Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » 4.900 Ton Beras Impor Vietnam Masuk Lewat Pelabuhan Dumai, Ini Kata Bulog!

4.900 Ton Beras Impor Vietnam Masuk Lewat Pelabuhan Dumai, Ini Kata Bulog!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Sebanyak 4.900 ton dari Vietnam kembali masuk melalui pelabuhan Dumai. Pihak Bulog mengklaim hanya sebagai pelaksana saja.

Menurut Kepala Cabang Bulog Dumai, Faisal, Selasa (11/7/2023) beras sebanyak 4.900 ton tersebut masuk pada Kamis (06/07/23) lalu. “Peran dari Bulog sendiri pada impor beras ini sebagai pelaksana kebijakan,” ujar Faisal.

Menurutnya, kebijakan membuka kembali keran impor beras ini karena semakin menipisnya beras cadangan pemerintah secara nasional. Juga belum panen persawahan padi pada sejumlah daerah di Tanah Air.

Ia menambahkan, ‎impor beras yang telah masuk di gudang Bulog Dumai, pada Awal 2023 tersebut, sebanyak belasan ribu ton dari negara Thailand dan Myanmar, serta Vietnam sudah didistribusikan ke berbagai daerah di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).

“Beras impor dari vietnam berjumlah 4.900 ton saat ini masih proses pemindahan dari kapal menuju gudang bulog dumai,” paparnya.

Faisal mengaku, proses bongkar muat dari kapal menuju gudang, masih terus berjalan, meski terkendala musim penghujan, namun 4.900 ton diharapkan cepat berpindah dari kapal ke gudang.

“Untuk stok beras di gudang saat ini ada sekitar 4.500 ton, ditambah stok gula 2,5 ton, dan daging 2.000 ton,” jelasnya.

Ia menerangkan, kualitas beras bulog saat ini sudah sama dengan beras beras yang ada dipasar maupun supermarket, untuk itu jangan ragu untuk mengonsumsi beras dari Bulog.

“Jadi, jangan ragu untuk mengonsumsi beras bulog, karena kualitasnya sangat baik, sehat dan lezat untuk dikonsumsi,” tutupnya.(halloriau)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (7)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Dapat Mandat DPD Riau, Drs Kimlan Antony SH Pimpin GRIB Jaya DPC Kota Dumai

      Dapat Mandat DPD Riau, Drs Kimlan Antony SH Pimpin GRIB Jaya DPC Kota Dumai

      • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      DUMAI, detak24com – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya) Kota Dumai memasuki era transformasi dengan menunjuk resmi Drs Kimlan Antony SH sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Penunjukan Drs Kimlan Antony SH sebagai Ketua GRIB Jaya DPC Kota Dumai berdasarkan Surat Mandat DPD GRIB Jaya Provinsi Riau No 0006/MD/DPD-GRIBJ Riau/XII/2026, menggantikan masa jabatan Agus Tera […]

    • Bansos Nelayan dan Tukang Ojek Prioritas Alokasi APBD-P 2022

      Bansos Nelayan dan Tukang Ojek Prioritas Alokasi APBD-P 2022

      • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
      • account_circle Redaksi
      • 21Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Alokasi Bansos untuk nelayan dan tukang ojek menjadi prioritas pembahasan APBD Perubahan 2022. Dikatakan Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto., ini merupakan penerapan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 134/Pmk.07 /2022 Tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022. “Untuk penanganan inflasi itu kita menyiapkan anggaran. Kita siapkan itu untuk […]

    • Polisi Tangkap Penjual Kartu Perdana Teregistrasi di Pekanbaru, Ini Sebabnya!

      Polisi Tangkap Penjual Kartu Perdana Teregistrasi di Pekanbaru, Ini Sebabnya!

      • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Polisi menangkap FW, warga Jalan Sukajadi Pekanbaru dalam kasus penjualan kartu prabayar perdana teregistrasi. Kartu tersebut dijual ke konter handphone. Untuk melakukan registrasi kartu perdana itu, pelaku menggunakan nomor Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang lain yang didapatnya secara ilegal. “Pelaku ditangkap di Jalan Rajawali, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru,” ujar […]

    • Polsek Mandau Respon Cepat Dugaan Peredaran Narkoba, Kapolres Bengkalis Terima Pengaduan Masyarakat Lewat WhatsApp Pribadi 

      Polsek Mandau Respon Cepat Dugaan Peredaran Narkoba, Kapolres Bengkalis Terima Pengaduan Masyarakat Lewat WhatsApp Pribadi 

      • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      DURI, detak24.com – Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar menindaklanjuti informasi yang ia terima melalui pesan WhatsApp pribadi dari masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Guna memastikan informasi tersebut, Kapolres Bengkalis memerintahkan Kapolsek Mandau Kompol Primadona SIK untuk mengungkap dugaan tersebut. Dibawah arahan Kanit Reskrim AKP Irsanuddin SH, Tim Opsnal, bergerak […]

    • Petugas Bandara Hang Nadim menangkap buaya yang masuk kawasan tersebut. F : DETIKSUMUT

      VIRAL Batam : Ngeri! Buaya Masuk Bandara Hang Nadim

      • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      BATAM, detak24com – Viral video petugas menangkap seekor buaya masuk Bandara Hang Nadim, Batam. Buaya berukuran 3 meter itu dievakuasi dari drainase terminal kargo. Dilihat Selasa (17/10/23), video berdurasi 39 detik tampak petugas Avsec Bandara Hang Nadim tengah mengangkat seekor buaya masuk bandara itu. Ada enam petugas yang mengangkat predator, lalu dimasukkan ke mobil double […]

    • India Tanggung Malu serta Dipaksa Minta Maaf, Hina Nabi Muhammad

      India Tanggung Malu serta Dipaksa Minta Maaf, Hina Nabi Muhammad

      • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
      • account_circle Redaksi
      • 8Komentar

      India, detak24.com – Politisi India dan Ketua Menteri di negara bagian Maharashtra, Uddhav Thackeray mengatakan kasus penghinaan Nabi Muhammad berujung panjang. Dia mengatakan, lantaran kasus itu, Perdana Menteri dihina dan negara harus menghadapi rasa malu. Negaranya dipaksa bertekuk lutut dan meminta maaf oleh negara-negara Arab karena pernyataan juru bicara The Bharatiya Janata Party (BJP) Nupur […]

    expand_less