Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kesehatan » Seribuan Lebih Warga Riau Terjangkit DBD, Tersebar di Kabupaten dan Kota 

Seribuan Lebih Warga Riau Terjangkit DBD, Tersebar di Kabupaten dan Kota 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Riau sejak Januari hingga akhir April 2025, tercatat sebanyak 1.471 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, drg Sri Sadono Mulyanto mengatakan, kasus DBD tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau.

“Jumlah kasus ini patut menjadi perhatian kita bersama dalam pencegahannya,” ujar pria yang akrab disapa dokter Ibeng ini, Kamis (08/05/25).

Dikutip dari cakaplah, Kadis mengatakan faktor lingkungan yang kurang bersih menjadi salah satu penyebab utama berkembangnya nyamuk Aedes aegypti sebagai pembawa virus dengue.

“Memang selama empat bulan terakhir hampir 1.500 warga Riau telah terjangkit DBD. Ini bukan hal yang bisa kita anggap sepele. Semua pihak harus berperan aktif dalam pencegahannya,” sebutnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan langkah cepat, pihak Diskes Riau telah mengintensifkan kembali peran kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di lingkungan masyarakat.

Para kader ini turun langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

“Kami sangat mengandalkan kader Jumantik sebagai garda terdepan dalam pencegahan. Mereka rutin memeriksa tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, tempat minum hewan, hingga saluran air yang jarang dibersihkan,” jelasnya.

Selain melakukan pemantauan, sebut Ibeng, kader Jumantik juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan Gerakan 3M Plus: Menguras, Menutup, dan Mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, ditambah dengan langkah-langkah pencegahan lain seperti penggunaan obat nyamuk atau kelambu saat tidur.

“Jika kita semua menjaga kebersihan lingkungan dengan baik, maka nyamuk tidak akan memiliki tempat untuk berkembang biak. Jangan sampai kita menyesal karena terlambat bertindak,” tutupnya.

Siklus Nyamuk Penyebab DBD 

Saat ini, nyamuk dikenal sebagai binatang yang dianggap paling mengerikan. Padahal nyamuk merupakan binatang yang relatif kecil, tapi dia sangat berpotensi dan membuat manusia khawatir. Hal ini karena kemampuannya mentransmisikan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah dengue.

Dikutip dari BRIN.go.id, Tri Ramadhani dari Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan, kejadian dengue harus melihat vektor. Tdak ada kasus dengue tanpa adanya vektor.

Bagaimana perilakunya dia, seperti tempat bertelur, jarak terbang, waktu menggigit, dan tempat istirahat. Nyamuk Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Aedes aegypti memiliki pola berbentuk garis putih yang berjumlah dua buah dip punggungnya dan terdapat pola garis-garis pendek berwarna putih yang cukup banyak. Inilah penyebab nyamuk ini terlihat memiliki motif belang-belang.

Aedes aegypti memiliki adaptasi yang sangat tinggi, sehingga dia mampu berkembang di wilayah yang memang bukan wilayahnya. Ditandai dengan awal dia berkembang di hutan, menyebar sampai berkembang ke area perkotaan. Menyebar ke hampir seluruh dunia, terutama di daerah tropis dan sub tropis. Sebaran Aedes aegypti hampir di seluruh wilayah dunia, yang berawal dari hutan di Afrika dan menyebar ke Asia Tenggara.

Aedes aegypti  juga dapat hidup dan berkembang biak sampai ketinggian daerah ±1.000 m dari permukaan air laut. Sedangkan di atas ketinggian 1.000 m nyamuk ini tidak dapat berkembang biak, karena pada ketinggian tersebut suhu udara terlalu rendah.

“Jarak terbang nyamuk ini sekitar 100 meter atau radiun 20 rumah. Menurut WHO, batas ketinggian penyebarannya di kawasan Asia Tenggara berkisar 1000 – 1500 m, sedangkan di Kolombia mencapai 2200 m di atas permukaan laut,” jelasnya pada webinar Nasional Penyakit Tular Vektor dan Zooonosis dengan tema Perkembangan Terkini Pengendalian Vektor Dengue di Indonesia.

Siklus hidup Aedes aegypti antara lain pertama saat dalam bentuk telur, maka telur tersebut diletakan di permukaan air dengan jumlah bervariasi 100-300 butir rata-rata 150, dengan ukuran 0.5 mm  berwarna hitam. Frekuensi telur 2-3 hari sekali, setelah 1-2 hari telur akan menetas menjadi larva. Telur menempel pada dinding wadah seperti lem, dan dapat bertahan hidup dalam kekeringan hingga 8 bulan.

Kedua, apabila setelah berbentuk larva, dia akan berganti kulit 4 kali. Kecepatan tumbuh meningkat dengan naiknya suhu dan tersedianya makanan cukup. Pengelupasan kulit pada tingkat (instar)  ke IV merupakan awal pembentukan pupa. Waktu jentik menjadi pupa 5-7 bahkan sampai 15 hari, tergantung suhu, dan tersedianya makanan.

Ketiga, bentuk pupa adalah stadium istirahat, dan tidak makan, kemudian terjadi proses pembentukan alat tubuh seperti alat kelamin, sayap, dan kaki. Tahap pupasi akan memerlukan waktu 1-2 hari. Pada umumnya nyamuk jantan menetas lebih dahulu daripada nyamuk betina.

Keempat, nyamuk yang baru muncul dari pupa, beberapa saat tubuhnya akan mengeras dan mencari tempat istirahat. Proses tersebut memakan waktu lebih kurang 10-15 menit kemudian terbang. Nyamuk betina kawin satu kali dalam hidupnya, setelah keluar dari kepompong.

