seperti kota Makkah, Jeddah, dan Madinah.

Dikutip dari The Islamic Information, selama beberapa hari terakhir tercatat aktivitas curah hujan tinggi di Arab Saudi sejak Desember 2022. Curah hujan ini terjadi dengan kecepatan yang sama dan hampir terus menerus dalam jangka waktu yang sangat lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Akibatnya, beberapa daerah, terutama di wilayah barat Arab Saudi, tertutup tanaman hijau.

Menurut situs Earth Observatory Lembaga Penerbangan dan Antariksa AS (NASA), bioma (ekosistem luas) gurun adalah yang paling kering dari semua bioma. Sebagian besar gurun menerima kurang dari 300 mm setahun dibandingkan dengan ekosistem hutan hujan yang menerima lebih dari 2.000 mm.

Artinya, gurun hanya mendapat 10 persen dari hujan yang didapat hutan hujan!

Suhu di padang pasir juga bisa berubah drastis dari siang ke malam karena udaranya sangat kering sehingga panas cepat keluar di malam hari. Suhu siang hari rata-rata 38°C sementara di beberapa gurun bisa turun hingga -4°C di malam hari. Suhu juga sangat bervariasi tergantung lokasi gurun.

Karena kondisi ekstrem gurun itu, tumbuhan pun beradaptasi untuk mengimbangi kekurangan air. Beberapa tanaman, seperti kaktus, menyimpan air di batangnya dan menggunakannya dengan sangat lambat.

Yakn lainnya seperti semak menghemat air dengan menumbuhkan sedikit daun atau dengan memiliki sistem akar yang besar untuk mengumpulkan air. Beberapa spesies tumbuhan gurun memiliki siklus hidup pendek beberapa minggu yang hanya berlangsung selama periode hujan.

Dikutip dari National Geographic, banyak tumbuhan gurun bersifat semusim. Benihnya kemungkinan tidak aktif selama bertahun-tahun selama musim kering yang panjang.

“Ketika hujan akhirnya datang, benih-benih itu bertunas dengan cepat. Tumbuhan tumbuh, mekar, menghasilkan benih baru, dan mati, seringkali dalam waktu singkat. Hujan deras dapat mengubah gurun menjadi negeri ajaib berbunga hampir dalam semalam.”

Modifikasi teknologi

Selain karena faktor hujan, para ahli juga menyebut tumbuhnya tanaman hijau di daerah gurun bisa dibantu modifikasi teknologi.

Sebuah studi pada 2018 mengungkap penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga angin (PLTB) dalam jumlah besar dapat membantu penghijauan di gurun.

Para peneliti memanfaatkan efek PLTS dan PLTB yang dapat meningkatkan panas dan kelembapan di area sekitar Gurun Sahara yang mempengaruhi potensi tumbuhnya tanaman.

“Peningkatan curah hujan ini, pada gilirannya, mengarah pada peningkatan tutupan vegetasi, menciptakan siklus yang positif,” kata Yan Li, co-lead peneliti studi yang juga seorang peneliti postdoctoral bidang sumber daya alam dan ilmu lingkungan di University of Illinois, seperti dikutip LiveScience.

Model tersebut juga menunjukkan PLTB menyebabkan suhu udara lokal menjadi hangat.

“Pemanasan malam hari yang lebih besar terjadi karena turbin angin dapat meningkatkan proses pencampuran vertikal dan menurunkan udara yang lebih hangat dari atas,” tulis para peneliti dalam studi tersebut.

Selain itu, para peneliti menemukan peningkatan hujan rata-rata sebanyak 0,25 milimeter per hari di daerah dengan PLTB.(cnn)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kadis Pariwisata Riau Dicopot Gegara Terbitkan Izin Diskotik HW Live House

      Kadis Pariwisata Riau Dicopot Gegara Terbitkan Izin Diskotik HW Live House

      • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Gubri Abdul Wahid mencopot Plt Kadis Pariwisata Riau, Ade Yudhistira. Pencopotan tersebut menyusul adanya protes masyarakat terhadap keberadaan sebuah tempat hiburan malam. “Iya dicopot (Plt Kadispar dicopot karena terbit izin HW Live House),” kata Gubernur, Abdul Wahid, Jumat (10/10/25). Ade Yudhistira baru menjabat sebagai Plt Kadispar Riau selama dua pekan terakhir. Gubri […]

    • WARGA MERANTI Tewas Diterkam Harimau, Cari Mahang di Teluklanus Siak

      WARGA MERANTI Tewas Diterkam Harimau, Cari Mahang di Teluklanus Siak

      • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      SIAK, detak24.com – Warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Acai (50) tewas diterkam harimau. Saat itu, korban tengah bekerja mencari kayu mahang di hutan Sungai Belat, Teluklanus, Siak bersama rekannya. Keterangan awal yang diperoleh dari Camat Sungaiapit, Tengku Mukhtasar menyampaikan jasad korban ditemukan masih utuh. Namun terdapat bekas luka gigitan harimau di leher korban. “Kejadiannya selesai subuh […]

    • HARGA Pinang Anjlok, Karet dan Kelapa Naik Sedikit

      HARGA Pinang Anjlok, Karet dan Kelapa Naik Sedikit

      • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
      • account_circle Redaksi
      • 22Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Disbun Provinsi Riau, Defris Hatmaja mengatakan, harga sejumlah komoditi perkebunan di Riau pekan ini mengalami fluktuasi. Harga Bahan Olahan Karet Rakyat (Bokar) di tingkat petani/KUB Kabupaten Kampar Rp 9.550, Kg. Harga pekan ini sama dengan harga sebelumnya. Di tingkat petani/KUB Kabupaten Rokan Hulu sebesar Rp 8.654,-/kg, harga minggu […]

    • Pecat Bupati Sudewo, Aliansi Masyarakat Kepung Gedung DPRD Pati 

      Pecat Bupati Sudewo, Aliansi Masyarakat Kepung Gedung DPRD Pati 

      • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PATI, detak24com – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu geruduk gedung DPRD setempat. Massa meminta pecat Sadewo dari bupati serta partai politik. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pati yang ikut menyambut massa berjanji untuk menyampaikan tuntutan massa demonstrasi yang berlangsung pada 19 September lalu tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra. Baca juga : Viral Bokep […]

    • TERPERGOK, Maling Gas di Pekanbaru Babak Belur Dipelasah

      TERPERGOK, Maling Gas di Pekanbaru Babak Belur Dipelasah

      • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pria berinisial RE (28) babak belur dihajar oleh massa lantaran maling gas di Jalan Lintas Timur Km 15, Tenayan Raya, Pekanbaru. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Iptu Dodi Vivino mengatakan, peristiwa tersebut berawal saat security mendengar ada suara yang mencurigakan di dalam gudang LPG tersebut. Kemudian, security tersebut menuju gudang dan mengintipnya. […]

    • Mantan Pak Kades Jadi Bandar Narkoba, Diciduk di Penginapan

      Mantan Pak Kades Jadi Bandar Narkoba, Diciduk di Penginapan

      • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 22Komentar

      ROHUL, detak24.com – Seorang mantan kepala desa di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, diringkus Satresnarkoba Polres Rohul, Sabtu (03/09/22) dini hari, bersama seorang rekannya. Mantan kepala Desa Pagar Mayang berinisial S alias Y diringkus di sebuah penginapan di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokanhulu, sekitar pukul 1.30 WIB Sabtu dini hari. […]

    expand_less