Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KEMATIAN SATU Keluarga di Kalideres Dikaitkan Sekte Apokaliptik, Simak Sejarahnya!

KEMATIAN SATU Keluarga di Kalideres Dikaitkan Sekte Apokaliptik, Simak Sejarahnya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERISTIWA satu keluarga di Kalideres tewas diduga akibat menganut paham apokaliptik. Meski jarang digunakan dalam sehari-hari, namun paham ini terbilang cukup fenomenal. Lantas apa itu apokaliptik?

Paham apokaliptik merupakan paham yang menganut ilmu sekte sesat. Paham ini mampu mendoktrin para pengikutnya untuk menderita terlebih dahulu demi suatu kenikmatan di kemudian hari.

Untuk lebih rinci, berikut ini penjelasannya mengenai pengertian apokaliptik beserta sejarah dan kontroversial lainnya.

Pengertian Apokaliptik

Dikutip dari Wikipedia, kata “apokaliptik” berasal dari bahasa Yunani yang artinya “menyingkapkan” atau “membukakan” dan merujuk pada sesuatu yang sebelumnya tersembunyi dan sekarang telah disingkapkan.

Dengan begitu, pengertian paham apokaliptik adalah kepercayaan terhadap hari akhir yang memberikan kenikmatan di kemudian hari. Paham ini mempercayai dengan penderitaan yang dilalui sebelum meninggal adalah bentuk penebus dosa sebelum menuju ke akhirat.

Dikatakan bahwa Kitab Daniel dan Kitab Wahyu ditulis dalam suatu gaya yang diklasifikasikan sebagai apokaliptik. Gaya penulisan ini dicirikan oleh penggunaan banyak simbol-simbol dan keyakinan bahwa akhir zaman sudah sangat dekat.

Sejarah Apokaliptik

Dikutip dari Wikipedia, ada beberapa penjelasan mengenai asal usul sastra apokaliptik yaitu dari tradisi kenabian, tradisi hikmat atau kebijaksanaan, tradisi keimaman, dan mite-mite agama lain.

Menurut tradisi kenabian, asal usul apokaliptik dilakukan pada pengharapan eskatologis para nabi karena diduga apokaliptik berakar kuat pada eskatologi kenabian. Dari penelusuran tersebut ditemukan beberapa bukti perubahan eskatologi kenabian yang kemudian berkembang menjadi apokaliptik.

Sementara, menurut tradisi hikmat, asal usul apokaliptik muncul karena sejumlah penjelasan untuk menunjukkan bahwa sastra apokaliptik bersumber dari nubuat para nabi dianggap belum cukup memuaskan.

Sedangkan menurut tradisi keimanan, apokaliptik terdapat dalam Kitab Daniel, karena terdapat penekanan pada aturan-aturan mengenai makanan yang halal dan haram. Selain itu, tulisan-tulisan apokaliptik juga memberi tempat penting bagi ilmu perbintangan dan makna bilangan dalam menentukan perhitungan penanggalan untuk waktu pelaksanaan berbagai macam upacara keagamaan.

Selain itu, dari mite-mite agama lain menjelaskan apokaliptik diduga banyak dipengaruhi kepercayaan agama lain seperti kepercayaan Babilonia yang banyak menaruh perhatian pada praktik-praktik nujum dan perdukunan, serta mimpi-mimpi dan penglihatan dari kalangan para bijak.

Kasus Apokaliptik yang Kontroversial

Kasus paham apokaliptik yang paling kontroversial di dunia adalah tragedi Jonestown. Tragedi ini menewaskan 909 orang, hal ini terjadi pada 18 November 1978. Tragedi kelam tersebut dipimpin oleh Jim Jones seorang Gerejawan karismatik.

Semua korban yang tewas merupakan penganut sekte Kristen yang rela meminum racun untuk mengikuti semua perintah dari pimpinannya yang menyebut tindakan tersebut sebagai “tindakan revolusioner.”