Umur nyamuk jantan pendek + 1 minggu, dan biasanya terbang di sekitar tempat perindukan. Sedangkan umur betina rata-rata 1-2 bulan. Makanan nyamuk betina adalah darah yang dibutuhkan untuk perkembangan telur, sedangkan Jantan memerlukan cairan buah atau tumbuh-tumbuhan.

Menurut Tri, perilaku Aedes aegypti saat menghisap darah, nyamuk betina menghisap darah manusia setiap 2-3 hari sekali. Lebih banyak menggigit pada siang hari daripada malam hari, yaitu pukul 08.00-12.00 dan pukul 15.00-17.00. Posisi menghisap darah sejajar dengan permukaan kulit manusia, nyamuk betina sangat menyukai darah manusia (antropofilik). Untuk mendapatkan darah yang cukup, nyamuk betina sering menggigit lebih dari satu orang.

Resting habit atau kebiasaan beristirahatnya meliputi istirahat sebenarnya yaitu selama waktu menunggu proses perkembangan telur antara 2 sampai 3 hari. Istirahat sementara adalah pada waktu sebelum dan sesudah mencari darah.

Tri menegaskan, Aedes aegypti suka beristirahat di tempat yang gelap, lembab dan tersembunyi di dalam rumah atau bangunan termasuk di kamar tidur, kamar mandi, maupun di dapur. Suhu yang disukai di lingkungan tersebut berkisar antara 150C – 400C dengan kelembaban berkisar 60 – 89%. (Red)

Editor : Kar

 

Teks foto : Ilustrasi nyamuk DBD.  (f : ist)

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAPOLRES Bengkalis AKBP Setyo Bimo Tidak Pernah Lelah Cegah Karhutla 

    KAPOLRES Bengkalis AKBP Setyo Bimo Tidak Pernah Lelah Cegah Karhutla 

    • calendar_month Minggu, 21 Mei 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 19Komentar

    DURI, detak24.com – Dengan telah masuknya musim kemarau di wilayah Kabupaten Bengkalis, hal ini memicu terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Di mana hampir 60 % lebih lahan di Kabupaten Bengkalis merupakan lahan gambut yang apabila terjadi musim kemarau panjang rentan terjadinya Karhutla.  ” Sejak dari bulan Januari sampai dengan April 2023 telah terjadi Karhutla […]

  • Head to Head dan Statistik Spanyol vs Inggris Jelang Final Euro 2024

    Head to Head dan Statistik Spanyol vs Inggris Jelang Final Euro 2024

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SKUAD Inggris dan Timnas Spanyol akan bertemu di final Euro 2024. Pertandingan dihelat di Olympiastadion, Se.nin (15/0724) jam 02:00 WIB dinihari. Terakhir kali Inggris vs Spanyol bertemu adalah di ajang UEFA Nations League pada Oktober 2018. Pada partai kandang itu, Spanyol kalah 2-3. Dikutip dari Bola.net, Sabtu (13/07/24), Inggris unggul 3-0 melalui Raheem Sterling menit […]

  • NAKAL! Video Mesum Muncul di Google Maps BPKAD Kampar, Linknya Diburu Netizen

    NAKAL! Video Mesum Muncul di Google Maps BPKAD Kampar, Linknya Diburu Netizen

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    KAMPAR, detak24com – Sebuah video syur terpampang di laman overview Google Maps Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar, Riau. Dari hasil penelusuran di Google Maps, terlihat sebuah video syur terposting di bagian foto saat mengetik ‘BPKAD Kabupaten Kampar’. Video syur yang terlihat di BPKAD Kampar itu seketika viral di medsos dan dibagikan […]

  • Polisi Tembak Polisi Divonis Seumur Hidup, Kabag Ops Polres Solsel Lepas dari Maut!

    Polisi Tembak Polisi Divonis Seumur Hidup, Kabag Ops Polres Solsel Lepas dari Maut!

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SOLSEL, detak24com – Eks Kabag Ops Polres Solok Selatan Dadang Iskandar lepas dari vonis hukuman mati di kasus penembakan rekannya Kompol Anumerta Ryanyo Ulil Anshar. Ia dijatuhi pidana hukuman seumur hidup oleh hakim. Informasi dirangkum Sabtu (20/09/25), vonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Padang itu lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni hukuman mati. Mendengar vonis tersebut, […]

  • KUOTA Disabilitas 2 Persen, Pemprov Riau Buka Seleksi PPPK 2023

    KUOTA Disabilitas 2 Persen, Pemprov Riau Buka Seleksi PPPK 2023

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau membuka seleksi PPPK 2023 mulai hari ini, Selasa (19/09/23). Penerimaan PPPK 2023 ini, terdapat kuota 2 persen dari total formasi 3.379 orang untuk masyarakat disabilitas.  Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan, pihaknya telah menerima jadwal seleksi PPPK tahun 2023 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dimana pendaftaran […]

  • RESMI, Rutan Dumai Miliki Izin Operasional Klinik Pratama

    RESMI, Rutan Dumai Miliki Izin Operasional Klinik Pratama

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    DUMAI, detak24com – Upaya nyata meningkatkan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai membuahkan hasil. Kini Rutan Dumai resmi mendapatkan izin klinik dari Dinas Penanaman Modal PTSP Kota Dumai, Senin (17/04/23). Bertempat di Kantor Dinas Penanaman Modal PTSP Kota Dumai, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai Bastian Manalu […]

expand_less