Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wartawan Diintimidasi-Rekamaan Dihapus Paksa, Saat Liput Rumah Sambo

Wartawan Diintimidasi-Rekamaan Dihapus Paksa, Saat Liput Rumah Sambo

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Jurnalis CNNIndonesia.com dan 20Detik diintimidasi oleh tiga pria saat meliput kasus penembakan Brigadir J, Kamis (14/07) siang.
     
Titik intimidasi itu tak jauh dari rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang menjadi lokasi penembakan, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
     
Ponsel kedua wartawan itu dirampas. Rekaman hasil wawancara, foto dan video pun dihapus. Keduanya juga dilarang meliput terlalu jauh dari area rumah Sambo.
Intimidasi bermula saat kedua jurnalis tersebut mewawancarai Asep, petugas kebersihan yang biasa bekerja di kompleks kediaman Sambo. Wawancara berlangsung sambil berjalan kaki. Wawancara belum lima menit, tiga pria berkaus hitam tiba-tiba datang menghampiri.

Ketiga orang itu berbadan tegap dan berambut cepak. Mereka muncul dari arah belakang dengan mengendarai sepeda motor dan memepet. Tak ada tanda pengenal identitas yang mereka tunjukkan.

Wawancara pun terhenti. Dua orang di antaranya langsung merampas ponsel kedua wartawan. Sementara satu orang lainnya mengobrol dengan petugas kebersihan itu.

Wartawan CNNIndonesia.com sempat menolak dirampas ponselnya. Ia juga mempertanyakan maksud kehadiran ketiga pria itu. Namun mereka enggan menjelaskan.

“Bisa ditanyakan langsung,” kata salah satu pria itu tanpa menjelaskan maksudnya.

Mereka pun mengambil paksa ponsel wartawan, lalu memeriksa isinya. Sejumlah foto, video dan rekaman hasil wawancara langsung dihapus. Mereka juga memeriksa isi tas kedua jurnalis tersebut.

Sejumlah dokumen yang dihapus tersebut merupakan hasil peliputan kasus polisi tembak polisi di kediaman Sambo.

Salah satu di antara mereka bahkan melarang jurnalis liputan terlalu jauh dari kediaman Sambo.

“Kalau masih di sana [rumah Ferdy Sambo] enggak apa-apa. Tapi kalau ke sini sudah terlalu jauh,” kata dia.

Lokasi intimidasi tersebut terjadi di Jalan Saguling. Jaraknya sekitar 100 meter dari rumah Sambo. Lokasinya berada di sisi lain kompleks kediaman Ferdy Sambo. Antara keduanya hanya dipisah tembok dan gerbang yang tertutup. Hanya pintu kecil yang terbuka untuk akses jalan kaki.

Di sisi lain, aparat kepolisian memperketat area peliputan di sekitar rumah Sambo. Polisi melarang wartawan atau jurnalis mengambil gambar di satu sisi rumah.

Penjagaan diperketat dalam dua hari terakhir sejak Rabu (13/7) usai polisi melakukan olah TKP. Rumah dinas Ferdy yang semula lengang pada Selasa (12/7), kini terus dijaga aparat baik di luar dan bagian dalam rumah.

Kasus penembakan Brigadir J mendapat perhatian publik dan pejabat tinggi negara. Menko Polhukam Mahfud MD menilai banyak kejanggalan dalam proses penanganan kasus tersebut. Menurutnya, penjelasan polisi dalam kasus ini juga tidak jelas hubungan antara sebab dan akibat.

“Kasus ini memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak kejanggalan yang muncul dari proses penanganan, maupun penjelasan Polri sendiri yang tidak jelas hubungan antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya,” kata Mahfud dalam akun Instagram yang telah diizinkan untuk dikutip, Rabu (13/7).

Ia mengatakan kredibilitas Polri dan Pemerintah menjadi taruhan dalam kasus ini.

Pihak keluarga Brigadir J juga menilai ada kejanggalan dalam kasus ini. Begitu melihat kondisi jasad Brigadir J, pihak keluarga menemukan luka sayatan di mata, lebam di tubuh, bahkan kedua jari putus. Luka yang dialami Brigadir J bukan hanya luka tembak.

