Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SEKTE Puasa Sampai Mati di Kenya Telan 109 Nyawa, Terbanyak Anak-anak dan Perempuan

SEKTE Puasa Sampai Mati di Kenya Telan 109 Nyawa, Terbanyak Anak-anak dan Perempuan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KENYA, detak24com – Sebuah insiden mengerikan terkait sekte di Kenya menelan korban jiwa hingga 109 orang.

Para korban adalah pengikut sekte sesat puasa sampai mati. Jasad ratusan orang ini ditemukan pada sebuah lahan di tengah hutan milik pastor pemimpin sekte.

Menteri Dalam Negeri Kenya, Kithure Kindiki menyampaikan, dari 109 korban yang ditemukan, terbanyak adalah anak-anak.

“Laporan yang kami dapatkan bahwa dari banyak yang ditemukan adalah anak-anak. Anak-anak itu mayoritas, disusul perempuan. Laki-laki lebih sedikit,” jelas Kindiki kepada wartawan, dikutip dari laman CBC, Senin (01/05/23).

Pengikut Good News International Church di dekat daerah pesisir Malindi didoktrin jika mereka ingin masuk surga maka mereka harus puasa sampai mati.

“Laporan awal yang kami dapatkan bahwa beberapa korban kemungkinan bukan mati karena kelaparan. Ada metode lain yang digunakan, termasuk melukai mereka, melalui pengamatan fisik dan awal,” jelas Kindiki.

Otopsi ratusan mayat tersebut dimulai pada Senin (1/5/2023).

Pimpinan Good News International Church, Paul Mackenzie Nthege ditangkap pada 14 April lalu. Dia diduga mendorong pengikutnya berpuasa sampai mati.

Pada Kamis, pastor dari gereja lainnya, Ezekiel Odero ditangkap. Dia dihadirkan di pengadilan di Kota Mombasa pada Jumat tapi belum didakwa dan diperintahkan hadir kembali di pengadilan pada Selasa besok. Dia masih ditahan saat ini.

Menurut dokumen polisi yang dibuka di pengadilan dan dilihat Reuters, polisi menetapkan beberapa korban tewas di gereja New Life Ministry pimpinan Odero antara 2022 dan 2023 dan jasad tersebut kemungkinan dipindahkan ke hutan Shakahola di mana ratusan jasad ditemukan.

Polisi menyelidiki Odero atas sejumlah kejahatan termasuk pembunuhan, membantu bunuh diri, penculikan, kekerasan pada anak, menurut dokumen tersebut.(merdeka.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • SAH! Indonesia Miliki Empat Provinsi Baru, Berikut Profilnya

    SAH! Indonesia Miliki Empat Provinsi Baru, Berikut Profilnya

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Indonesia punya empat provinsi baru di Papua. Keempatnya yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat. Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan lebih dulu diresmikan. Rancangan undang-undang (RUU) tentang daerah otonomi baru (DOB) ketiga provinsi itu disahkan pada akhir Juni 2022. Selanjutnya, Undang-undang tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan dicatatkan […]

  • Pelapis Dinding RS Awal Bross Jatuh Timpa 7 Kendaraan, Angin Kencang

    Pelapis Dinding RS Awal Bross Jatuh Timpa 7 Kendaraan, Angin Kencang

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Angin kencang pada Jumat (14/10/22) membuat aluminum composite panel (ACP), menyebabkan pelapis dinding RS Awal Bros jatuh dan menimpa kendaraan di lokasi parkir.. Sarmida Simanjuntak selaku Humas RS Awal Bros Pekanbaru mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Siang tadi ada kejadian force majeur yang merupakan kecelakaan ringan di lingkungan RS […]

  • Diikat serta Dibogem, Maling Motor Babak Belur Diamuk Massa di Kulim Pekanbaru 

    Diikat serta Dibogem, Maling Motor Babak Belur Diamuk Massa di Kulim Pekanbaru 

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pria pengangguran berinisial AP alias Putra (22) babak belur diamuk massa. Ia terpergok mencuri motor di Jalan Cikmayo, Kulim, Pekanbaru. Beruntung nyawa pelaku diselamatkan Tim Opsnal Polsek Tanayan Raya yang cepat turun ke lokasi kejadian. Pelaku kemudian diamankan selanjutnya ditahan Mapolsek Tenayan Raya. Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya, Iptu Dodi Vivino mengatakan, […]

  • Penangkapan Narkoba Terbaru : Pemilik Sabu dan Ineks Dibekuk di Jalan Swadaya Tuah Madani Pekanbaru 

    Penangkapan Narkoba Terbaru : Pemilik Sabu dan Ineks Dibekuk di Jalan Swadaya Tuah Madani Pekanbaru 

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pengedar terciduk dengan barang bukti sabu dan ineks, di Jalan Swadaya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru. Polsek Payung Sekaki Pekanbaru menangkap pria berinisial RY alias Rulli (32) yang menjadi pengedar narkoba di wilayah tersebut. Sebanyak 36 paket kecil sabu siap edar dan 4 butir pil ekstasi turut diamankan dari […]

  • Karangan bunga di Mabes Polri dukungan proses kasus Sambo. F : TVONENEWS

    Karangan Bunga Banjiri Mabes Polri Dukung Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    Jakarta, detak24.com – Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J mendapat sorotan tajam dari publik.  Kapolri pun mendapat tugas besar mengungkap kasus yang melibatkan eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.        Meski demikian, Kapolri tetap mendapat dukungan publik untuk segera bersih-bersih di Korps Bhayangkara dari ulah oknum-oknum tidak bertanggungjawab.  Publik turut mendukung Kapolri untuk […]

  • AMPR laporkan kasus korupsi Bapenda Pekanbaru. F : CAKAPLAH.COM

    AMPR Laporkan Korupsi di Bapenda Pekanbaru, Seret Oknum Dewan

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau (AMPR) melaporkan dugaan korupsi yang terjadi di Bapenda Pekanbaru ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (31/8/2022). Ketua AMPR, Asmin Mahdi mengatakan, pihaknya datang ke gedung merah putih dengan membawa 4 dokumen bukti dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Zulhelmi Arifin selaku Kepala Bapenda Pekanbaru. Dokumen pertama […]

expand_less