Waspada! Buaya Mengintai di Jalan Anggur Dumai, Camat Pasang Plang Warning
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
- print Cetak

Penampakan buaya di pinggir Sungai Dumai dekat perumahan warga. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Warga kawasan RT 23 Jalan Anggur, Kelurahan Rimba Sekampung, Dumai dihebohkan dengan penampakan seekor buaya di tepi Sungai Dumai, Selasa (24/02/26).
Dalam foto beredar terlihat buaya tersebut berada dekat sekali dengan pagar rumah penduduk. Khawatir bahaya mengancam, warga langsung melapor ke pihak kecamatan.
Camat Dumai Kota, Tammy membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait kemunculan buaya. Dalam laporan tersebut, warga melihat penampakan buaya di RT 23 Jalan Anggur.
“Benar, kami menerima laporan dari warga terkait penampakan buaya di Sungai Dumai, kawasan Rimba Sekampung RT 23 Jalan Anggur,” katanya, Selasa (24/02/26).
Ia mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Dumai agar meningkatkan kewaspadaan. Terlebih saat ini kondisi banjir rob sedang melanda Kota Dumai sehingga debit dan luapan air sungai meningkat.
“Kami mengingatkan warga untuk berhati-hati, apalagi sekarang sedang banjir rob. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko,” ingatnya.
Camat secara khusus meminta para orangtua agar lebih mengawasi anak-anaknya, dan melarang mereka bermain di pinggir sungai serta larangan mandi dan berenang.
Sebagai langkah antisipasi, tambahnya, pihak kecamatan bersama kelurahan telah memasang plang imbauan di sejumlah titik rawan sekitar lokasi penampakan buaya.
Imbauan berisi larangan berenang maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
Dia mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian penampakan buaya ini kepada instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Sementara, Kambali warga Rimba Sekampung mengaku bahwa penampakan buaya di kawasan tersebut memang sudah sering. Bahkan, warga sekitar lebih waspada jika banjir rob melanda.
“Dulu anak-anak sering berenang dan bermain di Sungai Kawasan Rimba Sekampung, tapi sejak kemunculan buaya, udah gak ada lagi. Kami juga melarang, takut nanti ditarik buaya,” imbuhnya, dikutip dari tribunpekanbaru. (*)
Editor : kar











