Warga Mengungsi, Banjir Rob Ancam Hidup dan Ekonomi Masyarakat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dumai, detak24.com – Banjir pasang keling yang melanda sejumlah kawasan di Kota Dumai selain mengancam kesehatan, warga mengungsi, serta banyak pelaku usaha tak bisa beroperasi.
Seperti halnya Agus Sunarto, warga masyarakat jalan Nangka RT. 08 , Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota. Rumah sekaligus tempat usaha caffee yang biasa ia berjualan itu tak bisa berbuat banyak saat banjir pasang keling. Sehingga ia kehilangan omset, Rabu (26/10/22).
“Lingkungan tempat tinggal terendam air. banjir pasang keling sudah mendekati teras rumah sekalian tempat usaha saya,” kata Agus Sunarto kepada wartawan.
Agus Sunarto membeberkan akibat dampak pasang keling langsung mengalami kerugian baik rumah dan tempat usahanya.
Lebih lanjut Agus mengharapkan kinerja nyata dari pemerintah Kota Dumai, DPRD Kota Dumai, Lembaga Adat Melayu dan Kesukuan di Kota Dumai untuk urung rembuk mencari kesepakatan solusi penanganan banjir pasang keling yang semangkin parah ini.
Agus Sunarto cukup lama tinggal di Jalan Nangka lebih kurang 15 tahun dan lama sudah mengalami banjir pasang keling.seperti ini.
“Bahkan sampai saat ini tidak ada perubahan, sedangkan air semangkin tinggi dan memasuki pemukiman warga,” ungkap Agus.
Ia mengharapkan Pemko Dumai harus melobi pemerintah pusat, kementerian dan perusahaan yang ada di Dumai serta DPRD Kota Dumai.
”Agus terpaksa mengungsi ke rumah orangtua. Alhamdulillah, rumah orangtua di lingkungan yang rendah genangannya,” tukasnya.(mediapesisir com)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com











