Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » INNALILAHI! Warga Penyagun Meranti Ditemukan Meninggal, Usai Diterkam Buaya

INNALILAHI! Warga Penyagun Meranti Ditemukan Meninggal, Usai Diterkam Buaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 26 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24.com – Seorang warga asal Desa Penyagun bernama Zainal Bin Tahar dilaporkan meninggal dunia akibat diserang binatang buas yakni buaya. 

Zainal Bin Tahar ini meninggal dunia diserang oleh buaya yang mana korban bersama sejumlah saksi (rekan kerja,red) sedang bekerja di sungai untuk merakit dan mengikatkan tual sagu di Sungai Penyagun (Parit Wak Aji).

“Alhamdulillah adik saya sudah ditemukan, korban saat ditemukan tidak jauh dari lokasi saat dirinya diserang. Sudah meninggal dunia. Buaya yang menyerangnya juga sudah dimatikan,” kata abang kandung korban Muhammad Nur,. Senin,(26/12/22) pagi.

Ditambahkan Muhammad Nur, kalau jenazah ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi pertama penyerangan. Jenazah ditemukan sekitar pukul 22:05 WIB malam tadi dan buayanya dijumpai sekitar pukul 02:00 WIB.

“Jenazah akan dikebumikan hari ini. Kami dari pihak keluarga mengucapkan ribuan terimakasih kepada masyarakat dan aparat kepolisian yang sudah ikut membantu mencari korban,” ucapnya.

Diwartakan, seorang warga asal Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang diserang buaya di sungai saat dirinya mengikatkan tual sagu, Ahad (25/122/22) petang.

Kejadian yang menimpa Zainal Bin Tahar (50) itu terjadi pada pukul 16:00 WIB, di sungai Desa Penyagun. Yang mana dirinya sedang bekerja untuk mengikatkan tual sagu,  tiba-tiba diterkam serta dilarikan buaya ke dalam sungai.

“Benar, kejadian saat itu yang mana adik saya sedang bekerja untuk mengikatkan tual sagu ke pohon. Pada saat itu langsung diserang oleh buaya. Belum jumpa lagi, saat ini kami bersama pihak kepolisian dan masyarakat serta yang lain lagi melakukan pencarian,” kata M Nur, saudara kandung  korban, Ahad malam.

Sementara itu, Kapolres Meranti AKBP Andi Yul LTG melalui Kapolsek Rangsang Iptu AGD Simamora mengatakan kalau kejadian yang menimpa Zainal (50) warga Jalan Amnoor, RT. 004/RW.002 Desa Penyagun Kecamatan Rangsang terjadi pada pukul 16:00 WIB. TKP di di Sungai Penyagun (Parit Wak Aji).

“Kami bersama masyarakat hingga malam hari masih melakukan pencarian korbani,” ujar Simamora.

Dijelaskan kronologis awal, Zainal berangkat bersama-sama dengan saksi Ramli, Sulaiman, Nasir untuk membawa tual sagu ke hilir Sungai Penyagun. Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB korban bersama saksi membawa tual sagu, dan mereka melihat buaya mengikuti dari arah Sungai Piring.

“Sekitar pukul 16.00 WIB saksi, Ramli turun dari kapal untuk mengikat tual sagu yang sudah dirangkai. Disusul oleh korban dengan berjalan di atas rakitan tual sagu tersebut. Kemudian saksi mendengar korban berteriak dari arah belakang. Ketika saksi Ramli melihat ke arah belakang korban sudah tidak ada,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, pada saat Ramli (saksi) melihat ke arah belakangnya korban tidak ada, dan Ramli melihat air di sekitar korban berdiri sebelumnya dalam keadaan keruh. Melihat hal tersebut saksi Ramli, Nasir dan Sulaiman melakukan pencarian terhadap korban.

“Semua saksi pada saat melakukan pencarian melihat buaya dengan panjang sekitar 5 meter membawa korban ke arah hulu sungai,” pungkasnya.***

Sumber : riaulink.com

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seribuan Lebih Warga Riau Terjangkit DBD, Tersebar di Kabupaten dan Kota 

    Seribuan Lebih Warga Riau Terjangkit DBD, Tersebar di Kabupaten dan Kota 

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Riau sejak Januari hingga akhir April 2025, tercatat sebanyak 1.471 kasus. Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, drg Sri Sadono Mulyanto mengatakan, kasus DBD tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau. “Jumlah kasus ini patut menjadi perhatian kita bersama dalam pencegahannya,” ujar pria yang akrab disapa […]

  • Duh! Truk Fuso Terguling di Tol Permai Gegara Supir Ngantuk

    Duh! Truk Fuso Terguling di Tol Permai Gegara Supir Ngantuk

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Satu unit truki Fuso tronton B 9444 JYT terguling di Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) Km 81 B, Kabupaten Bengkalis pada Senin (31/10/22). Menurut Kasat PJR Polda Riau, AKBP Irmadison mengungkapkan, truk tersebut terguling setelah menabrak pembatas jalan gardiel besi diduga karena supir truk sedang mengantuk. “Semula 1 unit Mitsubishi Fuso yang […]

  • Transportasi Kempang Bakal Dilegalkan di Kepulauan Meranti

    Transportasi Kempang Bakal Dilegalkan di Kepulauan Meranti

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Pengusaha dan pengguna jasa kempang di Kepulauan Meranti dapat bernapas lega. Kapal kayu pengangkut motor dan penumpang itu segera dilegalkan. Moda transportasi kempang di Kepulauan Meranti semakin hari kian banyak. Hingga kini tercatat sekitar 60 unit beroperasi, melayani 28 rute dengan 49 titik singgah. Untuk keselamatan penumpang, perlu adanya regulasi. Untuk itu, […]

  • Teror Pemukiman, Beruang Madu Mangsa Ternak Warga di Pematang Pudu Mandau 

    Teror Pemukiman, Beruang Madu Mangsa Ternak Warga di Pematang Pudu Mandau 

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DURI, detak24com – BBKSDA Riau melakukan penyelamatan seekor beruang madu dengan melepasliarkan ke habitatnya di Kecamatan Mandau, Kamis (19/09/24). Satwa dilindungi itu sebelumnya berkeliaran di pemukiman dan memangsa ternak warga Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. “Keberadaan beruang madu mengakibatkan keresahan warga karena memakan ternak peliharaan,” ujar Kepala BBKSDA Riau, Genman S Hasibuan, Kamis […]

  • Pencarian korban yang hilang tenggelam belum membuahkan hasil.. F : CAKAPLAH

    Bocah 11 Tahun Hilang di Sungai Inhil, Tenggelam Saat Mandi

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    INHIL, detak.24.com – Bombom, bocah 11 tahun yang dinyatakan hilang tenggelam di Sungai Reteh, Kabupaten Indragiri hilir sejak Jumat (2/9/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, hingga kini belum ditemukan. Kepala Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pada saat itu korban bersama temannya sedang bermain di tepian Sungai Reteh. “Naas korban terpeleset saat sedang bermain. Jatuh dan […]

  • SEMPAT Nihil, Wilayah Dumai Kembali ‘Dikepung’ 19 Titik Api

    SEMPAT Nihil, Wilayah Dumai Kembali ‘Dikepung’ 19 Titik Api

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Satelit BMKG kembali memantau 19 titik api di Dumai yang sebelumnya sempat nihil, Rabu (26/4/2023) petang. Dari total hasil pantauan titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera, terdeteksi sebanyak 75 titik. Hotspot di Sumatera, terbanyak berasal dari Provinsi Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel). Hal itu disampaikan petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika […]

expand_less