Sementara Presiden Joko Widodo juga telah menanggapi kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J. Dia memerintahkan kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

“Proses hukum harus dilakukan,” kata Jokowi di Subang, Selasa (11/7).(CNN)

Editor : Kar

 

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Limbah Dapur MBG Air Kepala Tujuh Berbau, Warga Soroti Saluran Pembuangan dan Pengelolaan IPAL

    Limbah Dapur MBG Air Kepala Tujuh Berbau, Warga Soroti Saluran Pembuangan dan Pengelolaan IPAL

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, detak24com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pangkalpinang kembali menjadi perhatian. Bukan soal menu yang disajikan, melainkan masalah lingkungan di sekitar salah satu dapur/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang. Pantauan awak media pada Selasa (18/8/2026) menemukan adanya aliran air berwarna keruh yang keluar melalui sebuah pipa […]

  • Dituding Salah Tangkap Kasus  Pembunuhan, Seratusan Warga Desa Pawan Rohul Demo Kantor Polisi 

    Dituding Salah Tangkap Kasus  Pembunuhan, Seratusan Warga Desa Pawan Rohul Demo Kantor Polisi 

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Ratusan warga Desa Pawan, Rambah Tengah Hulu demo Mapolres Rohul. Mereka mendesak polisi tangguhkan penahanan AS (16), tersangka kasus pembunuhan, Rabu (08/01/24). Diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi di Dusun Pasir Jambu pada 28 Desember 2024. Polisi telah menangkap seorang tersangka yakni AS. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tegang dan penuh emosi. Warga […]

  • Warga Pekanbaru Minta Sumbangan Bayar Bonus Atlet PON Aceh-Sumut 

    Warga Pekanbaru Minta Sumbangan Bayar Bonus Atlet PON Aceh-Sumut 

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sejumlah orang yang mengatasnamakan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Riau membentang spanduk di pintu mobil Mitsubishi Xpander yang terparkir di samping Masjid Al-Hidayah Kantor Gubernur Riau, Jumat (18/07/25). Spanduk berupa ajakan untuk secara sukarela patungan membantu pembayaran bonus atlet-atlet Riau yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, namun hingga kini belum menerima haknya. Spanduk […]

  • Polisi Sikat Tiga Pembalak di Desa Langkat Bengkalis

    Polisi Sikat Tiga Pembalak di Desa Langkat Bengkalis

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Polisi sikat tiga pembalak di Desa Langkat, Bengkalis. Ketiganya insial Si (20), Sl (23) warga setempat, dan MK (22) alamat Siak. Informasi dirangkum, Senin (05/08/24), penangkapan ketiga pembalak ini merupakan hasil dari penyelidikan terkait aktivitas pengrusakan hutan yang dilaporkan terjadi di Desa Langkat, Kecamatan Siak Kecil. Para pembalak ini akan Pasal 83 […]

  • ANAK Dua Mantan Gubernur Riau Nyaleg dari Partai Demokrat

    ANAK Dua Mantan Gubernur Riau Nyaleg dari Partai Demokrat

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sabtu (13/5/2023), dua mantan Gubernur Riau (Gubri) Saleh Djasit dan Annas Maamun mengantarkan anaknya mendaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Demokrat. Itu diungkapkan Ketua DPD Partai Demokrat, Agung Nugroho. Selain mendaftar Bacaleg, anak-anak dari mantan Gubri itu juga masuk kepengurusan Partai Demokrat. “Anak Pak Saleh Djasit beliau adalah caleg di Kota […]

  • Jokowi Beri Arahan Prabowo-Gibran Dua Periode 

    Jokowi Beri Arahan Prabowo-Gibran Dua Periode 

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SOLO, detak24com – Jokowi memerintahkan relawan mendukung Prabowo-Gibran dua periode. Instruksi itu telah lama disampaikannya kepada Tim JP. “Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode),.” katanya seperti dilansir detikJateng,  Ahad  (21/09/25). Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen? Dia mengaku telah memerintahkan relawan […]

expand_less