Dalam tragedi kelam itu, banyak anak-anak yang menjadi korban bahkan dari data tercatat sepertiga dari penduduk yang tewas adalah anak-anak. Ironinya lagi, pada penduduk yang meninggal secara sukarela meminum racun sianida.(suara.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (10)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • MIRIS! 165 Ribu Anak di Riau Putus Sekolah

      MIRIS! 165 Ribu Anak di Riau Putus Sekolah

      • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Hingga kini, terdapat 165 ribu anak di Riau putus sekolah. Angka tersebut menyebar di kabupaten dan kota. Menurut Satgas Pengentasan Anak Tidak Sekolah (Pantas) Riau, Pahmijan di Riau terdata ada 165 ribu anak putus sekolah mulai SD, SMP, SMA sederajat usia 6-21 tahun. Menyikapi hal itu,  bersama ratusan relawan akan turun ke […]

    • KODIM 0320 Dumai Bersama Siswa dan Masyarakat Karya Bakti di TMP Damai Sentosa

      KODIM 0320 Dumai Bersama Siswa dan Masyarakat Karya Bakti di TMP Damai Sentosa

      • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 11Komentar

      DUMAI, detak24com – Sebagai pewaris perjuangan harus selalu menanamkan nilai-nilai patriotisme, rasa cinta Tanah Air dan rasa bela negara pada kehidupan sehari-hari. Seperti halnya yang dilakukan anggota Kodim 0320/Dumai bersama Personil Satradar 232 Bagan Besar, Lanal Dumai, Polri, Hipakad, Menwa, Siswa-Siswi Pramuka, masyarakat Kelurahan Bukit Batrem dalam Karya Bakti TNI dengan sasaran pembersihan Taman Makam […]

    • POLSEK Kandis Cokok Dua Kurir Sabu di Jalan Raya Pekanbaru-Duri

      POLSEK Kandis Cokok Dua Kurir Sabu di Jalan Raya Pekanbaru-Duri

      • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 116Komentar

      KANDIS, detak24com – Unit Reskrim Polsek Kandis Siak menangkap dua kurir sabu berinisial R dan ST, di sebuah rumah Jalan Raya Pekanbaru Duri Km 78 Kelurahan Kandis Kota Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.  Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, melalui Kapolsek Kandis Kompol David Richardo, Jumat (21/12/23) menerangkan bahwa penangkapan kedua kurir sabu itu pada, Kamis(21/12/23).  Bermula […]

    • Gempar Pembunuhan di Gang Horas Dumai: Nyawa Bu Guru Dihabisi Mantan Pacar, Terdapat Sejumlah Luka Tusukan 

      Gempar Pembunuhan di Gang Horas Dumai: Nyawa Bu Guru Dihabisi Mantan Pacar, Terdapat Sejumlah Luka Tusukan 

      • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
      • account_circle Redaksi
      • 1Komentar

      DUMAI, detak24com – Warga Kelurahan Bukit Datuk gempar atas peristiwa pembunuhan di Gang Horas, Jalan Tegalega Dumai, Kamis (12/03/26) pagi. Korbannya seorang guru perempuan atau bu guru yang mengajar di sekolah Santo Tarcisius Dumai. Ia dihabisi oleh mantan pacar dengan luka tusukan di sekujur tubuh. Tak butuh lama, Polres Dumai berhasil meringkus seorang pria berinisial […]

    • Danrem 031 Wira Bima Tutup Pelaksanaan TMMD ke-124 di Wilayah Kodim 0303/Bengkalis

      Danrem 031 Wira Bima Tutup Pelaksanaan TMMD ke-124 di Wilayah Kodim 0303/Bengkalis

      • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      DURI, detak24.com – Setelah berjibaku dalam sebulan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di wilayah Kodim 0303 Bengkalis resmi berakhir, Rabu (04/06/25). Danrem 031/Wira Bima, Brigjend TNI Sugiyono memimpin upacara penutupan TMMD ke-124 yang dipusatkan di halaman utama Kantor Kecamatan Mandau, Duri. Didampingi sejumlah penjabat utama dan staf Korem 031, kehadiran Danrem disambut hangat […]

    • Dibekuk di Bandung, Buronan Koruptor Kelas Kakap Nader Thaher Dibawa ke Pekanbaru 

      Dibekuk di Bandung, Buronan Koruptor Kelas Kakap Nader Thaher Dibawa ke Pekanbaru 

      • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Nader Thaher, buronan koruptor kelas kakap terciduk di Bandung. Ia langsung dibawa ke Pekanbaru, Jumat (14/02/25). Terpidana korupsi kredit macet di Bank Mandiri sebesar Rp 35,9 miliar tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sekitar pukul 10.45 WIB. Dia langsung dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Nader Thaher tiba bersama Kepala […]

    expand_less