8000 Sapi di Sumut Sembuh dari PMK, 17 Ekor Ternak Mati
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 11 Jul 2022
- print Cetak

Gubsu Edi Rahmayadi menyuntikkan vaksin PMK untuk hewan ternak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lubukpakam, detak24.com – Setelah melalui proses penyembuhan yang memakan waktu, akhirnya 8.000 ekor sapi di berbagai kabupaten di Sumatra Utara dinyatakan sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Sumut masuk provinsi keempat terbesar terpapar PMK, di Sumut dari 33 kabupaten/kota ada 19 kabupaten yang sudah terpapar. “Paling parah di Batubara, sudah 14 ribu terpapar. Sebanyak 8.000 sembuh dan 17 ekor mati, ” kata Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi.
Hal itu dikatakan mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu saat meninjau vaksinasi PMK di Desa Kelambir Lima Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Jumat 8 Juli 2022 lalu.
Turut hadir Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap. Kata Gubernur, hewan ternak yang tertular kebanyakan masih dalam kategori yang ringan dan sedang.
Sedangkan yang terpapar kategori berat masih minim sekali. “Kalau binatang itu sudah kena sakit berat dia harus dimatikan, tetapi ada pengganti, nanti dicatat dan sampai saat ini Sumut untuk kategori yang berat minim sekali,” kata Edy.
Mengenai pemotongan kurban untuk memeringati Hari Raya Idul Adha, Gubernur mengimbau para peternak agar pemotongan hewan ternak kurban dilakukan di tempat pemotongan hewan, terutama yang resmi dan hiegenis.
“Penting sekali soal lokasi pemotongan hewan kurban ini diperhatikan agar agar penyakit mulut dan kaki ini tidak tersebar luas,” ucap Gubernur Sumut.(detail.id)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











