Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Viral Kendaraan Mati Pajak Tak Bisa Isi BBM, Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Viral Kendaraan Mati Pajak Tak Bisa Isi BBM, Ini Penjelasan Resmi Pertamina

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – PT Pertamina Patra Niaga memberikan penjelasan soal viralnya berita kendaraan dengan pajak mati tak bisa mengisi BBM.

Pertamina meluruskan status kendaraan tidak menjadi syarat dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan menjelaskan, setiap pembelian BBM subsidi berbasis kuota.

Stok rata-rata selalu di angka minimal lima kali lipat konsumsi normal harian di Jateng – DIY. Meski barang banyak, Pertamina menyalurkan sesuai dengan kuota BBM bersubsidi yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Untuk mengatur kuota tersebut, kita punya metode yang namanya QR Code. Ini diterapkan untuk pertalite dan juga solar. Dua-duanya subsidi,” terang dia, Kamis (25/099/25).

Menurutnya, sistem digitalisasi dengan QR Code yang diterapkan untuk pertalite dan solar subsidi bertujuan agar penyaluran sesuai kuota, transparan, serta meminimalisir potensi kesalahan di lapangan.

“Nah, sekarang pertanyaannya untuk mendapatkan QR code tersebut itu apa syarat-syaratnya. Nah, saat ini kan tidak ada (persyaratan,red) mau pajaknya hidup, mau pajaknya mati, itu kita masih tetap kita terima,” tegasnya.

Adanya kasus di beberapa daerah yang viral mengenai pajak kendaraan mati tidak dapat membeli BBM, dia berujar, kemungkinan beberapa daerah tersebut digunakan sebagai sarana peningkatan pajak asli daerah (PAD) melalui pajak kendaraan bermotor. Namun, kebijakan itu bukan berasal dari Pertamina.

“Kalau dari Pertamina sendiri sebetulnya tidak mewajibkan pajak itu harus hidup atau mati, tidak ada. Yang penting STNK-nya sesuai dengan kendaraannya. Kemudian, dia bisa muncul QR Code. Yang dilayani itu QR Code-nya, bukan dicek STNK-nya seperti itu,” paparnya.

Dia menekankan, Pertamina melaksanakan penugasan pemerintah untuk menyalurkan BBM subsidi sesuai aturan yang berlaku. Regulasi terkait syarat mendapatkan QR Code menjadi kewenangan pemerintah, bukan Pertamina, dikutip dari Tribunnews. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • JEMBATAN AMBRUK, Aktifitas Warga Pulau Bungin Kuansing Lumpuh

    JEMBATAN AMBRUK, Aktifitas Warga Pulau Bungin Kuansing Lumpuh

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    TELUKKUANTAN, detak24.com – Pasca curah hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat jembatan Pulau Bungin, Teluk Kuantan ambruk. Akibatnya, lalulintas warga putus total dan aktifitas warga lumpuh total. Terkait hal itu masyarakat minta dilakukan perbaikan secepatnya. Mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama keluar masuk masyarakat. Informasi yang diperoleh telah lama ambruk, namun baru ditinjau […]

  • Sisa banjir bandang di Pati Jawa Tengah

    Belasan Rumah di Pati Hanyut Diterjang Bandang, Tanggul Jebol

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    Jakarta, detak24.com — Belasan rumah hanyut terbawa banjir bandang di Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ratusan rumah dilaporkan terendam banjir dan mengalami kerusakan parah. “Dari semalam hujan deras, ketika sekitar jam 12 malam intensitas hujan tinggi, ada dua desa yang terkena banjir bandang,” jelas Camat Margoyoso Agus Purwanto saat ditemui di lokasi, dikutip Jumat  […]

  • PETUGAS Haji Meninggal Saat Tugas, Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 183 Juta 

    PETUGAS Haji Meninggal Saat Tugas, Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 183 Juta 

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 16Komentar

    DURI, detak24.com – Suasana duka sempat menyelimuti hati para jamaah haji asal Kabupaten Banyumas usai tersiar kabar salah satu anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) kloter 73 atas nama Ahmad Ridlo meninggal dunia di Arab Saudi saat sedang menjalankan tugasnya.  Pria yang sehari-harinya juga berprofesi sebagai guru di Madrasah Aliyah Negeri 3 Banyumas dan […]

  • BELASAN Ekor Sapi Warga Mati Mendadak di Tapung Kampar, Diduga Kena Racun

    BELASAN Ekor Sapi Warga Mati Mendadak di Tapung Kampar, Diduga Kena Racun

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TAPUNG, detak24com – Warga Desa Sei Kijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Kamis (12/10/2023) digegerkan kematian mendadak belasan ekor sapi, yang diduga kuat akibat keracunan. Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab pastinya, para petugas kesehatan hewan telah memberikan beberapa indikasi awal. Kabid Disbunnak Keswan Kampar, drh Deyus Herman menjelaskan, sapi mati bukan karena penyakit. […]

  • Aktifitas Tambang Timah di Ampui Pangkalpinang Kangkangi Perda 

    Aktifitas Tambang Timah di Ampui Pangkalpinang Kangkangi Perda 

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PANGKALPINANG, detak24com – Deru mesin aktifitas tambang timah di Sungai Ampui, tepatnya kawasan Jalan Kakap 1, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung terdengar siang hingga malam. Pertambangan ilegal itu tepat berada di belakang rumah warga. Selain menimbulkan polusi suara, aktifitas tersebut jelas merusak ekosistem. Baca juga : Presiden Perintahkan TNI/Polri Operasi Besar-besaran di Babel, Ada Apa? Pantauan […]

  • POLISI Menyamar Cokok Pengedar 1,4 Kg Sabu di Senapelan Pekanbaru

    POLISI Menyamar Cokok Pengedar 1,4 Kg Sabu di Senapelan Pekanbaru

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pengedar  sabu berinisial AF (28) terciduk Tim Opsnal Polsek Sukajadi Pekanbaru. Narkoba yang disita seberat 1,4 kilogram langsung dimusnahkan. Kapolsek Sukajadi, Kompol Muhammad Daud mengatakan, pelaku ditangkap setelah petugas melakukan undercover buy atau menyamar menjadi pembeli untuk memancing pelaku. “Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang mengatakan bahwa di Jalan […]

expand_less